Viusid

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Alergi & Sistem Imun > Viusid

SACHET

Merek

SintesaHealth

Klasifikasi Obat

B

Kandungan dan Komposisi Viusid

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Viusid adalah:

Malic acid 0.666 g, Glucosamine 0.666 g, Arginine 0.666 g, Glycine 0.333 g, Glychirrizinic acid 0.033 g, Ascorbic acid 0.020 g, Zinc Sulphate 0.005 g, Calcium Panthotenate 0.002 g, Piridoxine 0.6 mg, Folic acid 66 mcg, Cyanocobalamin 0.3 mcg Sodium methyl paraben 0.003 g, Neohesperidine 0.005 g, Lemon 0.666 g, Mint 0.033 g, Honey 0.833 g, Guar gum 0.068 g

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Viusid

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Viusid adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Mempertahankan kondisi kesehatan prima dan mencegah menurunnya sistem imun tubuh mempertahankan bagi setiap orang yang peduli menjaga kesehatannya termasuk lansia dan anak-anak. Mempercepat pemulihan kondisi fisik lemah sesudah sakit atau selama masa penyembuhan melalui peningkatkan sistem imun tubuh yang menyeluruh.

Sekilas tentang imunitas
Imunitas atau kekebalan adalah sistem mekanisme pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organisme akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi normal. Deteksi sistem ini sulit karena adaptasi patogen dan memiliki cara baru agar dapat menginfeksi organisme.
Sekilas tentang alergi
Alergi atau hipersensitivitas tipe I (1 dari 4) adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.

Simtomanya meliputi mata merah, gatal-gatal, rhinorrhea, eksem, urticaria, atau serangan asma. Pada sebagian orang, alergi berat terhadap lingkungan, atau alergi makanan atau alergi obat-obatan atau reaksi terhadap sengatan dari tawon mungkin dapat membahayakan jiwa dengan timbulnya anafilaksis. Tidak semua reaksi dari hipersensivitas adalah alergi.

Reaksi alergi dapat diduga dan berlangsung cepat. Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE. Maka pembengkakan terjadi dari bersifat tidak nyaman hingga membahayakan.

Dosis dan Aturan Pakai Viusid

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Viusid:

Antioksidan : Dewasa : 1 kali sehari 1 sachet Pemulihan Fisik : Dewasa dan Lansia : 2 kali sehari 1 bungkus Penyembuhan : Dewasa : 3 kali sehari 1 bungkus, Anak diatas 6-12 tahun : 2 kali sehari 1 bungkus

Pemberian Obat Viusid

Berikan sesudah makan. Larutkan dahulu dalam air putih, jus buah, teh, susu atau minuman lainnya

Kontraindikasi Viusid

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Viusid dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Orang yang hipersensitif terhadap salah satu bahan di dalam kandungan produk

Efek Samping Viusid

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Viusid yang mungkin terjadi adalah:

Ditemukan gejala ringan di sistem pencernaan seperti diare pada beberapa orang

Kemasan, Sediaan, dan Harga Viusid

Sachet 21 x 1

 

SYRUP

Merek

SintesaHealth

Klasifikasi Obat

B

Kandungan dan Komposisi Viusid

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Viusid adalah:

Honey 2.5 g, Malic acid 2 g, Glucosamine 2 g, Arginine 2 g, Glycine 1 g, Glychirrizinic acid 0.1 g, Ascorbic acid 60 mg, Zinc Sulphate 1.5 mg, Calcium Panthotenate 6 mg, Piridoxine 2 mg, Folic acid 200 mcg, Cyanocobalamin 1 mcg Lemon 2 g, Mint 0.1 g, Sodium methylparabene 10 mg, Neohesperidin 0 mg, Water Sqf 100 ml

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Viusid

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Viusid adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Mempertahankan kondisi kesehatan prima dan mencegah menurunnya sistem imun tubuh mempertahankan bagi setiap orang yang peduli menjaga kesehatannya termasuk lansia dan anak-anak. Mempercepat pemulihan kondisi fisik lemah sesudah sakit atau selama masa penyembuhan melalui peningkatkan sistem imun tubuh yang menyeluruh.

Sekilas tentang alergi
Alergi atau hipersensitivitas tipe I (1 dari 4) adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.

Simtomanya meliputi mata merah, gatal-gatal, rhinorrhea, eksem, urticaria, atau serangan asma. Pada sebagian orang, alergi berat terhadap lingkungan, atau alergi makanan atau alergi obat-obatan atau reaksi terhadap sengatan dari tawon mungkin dapat membahayakan jiwa dengan timbulnya anafilaksis. Tidak semua reaksi dari hipersensivitas adalah alergi.

Reaksi alergi dapat diduga dan berlangsung cepat. Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE. Maka pembengkakan terjadi dari bersifat tidak nyaman hingga membahayakan.
Sekilas tentang imunitas
Imunitas atau kekebalan adalah sistem mekanisme pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organisme akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai parasit, serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi normal. Deteksi sistem ini sulit karena adaptasi patogen dan memiliki cara baru agar dapat menginfeksi organisme.

Dosis dan Aturan Pakai Viusid

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Viusid:

Antioksidan : Anak-anak sampai dengan 12 tahun : 1 kali sehari 5 mL Pemulihan Fisik : Anak >6-12 tahun : 2 kali sehari 15 mL; Anak-anak sampai dengan 6 tahun : 2 kali sehari 5 mL Penyembuhan : Anak diatas 6-12 tahun : 2 kali sehari 30 mL; Anak-anak sampai 6 tahun : 3 kali sehari 5 mL

Pemberian Obat Viusid

Berikan sesudah makan. Larutkan dahulu dalam air putih, jus buah, teh, susu atau minuman lainnya

Kontraindikasi Viusid

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Viusid dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Orang yang hipersensitif terhadap salah satu bahan di dalam kandungan produk

Efek Samping Viusid

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Viusid yang mungkin terjadi adalah:

Ditemukan gejala ringan di sistem pencernaan seperti diare pada beberapa orang

Kemasan, Sediaan, dan Harga Viusid

Sirup 100 mL x 1

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Viusid Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Viusid, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Viusid?

Jika Anda lupa menggunakan Viusid, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Viusid Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Viusid?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Viusid yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2015, 30 Juni). Viusid. Diakses pada 15 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/viusid/


Format MLA (Modern Language Association)

"Viusid". Farmasi-id.com. 30 Juni 2015. 15 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/viusid/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Viusid", 30 Juni 2015, <https://www.farmasi-id.com/viusid/> [Diakses pada 15 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 5 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 1

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *