Visine Tears

Farmasi-id.com > Mata > Visine Tears

By | 26/11/2015

Produsen :

Pfizer

Klasifikasi Obat:

B

Komposisi:

Polietilen glikol 400 1%, gliserin 0.2%, hidroksipropil metil selulosa 0.2%

Indikasi:

Untuk pengobatan sementara dalam meredakan rasa panas dan iritasi ringan karena mata kering sesuai kebutuhan

Pemberian Obat:

teteskan 1-2 tetes pada mata yang terkena iritasi ringan atau rasa panas karena mata kering sesuai kebutuhan

Perhatian:

Obat ini mengandung pengawet benzalkonium klorida, penggunaan jangka panjang dan berlebihan dapat menyebabkan kerusakan selaput mata. Jangan menggunaka obat ini seraca rutin dan untuk jangka panjang. Jika gejala telah hilang hentikan penggunaan obat. Jangan menggunakan kontak lensa ketika menggunaka obat ini. Kontak lensa dapat digunakan minimal 10-15 menit setelah obat diteteskan. Jika anda mengalami rasa nyeri pada mata, perubahan penglihatan, mata merah dan iritasi yang berlanjut terus, atau jika keadaannya memburuk atau tidak berubah selama lebih dari 72 jam, hentikan pemakaian dan periksalah kepada dokter. Untuk menghindari pencemaran, jangan menyentuhkan ujung botol pada permukaan apapun. Tutup kembali setelah pemakaian. Jangan digunakan jika larutan berubah warna atau menjadi keruh.

Kemasan:

Drop 6 mL x 1

Harga:

Rp 15.000

Sekilas tentang mata dan penyakitnya

Mata adalah organ penglihatan. Mata mendeteksi cahaya dan mengubahnya menjadi impuls elektrokimia pada sel saraf. Mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna, mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan ke semua bagian ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau ketiadaan salah satu fungsi bagiannya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat. Lapisan tembus cahaya di bagian depan mata adalah kornea, tepat di belakangnya terdapat pupil, fungsi dari pupil sendiri adalah untuk mengatur insensitas cahaya yang masuk ke mata.

Selain pupil ada juga bagian mata yang disebut selaput pelangi, fungsinya adalah memberi warna pada mata, selaput pelangi juga dapat mengubah ukuran pupil secara otomatis sesuai kekuatan cahaya yang masuk, dengan bantuan otot yang melekat padanya. Misalnya ketika berada di tempat gelap pupil akan membesar untuk memasukkan cahaya sebanyak mungkin. Ketika kekuatan cahaya bertambah, pupil akan mengecil untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata.

Berikut adalah berbagai macam penyakit pada mata:

  • Miopi
    Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh. Biasanya terjadi pada pelajar. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa cekung.

  • Hipermetropi
    Hipermetropi yaitu seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat dari mata. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa cembung.

  • Presbiopi
    Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat maupun berjarak jauh. Dapat dibantu dengan kacamata berlensa rangkap. Biasa terjadi pada lansia.

  • Kerabunan dan kebutaan
    Buta berarti seseorang tidak dapat melihat benda apa pun sama sekali. Buta bisa saja diakibatkan keturunan, maupun kecelakaan. Bayi yang lahir prematur dengan usia kehamilan kurang dari 32 minggu, juga dapat mengalami Retinopathy of Prematurity (ROP) dan dapat mengalamai ganguan penglihatan hingga kebutaan total, jika tidak diterapi secepatnya. Rabun berarti seseorang hanya dapat melihat dengan samar-samar. Orang-orang yang buta maupun rabun biasanya "membaca" menggunakan jari-jarinya dengan alat bantu berupa huruf Braille.

  • Buta warna
    Buta warna adalah suatu kondisi seseorang tidak mampu merepresentasikan warna. Buta warna total sama sekali tidak dapat membedakan warna, yang dapat dilihat hanyalah warna hitam, abu-abu, dan putih (grey scale). Sedangkan jika tidak bisa membedakan warna tertentu disebut buta warna parsial. Buta warna biasanya merupakan penyakit turunan, artinya jika seseorang buta warna, pasti anaknya juga mewarisi gen buta warna, namun belum tentu menderita buta warna.

  • Katarak
    Katarak adalah suatu penyakit mata di mana lensa mata menjadi buram karena penebalan, terjadi pada orang lanjut usia (lansia).
    Astigmatis = ketidakaturan lengkung-lengkung permukaan bias mata yang berakibat cahaya tidak fokus pada satu titik retina (bintik kuning). Dapat dibantu dengan kacamata silinder/Operasi refraktif.

  • Rabun senja
    Rabun senja adalah penyakit mata yang disebabkan karena mata kekurangan vitamin A. Penderita biasanya tidak bisa melihat pada saat sore hari saja.


Category: Mata Produsen, kandungan, dan klasifikasi Visine Tears: ,
Tags: ,