Velo Omega

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Kesehatan > Velo Omega

By | 08/03/2019

Komposisi

Tiap kapsul mengandung:

  • Fish oil 1000 mg
  • EPA (Eicosapentaenoic acid) 180 mg
  • DHA ( Docosahexaenoic acid) 120 mg
  • Flaxseed oil 50 mg

Bahan lain:

Bovine gelatin, gliserin, air purifikasi.

Kegunaan

Membantu memelihara kesehatan tubuh.

Peringatan dan Perhatian

  • Hentikan pemakaian 2 minggu sebelum dioperasi, karena dapat meningkatkan risiko pendarahan.
  • Suplemen tidak dapat menggantikan nutrisi makanan.

Aturan Pakai

1-3 kapsul lunak sehari atau sesuai petunjuk dokter.

Penyimpanan

Simpan dibawah suhu 30°C.

Kemasan dan Sediaan

Botol plastik @ 30 & 100 kapsul lunak

Izin BPOM

SD142345411

Harga

Rp 150.000/Botol plastik @ 100 kapsul lunak

Produsen

PT Golden Coral Corporindo

Sekilas Tentang Minyak Ikan (Fish Oil)

Minyak ikan disebut juga sebagai asam lemak yang berasal dari hati beberapa jenis ikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar DHA dan EPA dalam ikan atau suplemen minyak ikan memiliki beberapa manfaat, yaitu:


  1. Menurunkan kadar trigliserida.

  2. Memperlambat pembentukan plak pada pembuluh darah.

  3. Menurunkan tekanan darah.

  4. Mengurangi risiko serangan jantung.

  5. Menjaga kulit.

  1. Meningkatkan fungsi otak.

  2. Mencegah dan menunda demensia.

  3. Mencegah terjadinya peradangan.

  4. Melebarkan pembuluh arteri dan vena.

Sumber: ikan mackerel, tuna, salmon, sarden, herring, trout, dan cod.

Sekilas Tentang Docosahexaenoic Acid (DHA)

Docosahexaenoic Acid atau yang lebih banyak dikenal dengan sebutan DHA, adalah suatu jenis asam lemak omega 3. DHA dibutuhkan oleh otak dan juga perkembangan janin selama kehamilan dan bagi bayi. Selain itu secara umum, DHA dibutuhkan oleh segala rentang usia.

Tubuh dapat menghasilkan DHA namun dalam jumlah yang sangat kecil, sehingga diperlukan asupan dari luar baik dari makanan maupun suplemen untuk memenuhinya. Dalam tubuh manusia, DHA utamanya ada di dalam membran sel yang mana ia membuat membran dan ruang diantaranya menjadi lebih cair yang membuat sel saraf mampu mengirim dan menerima sinyal elektrik dengan lebih mudah. Jika jumlah DHA dalam tubuh kita cukup, maka sel saraf akan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih efisien dalam berkomunikasi. Bila kita kekurangan DHA yang terjadi adalah akan memunculkan risiko gangguan fungsi otak, penglihatan, dan lain-lain.

Selama masa kehamilan, dibutuhkan DHA yang cukup agar otak janin dapat berkembang dengan baik yang mana DHA berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan jaringan otak. DHA akan terakumulasi pada sistem saraf pusat agar mata dan otak dapat tumbuh dengan normal. Selain itu DHA berperan dalam aktivitas otak memproses informasi, mengingat, dan mengekspresikan emosi sehingga juga berpengaruh pada kemampuan individu dalam berinteraksi sosial, mengatasi masalah, perencanaan, dan kondisi emosional lainnya.

DHA mampu memperlambat proses degenerasi otak dan mengurangi risiko demensia pada orang lanjut usia, meningkatkan penglihatan dengan mengaktifkan protein rhodopsin, menjaga kesehatan jantung (dengan mengurangi kadar trigliserida, tekanan darah, kolesterol, dan menurunkan risiko disfungsi endothelial), mengurangi peradangan yang berkaitan dengan arthritis, menghambat pertumbuhan sel kanker, mengurangi gejala asma dengan menghalangi sekresi mucus dan menurunkan tekanan darah.

Sumber alami yang telah diketahui memiliki kadar DHA dalam jumlah tinggi antara lain ikan (makarel, salmon, herring), kerang, caviar, dan minyak ikan cod.