Ursodeoxycholic Acid

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Kolagogum, Kolelitolitik, & Hepatoprotektor > Ursodeoxycholic Acid

Kandungan dan Komposisi Ursodeoxycholic Acid

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Ursodeoxycholic Acid adalah:

Ursodeoxycholic acid.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Ursodeoxycholic Acid

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Ursodeoxycholic Acid adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Batu empedu yg radiolusen berdiameter tdk lebih dari 20 mm. Pasien yg mengalami peningkatan risiko atau yg menolak tindakan kolesistektomi. Penyakit hati kolestatik.

Farmakologi Ursodeoxycholic Acid

Asam Ursodeoxycholic yang bekerja dengan mengubah deposit kolesterol menjadi kolesterol larut sehingga mengalami pelarutan dengan merangsang pembentukan lapisan cairan kolesterol lecitin pada permukaan batu.

Penekanan pada asam empedu endogen yang merangsang hepatotoksisitas (efek langsung), efek sitoprotektif langsung pada sel-sel hepatosit dan modifikasi sistem kekebalan tubuh.

Asam ursodeoksikolat bersifat hidrofilik memiliki efek deterjen minimal, dengan mengikat membran plasma. Efek imunomodulator ditunjukkan dengan menurunkan ekspresi HLA abnormal pada hepatosit.

Pemberian asam ursodeoksikolat pada pasien dengan gastritis reflux menyebabkan konsentrasi dalam cairan lambung meningkat sehingga menetralisir asam empedu agresif.

Kontraindikasi Ursodeoxycholic Acid

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Ursodeoxycholic Acid dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitif thd ursodeoxycholic acid (asam ursodeoksikolat), asam empedu. Batu kolesterol terkalsifikasi, batu radioopak atau batu pigmen empedu yg radiolusen. Kolesistitis akut yg tdk mengalami remisi, kolangitis, obstruksi saluran empedu, pankreatitis, atau fistula empedu-GI. Obstruksisaluran empedu. Kalsifikasi batu empedu. Kandung empedu yg tdk berfungsi. Penyakit inflamasi & kondisi lainnya dari usus halus. Kolon & hati yg mengalami efek akibat ggn sirkulasi enterohepatik dari garam empedu. Hamil.

Perhatian Penggunaan Ursodeoxycholic Acid

Laktasi. Anak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Ursodeoxycholic Acid Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Ursodeoxycholic Acid?

Jika Anda lupa menggunakan Ursodeoxycholic Acid, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Ursodeoxycholic Acid Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Ursodeoxycholic Acid?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Ursodeoxycholic Acid yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Ursodeoxycholic Acid

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Ursodeoxycholic Acid yang mungkin terjadi adalah:

Diare, pruritus, ruam kulit, urtikaria, kulit kering, keringat dingin, kerontokan rambut, mual, muntah, ggn pencernaan, ggn daya pengecapan, nyeri perut, nyeri empedu, kolesistitis, konstipasi, sstomatitis, kembung, pusing, kelelahan menyeluruh, ggn cemas, depresi, ggn tidur, artralgia, mialgia, nyeri punggung, batuk & rinitis, kalsifikasi batu empedu.

Interaksi Obat Ursodeoxycholic Acid

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Ursodeoxycholic Acid antara lain:

Kolestiramin atau Al hidroksida menghambat absorpsi asam ursodeoksikolat. Estrogen, kontrasepsi oral, klofibrat (obat penurun lemak lainnya) meningkatkan sekresi kolesterol hati & memicu pembentukan batu empedu kolesterol shg melawan efektivitas asam ursodeoksikolat.

Kategori Keamanan Penggunaan Ursodeoxycholic Acid Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Ursodeoxycholic Acid untuk digunakan oleh wanita hamil:

Kategori B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Sekilas Tentang Obat Kolagogum, Kolelitolitik, & Hepatoprotektor
Kolagogum adalah obat atau zat yang merangsang sekresi empedu ke dalam usus.

Kolelitolitik adalah obat atau zat pelarut batu empedu digunakan untuk melarutkan batu-batu empedu kecil yang tidak dikalsifikasi. Mereka menekan jumlah kolesterol yang disintesis oleh hati atau menghambat jumlah kolesterol yang diserap dari usus. Mereka digunakan untuk memecah batu empedu pada pasien yang tidak perlu menjalani operasi.

Hepatoprotektor adalah obat untuk mencegah kerusakan pada hati.

Dosis dan Aturan Pakai Ursodeoxycholic Acid

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Ursodeoxycholic Acid:

8-10 mg/kg BB/hr dlm 2 atau 3 dosis terbagi. Biasanya 250 mg pd pagi & sore hr.

Pemberian Obat Ursodeoxycholic Acid

Sebaiknya diberikan bersama makanan: Dpt diberikan bersama susu, biasanya pd pagi hr & sore hr.

Sediaan

kapsul kekuatan 250 mg

Nama Brand Ursodeoxycholic Acid

Asam Ursodeoksikolat, Urdahex, Deolit, Urlicon, Estazor, Ursochol, Lofibra, Ursolic, Urdafalk

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *