Uredem

By | Januari 21, 2020 | Farmasi-id.com > Preparat Psoriasis Seboroik & Iktiosis > Uredem

Kandungan dan Komposisi Uredem

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Uredem:


Urea.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Uredem

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Uredem:


Hiperkeratosis, kekeringan pada ikhtiosis (kelainan bawaan kulit berupa hiperkeratosis sehingga kulit menjadi kering, kasar, dan bersisik), psoriasis, dan dermatitis atopik.

PERHATIAN
Hindari kontak dengan mata, luka dan radang pada kulit, membran mukosa, dan fisura.

Efek Samping Uredem

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Uredem:


Iritasi kulit (rasa seperti tersengat dan terbakar).

KEMASAN

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Uredem

/Harga

Urederm cream 10 %

40 g x 1’s (Rp13,750/tube)

Dosis dan Aturan Pakai Uredem

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Uredem:


Gunakan pada daerah kulit yang sakit sekali atau dua kali sehari.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Uredem Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Uredem, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Uredem?

Jika Anda lupa menggunakan Uredem, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Uredem Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Uredem?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Uredem yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas Tentang Psoriasis, Seboroik, & Iktiosis
Psoriasis adalah penyakit autoimun yang mengenai kulit, ditandai dengan sisik yang berlapis berwarna keperakan, disertai dengan penebalan warna kemerahan dan rasa gatal atau perih. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik perdarahan di kulit dibawahnya.

Psoriasis sering timbul di kuku, dimulai dari bintik putih pada kuku sampai ke penebalan kuku, juga mengenai kulit kepala (skalp) ditandai dengan sisik besar dan penebalan dengan warna kemerahan yang akan melewati batas rambut. Selain itu penyakit ini sering mengenai siku dan lutut, walaupun dapat juga mengenai wajah, lipat lutut dan siku, genitalia, telapak tangan dan kaki, sesuai tingkat keparahannya penyakit ini bisa meluas keseluruh tubuh (eritroderma) yang akan menimbulkan kegawatan dan dapat mengancam jiwa. Psoriasis merupakan inflamasi kronis pada kulit yang sering terjadi.

Dermatitis seboroik juga dikenal sebagai seborrhea, adalah gangguan kulit jangka panjang. Gejalanya meliputi kulit merah, bersisik, berminyak, gatal, dan meradang. Area kulit yang kaya kelenjar penghasil minyak sering terkena seperti kulit kepala, wajah, dan dada. Pada bayi disebut cradle cap. Ketombe adalah bentuk kondisi yang lebih ringan, tanpa disertai peradangan.

Penyebabnya tidak jelas tetapi diyakini melibatkan sejumlah faktor genetik dan lingkungan. Risiko terkena lebih besar pada mereka yang mengalami fungsi kekebalan tubuh yang buruk, penyakit Parkinson, epilepsi, dan sindrom Down. Penyakit ini bukan akibat kebersihan yang buruk. [Diagnosis tipikal didasarkan pada gejalanya. Terapi pengobatan biasanya menggunakan krim antijamur dan agen anti-inflamasi. Secara khusus ketoconazole atau ciclopirox dapat efektif. Tidak begitu jelas apakah antijamur lain seperti mikonazol memiliki tingkat keefektifan yang sama.

Iktiosis (ichthyosis) adalah kelainan pada kulit yang disebabkan hioerkeratosis sehingga menjadikan kulit menjadi kering, kasar dan bersisik. Kata ichthyosis berasal dari bahasa Yunani ἰχθύς, ichthys, yang secara harfiah berarti "ikan", karena kulit kering dan bersisik adalah ciri yang menentukan semua bentuk ichthyosis. terapi pengobatan untuk ichthyosis sering menggunakan obat dalam bentuk aplikasi krim topikal dan minyak emolien untuk melembabkan kulit. Krim yang mengandung asam laktat telah terbukti bekerja dengan sangat baik dalam beberapa kasus.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2015, 14 Agustus). Uredem. Diakses pada 6 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/uredem/


Format MLA (Modern Language Association)

"Uredem". Farmasi-id.com. 14 Agustus 2015. 6 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/uredem/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Uredem", 14 Agustus 2015, <https://www.farmasi-id.com/uredem/> [Diakses pada 6 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda