Tuberculin PPD RT 23 SSI

Farmasi-id.com > Vaksin Antiserum & Imunologikal > Vaksin TBC > Tuberculin PPD RT 23 SSI

By | 15/11/2017

Komposisi

Derivat protein murni Mycobacterium tuberculosis.

Indikasi

Untuk diagnosa Mantoux.

Dosis

0.1 mL intrakutan.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas.

Efek Samping

Rasa panas, nyeri, iritasi, rasa tdk nyaman. Melepuh , ulserasi pada tempat yg diinjeksi; demam, pembengkakan kelenjar limfa.

Interaksi Obat

Reaksi tuberculin menurun dgb vaksin dr virus lemah atau infeksi virus. Mantoux test yg positif dgn vaksinasi sebelummnya atau infeksi primer yg bukan disebabkan oleh Mycobacterium tuberculous.

Kategori Keamanan Penggunaan pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 5 vial @ 1,5 ml (15 dosis), cairan injeksi 2 TU/0,1 ml.

Izin BPOM

DKI0052700243A1

Harga

Rp 650.000/vial

Produsen

AJ Vaccine A/S – Denmark

Produsen

Bio Farma

Sekilas Tentang Vaksin

Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Pemberian vaksin (imunisasi) dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit - penyakit tertentu. Vaksin biasanya mengandung agen yang menyerupai mikroorganisme penyebab penyakit dan sering dibuat dari mikroba yang dilemahkan atau mati, dari toksinnya, atau dari salah satu protein permukaannya. Agen merangsang sistem imun untuk mengenali agen sebagai ancaman, menghancurkannya, dan untuk lebih mengenali dan menghancurkan mikroorganisme yang terkait dengan agen yang mungkin ditemui di masa depan. Vaksin dapat bersifat profilaksis (misalnya untuk mencegah atau memperbaiki efek infeksi di masa depan oleh patogen alami atau "liar") atau terapeutik (misalnya vaksin terhadap kanker).

Pemberian vaksin disebut vaksinasi. Vaksinasi merupakan metode paling efektif untuk mencegah penyakit menular. Kekebalan karena vaksinasi terjadi menyeluruh di dunia sebagian besar bertanggung jawab atas pemberantasan cacar dan pembatasan penyakit seperti polio, campak, dan tetanus. Efektivitas vaksinasi telah dipelajari dan diverifikasi secara luas, misalnya vaksin terbukti efektif termasuk vaksin influenza,vaksin HPV, dan vaksin cacar air.