Tripanzym

Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Digestan > Tripanzym

By | 21/08/2018

Kandungan dan Komposisi

Pancreatin 170 mg, activated dimethylpolysiloxane 80 mg.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Perut kembung seperti pada aerofagia, insufisiensi pankreas, gangguan hati, empedu, lambung & usus, perut kembung pasca bedah, flatulensi, sindrom gastro-kardiak. Persiapan untuk radiografi abdomen termasuk kelenjar empedu & ginjal, radiografi pada segmen lumen, kolumna vertebra & pelvis.

Dosis dan Aturan Pakai

1-2 kapl. Persiapan radiografi/rontgen 1 kapl 4 x/hari selama 2 hari.

Pemberian Obat

Sebaiknya diberikan bersama makanan.

Kemasan dan Sediaan

Tripanzym Sugar-enteric-coated kaplet 10 × 10’s

Harga

Rp102,500/dus

Produsen

Sanbe

Sekilas Tentang Dimethylpolysiloxane

Dimethylpolysiloxane memiliki nama lain dimethicone atau simethicone merupakan suatu komponen minyak nabati yang digunakan sebagai bahan tambahan untuk lubrikasi atau pengkondisi pada suatu bahan atau proses. Selain itu ia juga digunakan sebagai agen anti busa pada berbagai produk perawatan kulit dan kosmetik seperti produk make-up, tabir surya, deodoran, sampo, cat kuku, lotion, dan sebagainya. Bahan ini termasuk bahan yang aman untuk digunakan.

Dimethylpolysiloxane juga digunakan untuk meringankan ketidaknyamanan di saluran pencernaan yang disebabkan oleh gas seperti kembung, sering bersendawa, dan sebagainya. Cara kerja dimethicone yaitu mengurangi ketegangan di permukaan gelembung gas kemudian gelembung gas tadi bergabung menjadi gelembung yang lebih besar di saluran pencernaan sehingga mempermudah pengeluarannya. Dimethicone tidak dapat digunakan untuk mengurangi atau mencegah pembentukan gas di saluran pencernaan. Dimethicone sering dikombinasikan dengan obat lain untuk berbagai jenis indikasi.

Obat ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil dikarenakan penelitian tidak menemukan bukti bahwa obat tersebut melintasi plasenta. Obat ini juga aman dikonsumsi oleh wanita menyusui.

Sekilas Tentang Sanbe Farma

Sanbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 28 Juni 1975 oleh Drs. Jahja Santoso, Apt yang merupakan seorang apoteker lulusan ITB yang berhasil lulus dengan predikat cum laude. Awalnya Sanbe Farma hanyalah sebuah industri rumahan yang memproduksi kapsul Colsancetine. Kemudian seiring dengan meningkatnya kebutuhan produksi, pada 1980 perusahaan ini memindahkan lokasinya ke tempat yang lebih luas yaitu di Cimahi dan di tempat itu perusahaan ini mendirikan fasilitas produksi berbagai jenis obat.

Selanjutnya pada 1992, Sanbe Farma mulai memproduksi obat-obatan bebas atau OTC. Pada 1996 perusahaan ini kembali memperluas area industrinya untuk memenuhi kebutuhan produksi yang semakin besar diantaranya untuk memproduksi produk betalaktam, sefalosporin, injeksi, tetes mata, sediaan steril, serbuk injeksi, dan lain-lain. Sanbe Farma telah mengantongi lebih kurang 43 sertifikat CPOB dari berbagai negara. Perusahaan ini memiliki produk yang telah dipasarkan di lebih kurang 20 negara. Berdasarkan informasi, perusahaan ini menepati urutan ke-4 sebagai perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Sanbe Farma juga memiliki beberapa anak perusahaan yang juga bergerak dibidang farmasi dan produk kesehatan seperti PT Caprifarmindo Laboratories dan PT Bina San Prima .