Totilac

By | Agustus 16, 2020 | Farmasi-id.com > Larutan Intravena & Larutan Steril Lain > Totilac

Kandungan dan Komposisi Totilac

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Totilac adalah:

Larutan sodium lactate hipertonik 0,5 M.

Per liter: Na lactate 28,25 g, KCl 75 mg, CaCl2.2H2O 50 mg.


Bentuk Sediaan:

Flexy bag 250 mL.


Farmakologi:

Larutan hypertonic sodium lactate dapat digunakan untuk small volume resuscitation, mencegah edema, menurunkan TIK, dan mengkoreksi keadaan hiponatremi.

Lactate merupakan substrat energi yang dapat digunakan pada keadaan stres karena tidak memerlukan ATP dan memiliki sifat neuroprotektor.


Indikasi:

Cairan resusitasi pada intra dan pasca-CABG.


Dosis:

Dosis untuk intra-CABG (di OK) :

Loading dose I                                  : 3 mL/kgBB selama 15 menit

Maintenance dose                            : 1,5 mL/kgBB/jam

Loading dose II                                 : 1,5 mL/kgBB selama 15 menit setelah pemberian Protamin.

Dosis untuk pascaCABG (di ICU) : Dosis maksimal infus 1 mL/kgBB/jam dalam 12 jam (bila diperlukan
boleh ditambahkan cairan lain mis. HES 6%)

Dosis untuk preloading pada operasi TURP: 4 mL/kgBB dalam 20 menit

Dosis untuk menurunkan tekanan intrakranial pada TBI: 1,5 mL/kgBB dalam 15 menit


Kontra Indikasi:

Hipervolemia, gagal ginjal, dan hipernatremia.


Peringatan dan Perhatian:

Hiperkalemia, gangguan ginjal, kesimbangan asam basa dan elektrolit, retensi cairan dan natrium, lanjut usia dan anak.


Efek Samping:

Demam, nyeri pada tempat injeksi, trombosis vena, flebitis, ekstravasasi, dan hipervolemia.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *