Tironem

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Beta Laktam Golongan Lain > Tironem

By | 08/01/2020 | Berikan Ulasan

Kandungan dan Komposisi Tironem

Doripenem

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Tironem

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Tironem:

Pneumonia nosokomial (termasuk pneumonia terkait ventilator); infeksi intra-abdominal terkomplikasi.

Kontraindikasi

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Tironem dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitivitas thd doripenem, agen antibakteri carbapenem lainnya atau agen antibakteri β-laktam lainnya misalnya, penisilin atau sefalosporin.

Perhatian

Riwayat reaksi hipersensitivitas sebelumnya terhadap antibiotik β-laktam. Hentikan penggunaan jika terjadi hipersensitivitas. Kejang. Kolitis pseudomembran akibat C. difficile. Pasien dengan diare selama atau setelah terapi. Monitor pasien dengan ketat selama terapi untuk superinfeksi. Hindari penggunaan dalam waktu lama. Tidak utk diberikan secara inhalasi karena pneumonitis dapat terjadi. Hamil & laktasi. Anak <18 tahun.

Efek Samping Tironem

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Tironem:

Sakit kepala; diare, mual. Kandidiasis oral, infeksi vulvomikotik; reaksi hipersensitivitas; radang urat darah; kolitis yang disebabkan oleh C. difficile; peningkatan enzim hati; pruritus, ruam.

Interaksi Obat

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Tironem antara lain:

LAINNYA:  Miniaspi 80

Dapat mengurangi konsentrasi asam valproat serum. Berkurangnya bersihan ginjal & peningkatan AUC dengan probenecid.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

Kategori B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Dosis dan Aturan Pakai Tironem

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Tironem:

Pneumonia nosokomial (termasuk pneumonia terkait dengan ventilator) 500 mg/8 jam selama diinfus 1 atau 4 jam. Infeksi intra-abdominal terkomplikasi 500 mg/8 jam diinfus selama 1 jam. Durasi pengobatan umumnya: 5-14 hari. Pasien dengan gangguan ginjal sedang (CrCl 30-50 mL / mnt) 250 mg/8 jam. Pasien dengan gangguan ginjal berat (CrCl <30 mL / mnt) 250 mg/12 jam.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 1 vial @ 500 mg, serbuk infus 500 mg

Izin BPOM

DKL1822255080A1

Produsen Tironem

Sanbe Farma

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Tironem Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Tironem, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Tironem?

Jika Anda lupa menggunakan Tironem, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Tironem Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Tironem?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Tironem yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Sekilas Tentang Sanbe Farma
Sanbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 28 Juni 1975 oleh Drs. Jahja Santoso, Apt yang merupakan seorang apoteker lulusan ITB yang berhasil lulus dengan predikat cum laude. Awalnya Sanbe Farma hanyalah sebuah industri rumahan yang memproduksi kapsul Colsancetine. Kemudian seiring dengan meningkatnya kebutuhan produksi, pada 1980 perusahaan ini memindahkan lokasinya ke tempat yang lebih luas yaitu di Cimahi dan di tempat itu perusahaan ini mendirikan fasilitas produksi berbagai jenis obat.

Selanjutnya pada 1992, Sanbe Farma mulai memproduksi obat-obatan bebas atau OTC. Pada 1996 perusahaan ini kembali memperluas area industrinya untuk memenuhi kebutuhan produksi yang semakin besar diantaranya untuk memproduksi produk betalaktam, sefalosporin, injeksi, tetes mata, sediaan steril, serbuk injeksi, dan lain-lain. Sanbe Farma telah mengantongi lebih kurang 43 sertifikat CPOB dari berbagai negara. Perusahaan ini memiliki produk yang telah dipasarkan di lebih kurang 20 negara. Berdasarkan informasi, perusahaan ini menepati urutan ke-4 sebagai perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Sanbe Farma juga memiliki beberapa anak perusahaan yang juga bergerak dibidang farmasi dan produk kesehatan seperti PT Caprifarmindo Laboratories dan PT Bina San Prima .
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 8 Januari). Tironem. Diakses pada 29 Januari 2020, dari https://www.farmasi-id.com/tironem/


Format MLA (Modern Language Association)

"Tironem". Farmasi-id.com. 8 Januari 2020. 29 Januari 2020. https://www.farmasi-id.com/tironem/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Tironem", 8 Januari 2020, <https://www.farmasi-id.com/tironem/> [Diakses pada 29 Januari 2020]


Bagikan ke Rekan Anda