Tifatrim Tablet

By | Oktober 21, 2020 | Farmasi-id.com > Health > Tifatrim Tablet

Kandungan dan Komposisi Tifatrim Tablet

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Tifatrim Tablet adalah:


Tiap tablet mengandung
Trimetoprim  80 mg

Sulfametoksazol  400 mg.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Tifatrim Tablet

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Tifatrim Tablet adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Infeksi traktus urinarius seperti pielonefritis, pielitis dan prostates akut dan kronis yang disebabkan oleh kuman yang sensitive seperti E. coli, Klebsiella, Enterobacter dan Proteus mirabilis. Infeksi traktus gastrointestinal, terutama yang disebabkan oleh kuman Salmonella dan Shigella seperti demam tifoid, paratifoid, dan disentri basiler. Infeksi traktus respiratorius seperti bronchitis akut dan sinusitis akut yang disebabkan oleh kuman H. Influenzae dan S. Pneumoniae. Infeksi THT seperti otitis media akut dan sinusitis akut yang disebabkan oleh kuman H. Influenzae atau S. Pneumoniae.

ATURAN PEMAKAIAN

Dewasa dan Anak-anak diatas 12 tahun :
Dosis lazim : 2x sehari 2 tablet selama 10 – 14 hari
Infeksi berat : 2x sehari 3 tablet .

Untuk gonnorhoea tidak terkomplikasi, 2x sehari 4 tablet selama 2 hari

Kemasan dan Sediaan Tifatrim Tablet

  & NOMOR  REGISTRASI
Dus isi 10 strip @ 10 tablet , No. Reg. DKL 060 180 251 0A1

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Tifatrim Tablet Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Tifatrim Tablet, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Tifatrim Tablet?

Jika Anda lupa menggunakan Tifatrim Tablet, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Tifatrim Tablet Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Tifatrim Tablet?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Tifatrim Tablet yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 21 Oktober). Tifatrim Tablet. Diakses pada 29 November 2020, dari https://www.farmasi-id.com/tifatrim-tablet/


Format MLA (Modern Language Association)

"Tifatrim Tablet". Farmasi-id.com. 21 Oktober 2020. 29 November 2020. https://www.farmasi-id.com/tifatrim-tablet/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Tifatrim Tablet", 21 Oktober 2020, <https://www.farmasi-id.com/tifatrim-tablet/> [Diakses pada 29 November 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Last Updated on

Category: Health Produsen, komposisi, dan klasifikasi Tifatrim Tablet: ,
Tags: ,