Thiamika

By | November 16, 2020 | Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Kloramfenikol > Thiamika

Produsen Thiamika

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Thiamika:

Ikapharmindo

Kandungan dan Komposisi Thiamika

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Thiamika adalah:

Thiamphenicol.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Thiamika

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Thiamika adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Infeksi saluran urogenital, GO, infeksi saluran cerna, tifus & paratifus. Infeksi saluran nafas.

Sekilas tentang obat kloramfenikol / chloramphenicol
Kloramfenikol (chloramphenicol) adalah suatu antibiotik C11H12Cl2N2O5 didapat dari Streptomyces venezuelae, anti-bakteri, antiriketsia. Obat penyakit tifus abdominalis. Kloramfenikol merupakan antibiotik yang ditemukan pada tahun 1947 dari kultur Streptomyces venezuelae yang tidak diproduksi secara sintetik sekaligus menjadi antibakteri pertama yang berspektrum luas, dengan mekanisme kerja menghambat sintesis protein dan bersifat bakteriostatik.

Dosis dan Aturan Pakai Thiamika

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Thiamika:

Dws 1.5 g/hari dalam dosis terbagi. Anak 25 mg/kgBB/hari. Tifoid, meningitis Dws Dosis hingga 3 g/hari selama 1 minggu, dilanjutkan dengan dosis normal. Anak 50 mg/kg BB/hari selama 1 minggu, dilanjutkan dengan dosis normal. GO 2.5 g dosis tunggal.

Pemberian Obat Thiamika

Sebaiknya diberikan pada saat perut kosong : Berikan pada saat perut kosong, 1 jam sblm atau 2 jam sesudah makan.

Kontraindikasi Thiamika

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Thiamika dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitif terhadap tiamfenikol, depresi sumsum tulang atau diskrasia darah. Hamil & laktasi. Bayi.

Perhatian Penggunaan Thiamika

Gangguan hati & ginjal. Monitor hitung darah secara berkala selama penggunaan jangka panjang.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Mual, muntah & diare. Depresi sumsum tulang reversibel, neuritis optik & perifer pada pemakaian jangka panjang. Sindrom Gray pada neonatus.

Interaksi Obat Thiamika

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Thiamika antara lain:

Meningkatkan efek dr warfarin & sulfonilurea. Meningkatkan kadar fenitoin plasma. Metabolisme meningkat oleh phenobarb & rifampisin.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Thiamika

/Harga

Thiamika kapsul 500 mg

25 × 4’s (Rp200,000/boks)

Sekilas Tentang Ikapharmindo Putramas
PT Ikapharmindo Putramas merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh Drs. Titianus Winata pada 1969. Awalnya perusahaan ini hanyalah suatu toko ritel bahan kimia kemudian menjadi usaha apotek Santi dan kemudian berkembang dan mulai beroperasi sebagai perusahaan farmasi pada 1972. Produk yang dihasilkan seperti obat resep, obat OTC, produk kosmetik, produk perawatan bayi, dan lain-lain.

PT Ikapharmindo Putramas telah mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacturing Practices) untuk obat-obatan resep, obat bebas, produk nutraceutical dan kosmetik. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *