Termipen

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Beta Laktam Golongan Lain > Termipen

By | 16/12/2018

Komposisi

Meropenem

Indikasi

Diindikasikan sebagai terapi tunggal, pada orang dewasa dan anak-anak, untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh strain yang peka, baik tunggal ataupun multipel, dari mikroorganisme yang sensitif terhadap Meropenem :

  • Pneumonia dan Pneumonia nosokomial
  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi intra-abdominal
  • Infeksi ginekologik, misalnya endometritis
  • Infeksi kulit dan struktur kulit
  • Meningitis
  • Septikemia
  • Endokarditis
  • Terapi empiris untuk dugaan infeksi pada pasien dewasa dengan neutropenia febril. Meropenem digunakan sebagai terapi tunggal atau kombinasi dengan antivirus atau antijamur.
  • Meropenem terbukti efektif pada terapi tunggal atau kombinasi dengan antimikroba lain dalam pengobatan infeksi polimikriba. Belum ada pengalaman pada pasien anak dengan neutropenia atau imunodefisiensi primer dan sekunder.

Farmakologi

Menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga terjadi kebocoran sel bakteri dan bakteri lisis.

Kontra Indikasi

Hipersensitif.

Perhatian 

  • Alergi silang dengan penisilin & sefalosporin. Monoterapi pada pasien dengan penyakit kritis & diketahui atau diduga infeksi bakteri
  • Pseudomonas aeruginosa.
  • Pemantauan kadar transaminase & bilirubin pada pasien dengan penyakit hati.
  • Riwayat penyakit GI terutama kolitis.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat nefrotoksik lainnya dapat mempengaruhi kemampuan mengemudi atau mengoperasikan mesin.
  • Kehamilan & laktasi.
  • Anak <3 bln.

Efek Samping

  • Inflamasi, tromboflebitis & nyeri di tempat injeksi;
  • Ruam kulit, pruritus, urtikaria;
  • Sakit perut, mual, muntah, diare, kolitis pseudomembran;
  • Trombositopenia reversibel, eosinofilia, neutropenia, leucopenia, hasil positif pada uji Coombs langsung atau tidak langsung, sakit kepala, parestesia, kandidiasis oral & vag.

Interaksi Obat

Penggunaan bersamaan dengan aminoglikosida dapat meningkatkan resiko nefrotoksik.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Dosis

Dewasa dan anak ≥ 50 kg BB:

  • Terapi pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi ginekologi, infeksi kulit dan struktur kulit : 500 mg IV tiap 8 jam.
  • Terapi pneumonia nosokomial, peritonitis, dugaan infeksi pada pasien neutropenia dan septikemia : 1000 mg tiap 8 jam.
  • Meningitis : 2000 mg tiap 8 jam.

Anak ≥ 3 bulan:

10 – 20 mg/kg tiap 8 jam tergantung jenis dan tingkat keparahan infeksi, kepekaan patogen dan kondisi pasien.

Meningitis:

40 mg/kg tiap 8 jam.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 1 vial @ 1 gram, serbuk injeksi 1 g

Izin BPOM

DKL1318217344A1

Produsen

PT Nufarindo

Pendaftar

Dipa Pharmalab Intersains