Syifarat

By | Februari 26, 2021 | Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Asam Urat > Syifarat

Kandungan dan Komposisi Syifarat

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Syifarat adalah:
  • Curcuma rhizoma 150 mg
  • Andrographis folium 140 mg
  • Zingiberis rhizoma 90 mg
  • Sida herba 60 mg
  • Tinospora cortex 60 mg

Detail informasi kandungan:
Tumbuhan Jahe mempunyai bau aromatik, rasa pedas, hangat dan tidak beracun.Rimpang jahe mengandung minyak asiri. Minyak asiri tersebut terdiri atas n-nonylaldehide, d-camphene, d-β-phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, lonalool, acetates, caprylate, citral, chavicol, gengerol, shogaol, dan zingiberene. Selain itu, rimpang jahe juga mengandung resin tepung kanji dan serat.

Efek farmakologis jahe adalah menambah nafsu makan, memperkuat lambung, peluruh kentut, peluruh keringat, pelancar sirkulasi darah, penurun kolesterol, antimuntah, antiradang, antibatuk, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak yang dikeluarkan rimpang jahe.
Detail informasi kandungan:
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lembap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Memiliki kandungan antara lain andrografin, andrografoloid, panikulin. Berkhasiat sebagai antiinflamasi, antipiretik, analgesik, diuretik,  stomatik, antibengkak. Biasa digunakan untuk mengobati gatal-gatal, kudis, demam digigit serangga atau binatang berbisa, kencing manis, radang usus buntu, tifus, kaki bengkak.
Detail informasi kandungan:
Tinospora Tuberculata / Tinospora crispa caulis (Brotowali) merupakan suatu tanaman perdu dengan batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda. Tanaman ini tumbuh liar di hutan dan di ladang. Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah batang dan daunnya.

Kandungan kimia yang dimiliki oleh Tinospora Tuberculata antara lain retine, alkaloida, berberin, dan columbine. Khasiat dari Tinospora Tuberculata adalah sebagai antipiretikum, tonikum, antiperiodikum, diuretikum, dan antidiabetik. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan tanaman ini seperti demam, gatal, dan rematik.
Detail informasi kandungan:
Sida rhombifolia atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan sidaguri adalah suatu tanaman herbal yang memiliki ciri berupa tanaman perdu dengan tinggi bisa mencapai 2 meter dengan daun tunggal dan berbentuk bulat telur, ujung runcing, dan tepi bergerigi. Bunga tanaman sidaguri berwarna kuning cerah yang keluar dari ketiak daun. Buah tanaman ini berkisar 8-10 kendaga dengan diameter 6-7 mm. Tanaman sidaguri dapat tumbuh di mana saja hingga pada dataran dengan ketinggian 1.450 meter dpl dengan sinar matahari cukup.

Akar dan kulit sidaguri biasa dipakai untuk pembuatan tali. Selain itu akar, daun, dan bunganya dapat digunakan untuk bahan obat herbal dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kandungan yang ada pada daun sidaguri antara lain tanin, saponin, phenol, asam amino, dan minyak. Batangnya mengandung kalsium oksalat dan tanin, sedangkan akarnya mengandung alkoloid, steroid, dan efedrine. Efek farmakologis yang dimiliki tanaman ini seperti antiinflamasi, diuretik, analgesik, dan ekspektoran.

Sidaguri efektif untuk menyembuhkan penyakit sakit perut (mulas), rematik, asam urat, sakit gigi, tersengat lebah, asma, cacingan (kremi), disentri, ketombe, dan kurap. Sidaguri tidak boleh digunakan oleh wanita hamil.
Detail informasi kandungan:
Kandungan kimia temulawak, antara lain kurkumin, zat tepung, glikosida, toluil metil, karbinol, essoil, abu, l-sikloisopren myrsen, protein, serat, dan kalium oksalat. Rimpang juga mengandung beragam minyak asiri seperti fellandren, turmerol, kaemfer, borneol, xantorizol, dan sineal.

Anggota famili Zingiberaceae itu bersifat rasa aromatik, tajam, dan agak pedas. Khasiatnya sebagai peluruh haid (emenagog), perangsang ASI (lactagoga), menguatkan (tonikum), peluruh kemih, penurun kolesterol, pemicu regenerasi atas kerusakan sel-sel hati, antiradang, dan memperlancar pengeluaran empedu ke usus (colagoga), penambah nafsu makan, dll.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Syifarat

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Syifarat adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian yang diakibatkan asam urat dan rematik.

Perhatian Penggunaan Syifarat

Gunakan secara rutin.

Anjuran Minum

Dewasa: 3 x 3 kapsul per hari.

Cara Penyimpanan Syifarat

Simpan di tempat kering dan sejuk serta terhindar dari sinar matahari secara langsung.

Kemasan dan Sediaan Syifarat

Dus @ botol @ 50 kapsul

Izin BPOM Syifarat

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Syifarat:

TR103322041

Harga Syifarat

Rp 35.000/dus, botol @ 50 kapsul

Produsen Syifarat

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Syifarat:

CV Toga Nusantara

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *