Stimol

Farmasi-id.com > Minuman Energi > Stimol

By | 14/03/2019

Kandungan dan Komposisi

Citrulline malate 1 g

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Membantu memelihara kesehatan tubuh.
  • Mengatasi kelelahan yang berlebihan setelah bekerja keras, olahraga, serta dalam masa penyembuhan.

Perhatian Khusus

  • Satu sachet mengandung 30 mg Natrium.
  • Penggunaan berturut-turut jangan lebih dari 4 minggu.

Dosis & Cara Pemberian

  • 1 sachet Stimol dapat dikonsumsi 1-3 kali sehari pada saat makan.
  • Dapat dicampurkan dengan teh, syrup, soft drink atau minuman lainnya.

Izin BPOM, Kemasan, dan Sediaan

  • SI154205501, Dus, 18 sachet @ 2,8 gram
  • SI144605041, Dus, 18 sachet @ 10 ml

Harga

Rp 108.000/Dus, 18 sachet

Produsen

Biocodex – France

Pendaftar dan Importir

PT Zambon Indonesia

Sekilas Tentang Minuman Energi
Minuman energi adalah jenis minuman yang mengandung gula dan senyawa stimulan, biasanya kafein, yang dipasarkan sebagai stimulasi fisik dan mental (dipasarkan sebagai "energi", tetapi berbeda dari energi makanan). Mereka mungkin atau mungkin tidak berkarbonasi dan mungkin juga mengandung pemanis lain, ekstrak herbal, taurin, dan asam amino. Biasanya minuman energi diiklankan untuk meningkatkan kinerja olahraga. Ada banyak merek dan jenis dalam kategori minuman ini.

Kopi, teh, dan minuman berkafein alami lainnya biasanya tidak dianggap sebagai minuman berenergi. Minuman ringan lainnya seperti cola mungkin mengandung kafein, tetapi juga tidak dianggap sebagai minuman berenergi. Beberapa minuman beralkohol, seperti Buckfast Tonic Wine, mengandung kafein dan stimulan lainnya. Menurut Mayo Clinic, aman bagi orang dewasa yang sehat dan sehat untuk mengonsumsi total 400 mg kafein sehari. Ini telah dikonfirmasi oleh panel Otoritas Keamanan Pangan Eropa, yang juga menyimpulkan bahwa asupan kafein hingga 400 mg per hari tidak menimbulkan masalah keamanan dan kesehatan bagi orang dewasa. Menurut ESFA, ini setara dengan 4 cangkir kopi (masing-masing 90 mg) atau 5 kaleng standar (250 ml) dari minuman energi (masing-masing 80 mg).

Minuman berenergi memiliki efek yang diberikan kafein dan gula, tetapi ada sedikit atau tidak ada bukti bahwa berbagai macam bahan lain memiliki efek. Sebagian besar minuman berenergi berefek pada kinerja kognitif, seperti peningkatan perhatian dan kecepatan respon, terutama disebabkan oleh kehadiran kafein. Studi lain menganggap peningkatan kinerja itu sebagai efek dari komposisi gabungan bahan-bahan. Iklan minuman berenergi biasanya menonjolkan kekuatan dan daya tahan otot, tetapi masih belum ada konsensus ilmiah untuk mendukung klaim ini. Minuman energi telah dikaitkan dengan risiko kesehatan, seperti peningkatan tingkat cedera ketika penggunaan dikombinasikan dengan alkohol, dan konsumsi berlebihan atau berulang dapat menyebabkan kondisi jantung dan kejiwaan. Populasi yang berisiko mengalami komplikasi akibat konsumsi minuman berenergi meliputi kaum muda, hipersensitif pada kafein, wanita hamil, atlet, dan orang-orang dengan penyakit kardiovaskular.