SPECTINOMYCIN

Farmasi-id.com > Antibiotik > SPECTINOMYCIN

Deskripsi

Spektinomisina (spectinomycin) adalah antibiotik yang termasuk aminosiklitol yang terkait sangat dekat dengan antibiotik golongan Aminoglikosida. Antibiotik ini diberikan dalam bentuk garamnya yaitu dalam bentuk spectinomycin hydrochloride (spectinomycin – HCl), yang bekerja dengan cara mengikat ribosom 30s pada bakteri yang menyebabkan kegagalan pembacaan mRNA sehingga bakteri tidak mampu mensintesa protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya.

Indikasi

  • Kegunaan obat spektinomisina (spectinomycin) adalah untuk pengobatan penyakit infeksi seperti uretritis dan proktitis gonokokus akut pada pria dan servistis dan proktitis akut pada wanita disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae, terutama untuk pasien – pasien yang mempunyai riwayat alergi terhadap antibiotik golongan penicillin
  • Di USA obat dengan kandungan zat aktif ini sudah tidak tersedia lagi karena adanya laporan resistensi bakteri terhadap antibiotik ini.

Dosis

Dewasa : (pria dan wanita) suntik 5 ml larutan yang mengandung 2 g spektinomisin (spectinomycin) secara intra muskuler.

Kontra Indikasi

Jangan memberikan antibiotika ini untuk pasien – pasien yang memiliki riwayat mengalami reaksi hipersensitivas terhadap  spektinomisina (spectinomycin) dan antibiotik lain yang termasuk golongan aminoglikosida

Efek Samping

  • Efek samping spektinomisina (spectinomycin) berupa nyeri di tempat suntikan, urtikaria, pusing, mual, sakit perut, gatal, menggigil, demamruam merah dan insomnia.
  • Efek samping lain yang pernah dilaporkan antara lain penurunan hemoglobin, hematokrit dan kreatinin
    tercatat juga menyebabkan elevasi alkali fosfatase, BUN dan SGPT
  • Efek samping yang serius seperti shock anafilaktic pernah dilaporkan terjadi, oleh karena itu jika tanda – tanda reaksi alergi terhadap spektinomisina (spectinomycin) terlihat, pemakaian obat ini harus segera dihentikan

Peringatan dan Perhatian

Spectinomycin hidroklorida sebaiknya tidak digunakan untuk pengobatan syphilis. Jika dalam terapi singkat untuk mengobati gonore antibiotik ini digunakan dalam dosis tinggi, dapat menutupi atau menunda gejala inkubasi syphilis. Akibatnya pasien sering tidak menyadari jika mereka terinfeksi syphilis. Karena dalam pengobatan penyakit syphilis diperlukan terapi jangka panjang dengan antibiotik yang efektif, pasien – pasien yang menjalani terapi untuk pengobatan gonore harus melakukan tes serologi untuk syphilis pada saat diagnosis. Pasien – pasien yang mendapatkan terapi menggunakan spectinomycin hidroklorida harus menjalani tes serologi tingkat lanjut setelah tiga bulan, untuk memastikan apakah mereka mengidap syphilis atau tidak.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk , tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin pada usia kehamilan trimester berapapun.

Nama Generik

Spectinomycin

Nama Brand

Trobicin

Sekilas Tentang Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Informasi lengkap mengenai antibiotik dapat Anda baca di sini dan di sini.
Sekilas Tentang Infeksi
Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi pada jaringan yang ditempatinya. Sedangkan "infeksi" mengacu pada keadaan di mana mikroorganisme bereplikasi dan jaringan menjadi terganggu) yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat paling membahayakan inang.

Organisme penginfeksi, atau patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.

Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme. Cabang kedokteran yang menitikberatkan infeksi dan patogen adalah cabang penyakit infeksi.

Informasi lengkap mengenai infeksi dapat Anda baca di sini.