Spartasweet

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Pemanis Untuk Penderita Diabetes & Diet > Spartasweet

Kandungan dan Komposisi Spartasweet

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Spartasweet:

Aspartam 20 mg.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Spartasweet

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Spartasweet:

Pemanis untuk penderita diabetes dan atau orang yang membutuhkan diet berkalori rendah.

Dosis dan Aturan Pakai Spartasweet

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Spartasweet:

Larutkan tablet secukupnya dalam minuman; 1 tablet rasa manis setara dengan 1 sdtk gula.

Kemasan dan Sediaan Spartasweet

Kotak plastik 100 tablet.

Produsen Spartasweet

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Spartasweet:

Ifars

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Spartasweet Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Spartasweet, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Spartasweet?

Jika Anda lupa menggunakan Spartasweet, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Spartasweet Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Spartasweet?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Spartasweet yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Sekilas Tentang Aspartame Pada Spartasweet
Aspartame merupakan suatu pemanis non sakarida yang tingkat kemanisannya 200 kali lebih tinggi daripada sukrosa. Aspartame sering digunakan sebagai pengganti gula pada produk makanan dan minuman. Aspartame pertama kali ditemukan oleh James M. Schlatter, seorang ahli kimia di G.D. Searle & Company. Ia mensintesa aspartame sebagai tahap pertengahan untuk menghasilkan tetrapeptida dari hormon gastrin untuk digunakan dalam menilai obat-obatan anti ulkus. Ia menemukan rasa yang manis saat menjilat jarinya yang terkena aspartam. Selanjutnya ahli kimia lainnya yakni Torunn Atteraas Garin ikut berpartisipasi dan mengembangkan aspartame untuk dijadikan produk pemanis buatan. Oleh FDA, Aspartam disetujui untuk digunakan di produk makanan pada 1981.

Aspartame memiliki dua komposisi asam amino yakni aspartic acid dan fenilalanin sebagai methyl ester. Aspartic acid dan fenilalanin sebenarnya merupakan suatu komponen yang umum dijumpai di alam seperti pada daging, gandum, sayuran, buah-buahan, dan lain-lain. Karena tingkat kemanisannya yang tinggi maka aspartame menghasilkan kalori sebesar 4 kcal per gramnya namun karena jumlah aspartame yang dibutuhkan sebagai pemanis kecil jumlahnya, jumlah kalori tersebut dapat diabaikan. Sifat aspartame yang mudah pecah menjadi asam mino pada suhu dan pH tinggi, maka ia tidak begitu banyak digunakan di dunia pastry atau roti, karena jika digunakan maka ia tidak akan bertahan dalam jangka waktu lama sehingga dapat merusak roti. Aspartam stabil dan dapat bertahan selama 300 hari jika disimpan dalam suhu kamar dan pH sekira 4,3. Pada kondisi pH 7, aspartam hanya dapat bertahan beberapa hari saja. Untuk pemanis sirup agar dapat disimpan lebih lama, aspartame sering dicampur dengan sakarin agar lebih stabil.

Secara umum aspartame aman untuk dikonsumsi oleh manusia, hal itu telah disetujui oleh lebih dari 100 lembaga badan pengawas obat dan makanan di seluruh dunia. Meskipun demikian, aspartame mengandung fenilalanin dalam jumlah kecil, oleh karenanya hati-hati penggunaannya pada mereka yang menderita fenilketonuria, dimana tubuh penderitanya tidak mampu memetabolisme fenilalanin dengan baik. Sehingga pada produk yang mengandung aspartam wajib diberikan informasi tertulis bahwa produk ini mengandung fenilalanin.

Di dalam sistem pencernaan, aspartame dipecah menjadi tiga komponen yakni aspartic acid, fenilalanin, dan methanol yang kemudian diserap oleh darah dan digunakan untuk menjalankan proses keseharian di dalam tubuh. Tidak ada komponen aspartam yang terakumulasi di dalam tubuh. Secara umum aspartame aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil dan menyusui.
PT Ifars Pharmaceutical Laboratories adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan pada 1974 dan memproduksi berbagai macam obat dengan beberapa varian sediaan seperti solid (tablet, kaplet, dan kapsul), liquid (sirup, suspensi, emulsi, dan suspensi kering), dan produk krim, gel, dan salep. Beberapa produk yang dihasilkan seperti produk beta-laktam untuk memproduksi produk antibiotik, dan sebagainya. Saat ini lebih dari 100 varian produk telah diproduksi oleh perusahaan ini yang cakupan pemasarannya tersebar di seluruh Indonesia. PT Ifars memiliki fasilitas produksi di Karanganyar, Jawa Tengah.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas Tentang Diabetes
Diabetes merupakan kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan benar. Hal ini menyebabkan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Diabetes yang umum terjadi adalah diabetes Tipe 1 dan tipe 2.

Pada diabetes Tipe 1 pankreas tidak dapat memproduksi insulin sedangkan pada diabetes tipe 2 pankreas dapat membuat insulin tapi dalam kadar yang tidak cukup banyak. Ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan insulin secara optimal. Meningkatnya kadar gula dalam darah akan membuat penderita diabetes sering merasa haus atau lapar dan juga sering buang air kecil.

Antidiabetes merupakan obat yang mengontrol tingkat glukosa (gula) dalam darah pada penderita diabetes.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2016, 10 Oktober). Spartasweet. Diakses pada 6 Juni 2020, dari https://www.farmasi-id.com/spartasweet/


Format MLA (Modern Language Association)

"Spartasweet". Farmasi-id.com. 10 Oktober 2016. 6 Juni 2020. https://www.farmasi-id.com/spartasweet/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Spartasweet", 10 Oktober 2016, <https://www.farmasi-id.com/spartasweet/> [Diakses pada 6 Juni 2020]


Bagikan ke Rekan Anda