Sinoric

Farmasi-id.com > Sistem Muskuloskeletal > Obat Hiperurisemia & Gout > Sinoric

By | 21/02/2015

ProdusenMersifarma TM
KomposisiAllopurinol.
IndikasiHiperurisemia primer (Gout), hiperurisemia sekunder (mencegah pengendapan asam urat & kalsium oksalat).
DosisDws Awal 100-300 mg/hari, pemeliharaan 200-600 mg/hari. Maks: 300 mg/hari. Jika perlu dosis maks 900 mg/hari dapat diberikan. Kondisi ringan: 2-10 mg/kgBB/hari atau 100-200 mg/hari. Kondisi sedang: 300-600 mg/hari. Kondisi berat: 700-900 mg/hari. Anak 10-20 mg/kgBB/hari atau 100-400 mg/hari.
Pemberian ObatSebaiknya diberikan bersama makanan : Berikan segera sesudah makan.
Kontra IndikasiHipersensitif terhadap alopurinol & sindroma serangan gout akut.
PerhatianEfek dapat dikurangi oleh salisilat & urikosurik. Hentikan penggunaan jika tjd kemerahan atau alergi pada kulit. Disfungsi hati, hiperurisemia asimtomatik. Lakukan tes fungsi hati pada pasien dengan gangguan fungsi hati. Hamil, laktasi. Dpt mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin. Tingkatkan asupan cairan selama terapi alopurinol untuk mencegah batu ginjal.
Efek Samping yang Mungkin TimbulEksfoliatif, demam, limfadenopati, artralgia, eosinofilia, pruritus, ruam makulopapular, gangguan GI, mual, diare, sakit kepala, vertigo, pusing, gangguan visual, gangguan sensasi, leukopenia, trombositopenia, anemia hemolitik, anemia aplastik.
Interaksi ObatAlopurinol dapat meningkatkan toksisitas siklofosfamid & sitotoksik, menghambat metabolisme warfarin di hati, meningkatkan efek azatioprin & merkaptopurin, memperpanjang waktu paruh klorpropamid & meningkatkan risiko hipoglikemia (terutama pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal). Efek alopurinol dikurangi oleh salisilat & urikosurik.
Kategori Keamanan Kehamilan C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Bentuk SediaanKemasan/Harga
Sinoric film-coated tablet 100 mg
6 × 10’s (Rp21,900/boks)
Sinoric film-coated tablet 300 mg
3 × 10’s (Rp30,000/boks)
Sekilas tentang asam urat/gout

Gout (atau penyakit asam urat); merupakan kondisi medis yang biasanya ditandai dengan serangan berulang dari inflamasi artritis akut yang diakibatkan oleh kecacatan kimiawi tubuh (seperti adanya asam urat dalam cairan sendi). Kondisi yang menyakitkan ini paling sering menyerang sendi-sendi kecil, terutama jempol kaki. Gout biasanya dapat dikontrol dengan obat dan perubahan dalam diet.

Pirai atau gout (juga dikenal sebagai podagra bila terjadi di jempol kaki) adalah kondisi kesehatan yang biasanya ditandai oleh adanya serangan akut artritis inflamatori berulang—dengan gejala kemerahan, lunak yang terasa sakit dan panas pada pembengkakan sendi. Bagian sendi metatarsal-falangeal pada bagian dasar dari ibu jari merupakan tempat yang paling sering terserang (mendekati 50% kasus). Namun, gejala ini juga dapat timbul sebagai tofi, batu ginjal, atau nefropati urat. Keadaan ini disebabkan oleh adanya peningkatan kadar asam urat di dalam darah. Asam urat mengkristal, dan kristal ini mengendap pada persendian, tendon, dan jaringan sekitanya.

Diagnosis klinis dipastikan dengan melihat adanya kristal yang khas pada cairan sendi. Pengobatan dengan obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS), steroid, atau kolkisin dapat mengurangi peradangan. Ketika serangan akut berkurang, kadar asam urat biasanya turun dengan cara mengubah gaya hidup, dan bagi mereka yang mengalami serangan berulang, allopurinol atau probenecid memberikan pencegahan dalam jangka waktu yang lama.

Frekuensi pirai telah meningkat pada beberapa dekade ini, memengaruhi sekitar 1-2% populasi Barat pada suatu saat kehidupan mereka. Peningkatan ini diperkirakan disebabkan oleh naiknya faktor risiko dalam populasi, seperti misalnya sindrom metabolik, harapan hidup yang lebih panjang dan perubahan pola makan. Dalam sejarahnya pirai dikenal sebagai "penyakit para raja" atau "penyakit orang kaya".
Sekilas Tentang Mersifarma Tirmaku Mercusana
PT. Mersifarma Tirmaku Mercusana (Mersi) adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan tahun 1997. Awalnya perusahaan ini mengkhususkan diri pada produksi obat-obatan untuk penyakit mental, psikosomatik, dan neuro-psikiatrik, namun karena banyaknya permintaan obat jenis lainnya, maka PT. Mersifarma TM juga memproduksi obat-obatan seperti obat obstetrik-ginekologi, obat THT, analgesik, antibiotik, antigout, antituberkulosis, vitamin, suplemen, dan sebagainya. PT. Mersifarma telah mendapatkan sertifikat CPOB. Selain di Indonesia, produk perusahaan ini juga telah dipasarkan di luar negeri seperti di Kamboja, Timor Leste, dan Yaman.

PT. Mersifarma TM memiliki area produksi seluas 7,8 hektar yang terletak di Cikembar, Sukabumi. Pada lokasi tersebut terdapat kantor pusat pabrik, laboratorium, gudang, dan lain-lain.