Simlev

By | Juli 6, 2021 |

Produsen Simlev

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Simlev:

Simex

Kandungan dan Komposisi Simlev

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Simlev adalah:

Levofloxacin.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Simlev

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Simlev adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Sinusitis maksilaris akut, eksaserbasi akut bronkitis kronik, pneumonia yang didapat dr masyarakat, ISK terkomplikasi, infeksi kulit & jaringan kulit tak terkomplikasi, pielonefritis akut.

Sekilas Tentang Obat Kuinolon
Kuinolon merupakan suatu jenis antibiotik bakterisida spektrum luas yang berbagi struktur inti bisiklik yang berhubungan dengan senyawa 4-kuinolon. Kuinolon biasa digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif seperti pada penyakit infeksi saluran kemih, infeksi kulit, infeksi mata, infeksi telinga, pneumonia dan sebagainya.

Kuinolon bekerja dengan cara mengkonversi target mereka (gyrase dan topoisomerase IV) menjadi enzim toksik yang memecah kromosom bakteri yang menyebabkan bakteri terhambat pertumbuhannya dan tidak dapat memperbanyak diri.

Dosis dan Aturan Pakai Simlev

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Simlev:

Dws Dosis lazim 250-500 mg 1 x/hari. Lama terapi: 7-14 hari. Bronkitis kronik dengan eksaserbasi akut 500 mg 1 x/hari selama 7 hari. Pneumonia yang didapat dr masyarakat 500 mg 1 x/hari selama 7-14 hari. Sinusitis maksilaris akut 500 mg 1 x/hari selama 10-14 hari. Infeksi kulit & struktur kulit tak terkomplikasi 500 mg 1 x/hari selama 7-10 hari. ISK terkomplikasi & pielonefritis akut 250 mg 1 x/hari selama 10 hari.

Pemberian Obat Simlev

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan : Pastikan kecukupan asupan cairan.

Kontraindikasi Simlev

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Simlev dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Penderita yang hipersensitif. Hamil & laktasi. Anak & remaja <18 tahun.

Perhatian Penggunaan Simlev

Penderita gangguan fungsi ginjal. Hentikan pengobatan jika tjd syok atau gejala yang menyerupai syok. Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan. Dpt mengganggu kemampuan mengemudi kendaraan bermotor atau menjalankan mesin. Anak & remaja <18 tahun. Penderita yang peka terhadap gangguan saraf. Lakukan pemeriksaan periodik terhadap fungsi faal hati, ginjal, & hematopoietik pada penggunaan jangka panjang.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Mual, muntah, diare, konstipasi, nyeri perut, kembung, anoreksia; sakit kepala, insomnia, mengantuk, gangguan tidur, gangguan cemas, depresi, halusinasi & reaksi psikotik, dispepsia, tremor, gangguan pengekapsulan; ruam kulit, gatal, urtikaria, edema, peningkatan berkeringat; vaginitis, moniliasis genital, lekore; rasa tidak enak badan, lelah.

Interaksi Obat Simlev

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Simlev antara lain:

Antasid yang mgd aluminium & magnesium hidroksida, suklarfat, kation logam, multivitasmin, AINS, teofilin, obat antidiabetes.

Kategori Keamanan Penggunaan Simlev Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Simlev untuk digunakan oleh wanita hamil:

C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Simlev

/Harga

Simlev FC tablet 500 mg

10’s (Rp225,000/blister)

Sekilas Tentang Simex Pharmaceutical
PT Simex Pharmaceutical Indonesia adalah perusahaan farmasi yang didirikan oleh Bapak Suhardi pada tahun 2002. Nama Simex merupakan singkatan dari "Sukses Import Export". Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB dari BPOM dan telah dijalankan sehingga kendali atas kualitas produk dapat terjamin. PT Simex Pharmaceutical Indonesia mulai memasarkan produknya pada 2003. Produk obat yang diproduksi terdiri dari beberapa kategori seperti analgesik, antijamur, imunomodulator, obat-obatan sistem saraf, antiansietas, sistem pernapasan, antibakteri, antigout, dan sebagainya dengan berbagai bentuk sediaan seperti tablet, kapsul, sirup, dan lain-lain. Selain obat generik, PT Simex Pharmaceutical Indonesia juga memproduksi produk OTC yang dapat dibeli tanpa resep dokter. Beberapa produk yang terkenal dari perusahaan ini antara lain Goodlife dan variannya, Vipro-G, Asta Plus, Biocal-95, Pantomex, Rebamac, Simdrol, dan Simprofen.

Untuk memasarkan produknya, PT Simex Pharmaceutical Indonesia mempercayakan pada PT Kalista Prima, PT Millenium Pharmacon International, PT Penta Valent, dan perusahaan distributor lainnya sehingga saat ini produknya sudah dapat dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. Pabrik PT Simex Pharmaceutical Indonesia berada di Sukabumi, Jawa Barat di area seluas 1,2 hektar.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *