SEA QUILL CELERY 5000

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Asam Urat > SEA QUILL CELERY 5000

By | 09/11/2015
BPOM No :TI 074 525 571
Cara Pakai2 tablet 2 kali sehari setelah makan.
Dosis pemeliharaan 2 kapsul sehari setelah makan atau sesuai anjuran ahli.
KhasiatDiformulasikan untuk mengurangi nyeri serta gejala penyakit artritis dan rematik
KomposisiInformasi Nilai Gizi Per 1 Tablet

Sari Biji Seledri 500 mg
(konsentrasi 10:1, sebanding dengan 5.000 mg Biji Seledri)
Sari Kulit Kayu White Willow 250 mg
Sari Bunga Feverfew  150 mg
Sari Bonggol Devil’s Claw  100 mg
Sari Jus Daun Yucca  100 mg

Bahan tambahan lainnya : Magnesium Stearat, Silikon dioksida

Cara PenyimpananSimpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari
KemasanBotol berisi 60 kapsul
BrandSea-Quill
Diproduksi OlehSea-Quill, Inc
ProduksiAmerika Serikat
DistributorAbad Dua Satu Makmur
HargaRp 380.000
Sekilas tentang asam urat/gout

Gout (atau penyakit asam urat); merupakan kondisi medis yang biasanya ditandai dengan serangan berulang dari inflamasi artritis akut yang diakibatkan oleh kecacatan kimiawi tubuh (seperti adanya asam urat dalam cairan sendi). Kondisi yang menyakitkan ini paling sering menyerang sendi-sendi kecil, terutama jempol kaki. Gout biasanya dapat dikontrol dengan obat dan perubahan dalam diet.

Pirai atau gout (juga dikenal sebagai podagra bila terjadi di jempol kaki) adalah kondisi kesehatan yang biasanya ditandai oleh adanya serangan akut artritis inflamatori berulang—dengan gejala kemerahan, lunak yang terasa sakit dan panas pada pembengkakan sendi. Bagian sendi metatarsal-falangeal pada bagian dasar dari ibu jari merupakan tempat yang paling sering terserang (mendekati 50% kasus). Namun, gejala ini juga dapat timbul sebagai tofi, batu ginjal, atau nefropati urat. Keadaan ini disebabkan oleh adanya peningkatan kadar asam urat di dalam darah. Asam urat mengkristal, dan kristal ini mengendap pada persendian, tendon, dan jaringan sekitanya.

Diagnosis klinis dipastikan dengan melihat adanya kristal yang khas pada cairan sendi. Pengobatan dengan obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS), steroid, atau kolkisin dapat mengurangi peradangan. Ketika serangan akut berkurang, kadar asam urat biasanya turun dengan cara mengubah gaya hidup, dan bagi mereka yang mengalami serangan berulang, allopurinol atau probenecid memberikan pencegahan dalam jangka waktu yang lama.

Frekuensi pirai telah meningkat pada beberapa dekade ini, memengaruhi sekitar 1-2% populasi Barat pada suatu saat kehidupan mereka. Peningkatan ini diperkirakan disebabkan oleh naiknya faktor risiko dalam populasi, seperti misalnya sindrom metabolik, harapan hidup yang lebih panjang dan perubahan pola makan. Dalam sejarahnya pirai dikenal sebagai "penyakit para raja" atau "penyakit orang kaya".