Scabicid Cream

By | Juni 13, 2021 |

Scabicid Cream (Gammexane dan Usnic Acid) adalah produk dari Kimia Farma.
Komposisi :
Setiap gram Scabicid Cream mengandung :
Gameksan (gama benzen heksaklorida) ———- >  10 mg
Asam Usnat (Usnic Acid) ———————— >  10 mg
Krim ini termasuk mudah terurai (mudah dicuci)
Scabies :
Scabies disebabkan oleh parasit Sarcoptes Scabies. Parasit ini berkembang subur di tempat tempat dimana soal kebersihan diabaikan setelah pembuahan terjadi dipermukaan kulit, parasit yang betina membuat terusan-terusan yang berliku-liku yang berakhir dengan sebuah lobang dalam lapisan kornea kulit. Di lobang-lobang ini telurnya diletakkan, setelah menetas larva-larva dapat keluar dari lobang tersebut. Supaya efektif, obat anti scabies harus membunuh parasit-parasit dan telur-telunya. Apabila telur-telurnya tidak diberantas, pemakaian obat harus diulang setelah telur-telur menetas. Siklur hidup dari telur sampai parasit adalah dari 8 hari sampai 15 hari.
Khasiat Scabicid :
Scabicid terutama ditujukan untuk mengobati scabies.
Gameksan adalah suatu skabisida, dan disampuling itu juga pedikulisida. Meskipun toksitasnya tidak boleh dianggap ringan, zat ini dapat digunakan dengan aman sebagai obat luar dalam konsentrasi sampai 1% apabila tidak terlalu sering diulang. Gameksan adalah suatu insektisida dan sekaligus larvasida, tetapi telur-telur parasit tidak langsung terpengaruh oleh zat ini.
Maka sekali-kali diperlukan juga penggunaan untuk ke-2 atau ke-3 kalinya asam usnat dalam scabicid adalah untuk memberantas infeksi sekunder, yang umumnya menyertai scabies. Infeksi sekunder biasanya disebabkan oleh bakteri-bakteri gram-positif, seperti Streptokokus dan Stafilokokus. Terhadap bakteri-bakteri tersebut asam usnat adalah sangat efektif.
Perhatian :
Gameksan sedikit banyak merangsang selaput lendir, maka Scabicid tidak boleh terkena mata atau selaput lendir lainnya.
Cara Pakai :
Scabicid langsung digunakan pada tempat terkena scabies dan daerah sekitarnya untuk menjamin pengobatan yang sempurna. Untuk pemakaian di kepala khususnya wanita, dianjurkan untuk memperpendek rambutnya sebelum pengobatan. Perlu diperhatikan, setelah diobati sebaiknya jangan mencuci bagian yang yang ada obatnya (terkena air) sedikitnya 24 jam setelah pemakaian obat ini. Jika pengobatan tidak sempurna, dapat diulang setelah kurang dari satu minggu. Obat ini tidak boleh digunakan lebih dari 3 kali berturut-turut, karena penggunaan terlalu sering ditempat yang sama dapat merangsang kulit.
Sekilas Tentang Kimia Farma
PT Kimia Farma merupakan suatu perusahaan farmasi Indonesia yang menurut sejarahnya sudah ada sejak jaman Hindia-Belanda. Perusahaan ini berdiri pada 1817 yang pada awalnya perusahaan ini bernama NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co yang kemudian oleh Pemerintah Indonesia dimasa awal kemerdekaan dinasionalisasi dan dilakukan peleburan dengan beberapa perusahaan farmasi lainnya pada 1958 yang kemudian namanya berubah menjadi PNF (Perusahaan Negara farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Pada 16 Agustus 1971, status PNF berubah menjadi PT dan namanya kembali mengalami perubahan menjadi PT Kimia Farma (persero). Pada 4 Juli 2001, status PT Kimia Farma berubah menjadi perusahaan publik seiring dengan pencatatan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (Saat ini menjadi Bursa Efek Indonesia) sehingga berubah namanya menjadi PT Kimia Farma Tbk. Jumlah karyawan perusahaan ini diperkirakan mencapai 5.758 orang.

Perusahaan ini telah mengantongi berbagai sertifikat mutu seperti CPOB, ISO 9001, ISO 9002, ISO 14001, dan juga telah mendapatkan persetujuan dari US-FDA sehingga produk perusahaan ini bisa dipasarkan di Amerika Serikat.

PT Kimia Farma memiliki beberapa fasilitas produksi yang terletak di berbagai daerah yang berbeda yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Sarolangun, Watukadon, dan Tanjung Morawa. Setiap fasilitas produksi memproduksi produk yang berbeda-beda.

Untuk pemasaran produk, PT Kimia Farma melakukannya melalui anak perusahaannya bernama PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) yang memang dibentuk untuk pemasaran dan penjulan produk induk perusahaannya. Perusahaan ini memiliki 46 cabang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Selain bergerak di bidang produksi produk obat dan farmasi, PT Kimia Farma juga merambah bisnis apotek, laboratorium, dan klinik kesehatan. PT Kimia Farma Apotek merupakan anak perusahaan yang didirikan untuk menjalankan dan mengelola bisnis apotek dan PT Kimia Farma Diagnostik untuk usaha laboratorium dan diagnostik. Baru-baru ini PT Kimia Farma megakuisisi PT Phapros, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.

Produk PT Kimia Farma selain dijual di Indonesia juga diekspor ke berbagai negara di dunia. Beberapa produk yang dijual selain obat jadi dan sediaan farmasi, juga menjual bahan baku pembuatan obat seperti iodine dan quinine. Produk-produk tersebut diekpor ke beberapa negara seperti India, Jepang, Taiwan, New Zealand, dan negara-negara Eropa. Untuk produk kosmetik, produk PT Kimia Farma telah berhasil menembus pasar Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, dan Vietnam.
Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *