S3 Lady Vi

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Kewanitaan > S3 Lady Vi

By | 20/02/2019

Kandungan dan Komposisi

  • Pueraria mirifica
  • Manjakani
  • Kacip fatima
  • Akar manis
  • Ekstrak biji anggur
  • Ekstrak buah
  • Dekstrosa
  • Perisa buah peach
  • Asam sitrat (vitamin C)

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Menjaga kesehatan pada wanita.

Peringatan dan Perhatian

Tidak untuk dikonsumsi oleh anak-anak dan wanita hamil.

Saran Penyajian

Tuangkan 1 sachet ke dalam mulut, kemudian minum air putih.

Kemasan dan Sediaan

Dus @ 15 sachet

Izin Edar

Dinkes P-IRT No 513317431418-18

Harga

Rp 510.000/Dus @ 15 sachet

Produsen

PT Anugerah Manufaktur Persada Indonesia

Distributor

PT Sentral Sehat Sejahtera

Sekilas Tentang Ascorbic Acid (Vitamin C)
Ascorbic acid (asam askorbat) adalah suatu nutrisi yang terisolasi dalam komponen vitamin C, namun tidak seluruh ascorbic acid merupakan vitamin C. Kebanyakan orang menganggap ascorbic acid dengan vitamin C adalah sama dan ini sudah sesuatu yang umum dan lumrah.

Berikut adalah manfaat ascorbic acid:


  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.

  6. Memerangi stroke.

  7. Memperbaiki mood.

  8. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  9. Menyembuhkan luka.

  10. Menurunkan hipertensi.



Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Sekilas Tentang Citric Acid (Asam Sitrat)
Citric acid (asam sitrat) merupakan suatu zat yang biasanya terdapat pada buah jeruk, lemon, kiwi, strawberry, dan lain-lain. Asam sitrat memiliki manfaat antara lain:


  1. Efektif dalam menghilangkan jerawat.

  2. Meningkatkan kesehatan ginjal.

  3. Antioksidan.

  4. Menyembuhkan infeksi tenggorokan.

  5. Menghasilkan energi.

  6. Meningkatkan imun tubuh.

  7. Menghilangkan sel kulit mati.

  8. Membantu meningkatkan kesehatan ginjal.

  9. Meningkatkan penyerapan mineral oleh tubuh.

  10. Anti aging (diaplikasan dalam bentuk masker wajah).



Sumber: lemon, limau, jeruk, anggur, kiwi, apel, stroberi, pir, ceri, rasberi dan jeruk keprok dan dalam sayuran seperti kentang, kacang polong, jamur, asparagus, dan tomat.
Sekilas Tentang Grape Seed Extract (Ekstrak Biji Anggur)
Grape seed atau biji anggur merupakan salah satu bahan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Pengolahan biji anggur menjadi produk suplemen kesehatan dilakukan dengan cara mengeluarkannya dari buah anggur, kemudian di keringkan dan dihaluskan atau dilumatkan dan diektrak menggunakan berbagai zat pelarut seperti aseton, asetonitril, etil asetat, dan metanol. Jika dimakan langsung, biji anggur akan terasa pahit.

Ekstrak biji anggur ini kaya akan kandungan antioksidan termasuk asam fenolik, antosianin, flavonoid dan oligomeric proanthocyanidin complex. Karena kandungan antioksidan yang dimilikinya, maka mengonsumsi ekstrak biji anggur dapat mencegah tubuh mengalami stres oksidatif, mencegah penyakit, dan mencegah kerusakan jaringan tubuh. Antioksidan akan melindungi sel tubuh dari kerusakan dan juga mampu menurunkan risiko kanker. Berikut ini beberapa manfaat ekstrak biji anggur bagi kesehatan:

1. Mengurangi tekanan darah

Studi yang dilakukan pada 810 orang penderita hipertensi yang mengonsumsi ekstrak biji anggur 100-2000 mg per hari secara signifikan mengalami penurunan tekanan sistolik darah. Studi pada mereka yang mengalami obesitas dibawah usia 50 tahun setelah mengonsumsi ekstrak biji anggur, penyakit metabolsime atau obesitasnya mengalami perbaikan yang bagus.

2. Membantu memperlancar aliran darah

Penelitian 8 minggu terhadap 17 wanita sehat postmenopause yang mengonsumsi ekstrak biji anggur 400 mg mampu mengurangi risiko pembekuan darah. Hal itu terjadi karena ekstrak biji anggur memiliki efek pengencer darah.

3. Menjaga kesehatan jantung

Kolesterol buruk (LDL) dapat menyebabkan risiko arterosklerosis atau penumpukan plak pada arteri. Ekstrak biji anggur memiliki efek mengurangi oksidasi LDL pada jaringan jantung.

4. Meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang

Flavonoid yang ada pada ekstrak biji anggur terbukti meningkatkan sintesa dan kekuatan struktur tulang dengan cara meningkatkan kepadatan dan kekuatannya. Selain itu ia juga dapat mencegah rasa nyeri pada tulang, menjaga kesehatan sendi, dan tulang rawan.

5. Mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif terkait usia

Flavonoid dan gallic acid pada ekstrak biji anggur dapat mengurangi onset penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Itu dikarenakan keduanya memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Gallic acid akan menghambat pembentukan fibril beta-amiloid peptida pada otak. Fibril beta-amiloid ini merupakan salah satu ciri khas dari identifikasi penyakit Alzheimer.

6. Meningkatkan kesehatan ginjal

Mengonsumsi ekstrak biji anggur 2 gram sehari selama 6 bulan akan membuat kinerja ginjal meningkat dengan meningkatkan kemampuannya untuk melakukan penyaringan urin.

7. Mencegah infeksi jamur dan bakteri

Ekstrak biji anggur diketahui memiliki properti antijamur dan antibakteri. Infeksi jamur dan bakteri dapat terjadi melalui berbagai media seperti udara, makanan, air, benda-benda, dan lain-lain. Properti antijamur dan antibakteri yang ada pada ekstrak biji anggur diketahui efektif untuk melawan jamur Candida, bakteri (E. coli, Campylobacter, Staphylococcus aureus), dan lain-lain.

8. Mengurangi risiko kanker

Flavonoid dan proanthocyanidin pada ekstrak biji anggur memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko kanker seperti menghambat pertumbuhan kanker payud4ara, paru-paru, hati, prostat, dan pankreas. Kedua zat ini akan mampu meningkatkan efektifitas kemoterapi yang dijalani pasien kanker. Menurut penelitian, proanthocyanidin mampu mengurangi toksisitas dan kerusakan yang diakibatkan sel kanker.

9. Menjaga kesehatan hati

Peran dan fungsi hati di dalam tubuh sangat penting dalam proses detoksifikasi berbagai jenis substansi yang berbahaya yang terkandung dalam berbagai produk seperti makanan, minuman, obat-obatan, polutan, infeksi virus, dan sebagainya. Ekstrak biji anggur mampu menurunkan enzim alanin aminotransferase (ALT) yang merupakan salah satu indikator terjadinya toksisitas hati. Efek positif ekstrak biji anggur dalam menjaga kesehatan hati lebih baik dari vitamin C.

10. Mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kulit tetap awet muda

Proanthocyanidin pada ekstrak biji anggur memicu pelepasan faktor pemulih dan penumbuh jaringan kulit. Ini akan berperan penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka dan juga sebagai faktor penting untuk meningkatan regenerasi sel kulit dan menjaganya tetap cerah, segar, kenyal, dan kencang.




Ekstrak biji anggur secara umum aman untuk dikonsumsi, namun jika mengonsumsinya terlalu berlebihan kemungkinan akan menimbulkan efek samping berupa pusing, mual, dan gatal. Mengonsumsi 300-800 mg per hari selama 8-16 minggu dianggap aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh.

Wanita hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi ekstrak biji anggur sebab belum diketahui keamanannya untuk dikonsumsi oleh wanita hamil dan menyusui. Bagi mereka yang menggunakan obat-obatan pengencer darah dan penurun tekanan darah, sebaiknya berhati-hati mengonsumsi ekstrak biji anggur.
Sekilas Tentang Glycyrrhiza Glabra (Akar Manis)
Akar manis tumbuh seperti rerumputan (semak) di sebagian wilayah Eropa bagian selatan (Glycyrrhiza glabra). Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah G. lepidopta dan yang dari Tiongkok adalah G.uralensis, yang terakhir ini banyak dipakai sebagai bahan obat-obatan Cina. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Akar manis juga dikenal dengan sebutan licorice/liquorice.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirup (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini. Penggunaan : Antitusiv, akar dalam bentuk serbuk sebagai pengisi/pembalut pil, dan campuran obat batuk, menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan.
Sekilas Tentang Vitamin C

  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.

  6. Memerangi stroke.

  7. Memperbaiki mood.

  8. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  9. Menyembuhkan luka.

  10. Menurunkan hipertensi.


Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Sekilas tentang keputihan

Keputihan atau Fluor Albus atau Leukorea adalah suatu debit lengket kuning keputihan yang keluar dari vagina. Biasanya, keputihan dalam jumlah tertentu adalah normal, sebagai ketidakseimbangan temporer flora vagina alami. Jumlah normal yang lebih besar terjadi pada kehamilan, yang diharapkan menurun setelah melahirkan/ selama menyusui.

Namun, keputihan mungkin merupakan gejala gangguan pada organ reproduksi atau di tempat lain dalam tubuh. Sebuah cairan putih kekuningan atau krem, terutama jika kental, sering berisi nanah dan dapat merupakan tanda infeksi seperti trikomoniasis, kandidiasis, dan vaginitis bakteri. Debit trikomoniasis biasanya kekuningan, berbau, dan gatal. Debit kandidiasis adalah cairan putih kental dengan iritasi dan gatal-gatal. Wanita dengan bakterial vaginosis sering mengeluhkan debit kuning keabu-abuan dengan bau amis ofensif (fishy odor). Leukorea juga dapat menjadi tanda infeksi leher rahim dan penyakit menular 5ek5ual.

Keputihan merupakan sekresi vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.