Rosuvastatin Calcium

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Obat Dislipidemia > Rosuvastatin Calcium

By | 21/05/2018 | Berikan Ulasan

Kandungan dan Komposisi Rosuvastatin Calcium

Rosuvastatin Calcium

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Rosuvastatin Calcium

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Rosuvastatin Calcium:

Sebagai terapi tambahan untuk pasien dengan hiperkolesterolemia primer (tipe IIa) atau dislipidemia gabungan ketika respon terhadap diet & olahraga tidak adekuat.

Kontraindikasi

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Rosuvastatin Calcium dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitivitas. Pasien dengan penyakit hati aktif termasuk peningkatan serum transaminase yg persisten dan peningkatan serum transaminase yang melebihi 3 kali batas atas normal tanpa diketahui sebabnya; miopati. Penggunaan bersamaan dg siklosporin. Hamil & laktasi, wanita dalam usia subur tanpa kontrasepsi yang adekuat.

Perhatian 

Pasien yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan & / atau memiliki riwayat penyakit hati. Lakukan tes fungsi hati sebelum memulai terapi & 3 bln setelah terapi. Pantau kadar CK & INR. Laporkan adanya nyeri atau kelemahan otot yang tidak diketahui sebabnya dengan segera, terutama jika berhubungan dengan malaise atau demam. Pasien dg faktor predisposisi thd miopati / rhabdomyolysis. Hindari administrasi bersamaan dengan gemfibrozil. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau mengoperasikan mesin. Lansia.

Efek Samping Rosuvastatin Calcium

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Rosuvastatin Calcium:

LAINNYA:  Prestin

Hipersensitivitas misalnya, angioedema; sakit kepala, pusing; konstipasi, mual, sakit perut. Jarang: pankreatitis; mialgia, miopati misalnya, miocytic & rhabdomyolysis; pruritus, ruam / kemerahan, urtikaria; kelemahan; jaundice, hepatitis, peningkatan transaminase; arthralgia; polyneuropathy, hilang ingatan; depresi & gangguan tidur.

Interaksi Obat

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Rosuvastatin Calcium antara lain:

Dapat menyebabkan peningkatan INR dengan antagonis Vitamin K, seperti, warfarin. Kenaikan Cmax & AUC dgn gemfibrozil. Penurunan plasma dg penggunaan bersamaan dg antasida. Cmax & AUC dapat berkurang dengan eritromisin. Kontrasepsi oral dapat meningkatkan kadar plasma.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

Kategori X: Studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman pada manusia ataupun keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang mungkin diperoleh. Obat dikontraindikasikan bagi wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.

Dosis dan Aturan Pakai Rosuvastatin Calcium

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Rosuvastatin Calcium:

Awal 5 -10 mg 1x/hr pada pasien yang belum pernah diterapi dgn statin atau pasien beralih dari inhibitor reduktase HMG-CoA lain, jika diperlukan dosis dapat ditingkatkan ke tingkat berikutnya setelah 4 minggu. Pasien dg gangguan ginjal berat (CrCl <30 mL / mnt / 1.73 m2) tidak dlm hemodialisis Awal 5 mg 1x/ hr. Maks: 10 mg 1x/hr. Pasien dgn gangguan hati Max: 20 mg 1x/hr.

LAINNYA:  Pehacort

Kemasan dan Sediaan

Tablet salut selaput 10 mg & 20 mg.

Nama Brand

Rostin

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Rosuvastatin Calcium Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Rosuvastatin Calcium, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Rosuvastatin Calcium?

Jika Anda lupa menggunakan Rosuvastatin Calcium, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Rosuvastatin Calcium Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Rosuvastatin Calcium?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Rosuvastatin Calcium yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2018, 21 Mei). Rosuvastatin Calcium. Diakses pada 25 Januari 2020, dari https://www.farmasi-id.com/rosuvastatin-calcium/


Format MLA (Modern Language Association)

"Rosuvastatin Calcium". Farmasi-id.com. 21 Mei 2018. 25 Januari 2020. https://www.farmasi-id.com/rosuvastatin-calcium/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Rosuvastatin Calcium", 21 Mei 2018, <https://www.farmasi-id.com/rosuvastatin-calcium/> [Diakses pada 25 Januari 2020]


Bagikan ke Rekan Anda