Robumin

Farmasi-id.com > Health > Robumin

By | 30/09/2017

Kandungan dan Komposisi

Human Albumin 20%

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Diindikasikan dalam perawatan darurat hipovolemia dengan atau tanpa syok. Serum ini paling efektif pada pasien yang terhidrasi dengan baik. Bila hipovolemia sudah berlangsung lama dan terdapat hipoalbuminemia yang disertai dengan hidrasi atau edema yang adekuat, sebaiknya gunakan larutan Human albumin 20% – 25%.
  • Hipoalbuminemia : Untuk pasien hipoalbuminemia yang sakit kritis dan / atau mengalami pendarahan secara aktif, bisa diberikan infus Robumin (Human albumin). Bila defisit albumin terjadi karena kehilangan protein yang berlebihan, efek pemberian Robumin (Human albumin) akan bersifat sementara kecuali gangguan yang mendasarinya diselesaikan terlebih dahulu.
  • Digunakan untuk menjaga fungsi kardiovaskular setelah pengeluaran cairan asites dalam volume besar setelah paracentesis karena asites sirosis.
  • Digunakan bersamaan dengan obat diuretik untuk menangani kelebihan volume cairan yang terkait dengan Sindrom Distres Pernapasan Dewasa (ARDS).
  • Dapat digunakan untuk mengobati edema pada pasien nefrosis akut yang sulit disembuhkan dengan terapi cyclophosphamide dan kortikosteroid.
  • Diindikasikan dalam pengobatan hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir.

Cara Kerja Obat

Human albumin adalah albumin serum yang ditemukan dalam darah manusia, merupakan zat protein yang paling banyak dalam plasma darah manusia (sekitar 50% dari keseluruhan protein serum). Albumin berfungsi untuk mengangkut hormon, asam lemak, dan senyawa lainnya, sebagai buffer pH, dan mempertahankan tekanan onkotik intravaskuler.

Human albumin meningkatkan tekanan onkotik intravaskuler dan menyebabkan pergerakan cairan dari interstisial ke ruang intravaskular. Serum ini tersedia dalam berbagai konsentrasi. Human albumin 5% biasanya digunakan pada pasien hipovolemik, sedangkan Human albumin 25% direkomendasikan pada pasien dimana asupan cairan dan sodium harus diminimalkan misalnya, pasien dengan hipoproteinemia atau edema serebral atau pada pasien anak-anak.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Hipoproteinemia pada pasien sakit akut
    Dewasa : 50-75 g dengan infusuion rate 2 mL / menit. Diberikan hanya secara Intravena.
  • Shock
    Dosis awal : 20 g dengan infusuion rate 2-4 mL / menit. Dosis total tidak boleh melebihi 2 g / kg jika tidak ada pendarahan aktif. Diberikan hanya secara Intravena.
  • Luka bakar parah
    Dosis lazim : 20-80 g/hari dengan infusuion rate 1 mL / menit. Diberikan hanya secara Intravena.

Kontra Indikasi

Kontraindikasi pada pasein anemia berat atau gagal jantung, insufisiensi ginjal, hipertensi parah, esophageal varices, edema paru, dan pasien yang memiliki riwayat hipersensitivitas/reaksi alergi atau anafilaksis terhadap albumin.

Efek Samping

  • Efek samping Robumin yang mungkin terjadi pada penggunaan serum ini adalah mual, muntah, peningkatan air liur, demam dan menggigil.
  • Efek samping kardiovaskular yang kadang terjadi seperti vascular overload, hemodilusi dan edema paru, hipertensi, hipotensi, takikardia, dan bradikardia.
  • Waspadai terjadinya reaksi hipersensitivitas/alergi.
  • Efek samping yang bisa berpotensi fatal : shock anafilaksis.

Peringatan dan Perhatian

  • Hati-hati menggunakan Robumin pada pasien yang membutuhkan pembatasan Natrium, pasien dengan gagal jantung, insufisiensi ginjal atau anemia kronik berisiko tinggi mengalami kelebihan beban peredaran darah, atau dehidrasi.
  • Lakukan pemantauan tekanan vena sentral, tekanan darah, Kalium serum, jumlah trombosit dan parameter koagulasi darah dan hematokrit selama perawatan.
  • Hati-hati jika digunakan untuk ibu hamil, menyusui atau pasien lanjut usia.
  • Jika ada tanda overloading peredaran darah, infus Robumin harus segera dihentikan.
  • Volume dan laju infus harus selalu disesuaikan dengan situasi dan respon pasien.
  • Incompatibility : Pengenceran dengan air akan menghasilkan larutan hipo-osmolar yang dapat menyebabkan hemolisis parah dan gagal ginjal.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Human albumin kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Human albumin untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi Obat

  • Berinteraksi dengan FCGRT (protein yang dikodekan oleh gen FCGRT).
  • Larutan Human albumin tidak boleh dicampur dengan larutan hidrolisat protein atau alkohol.
  • Resiko reaksi atipikal dengan inhibitor ACE pada pasien yang menjalani pertukaran plasma terapeutik dengan Robumin.

Kemasan dan Sediaan

Vial 100 mL x 1’s infus 20%

Produsen

Novell Pharmaceutical Laboratories

Sekilas Tentang Novell Pharma
Novell Pharma adalah suatu perusahaan farmasi yang merupakan hasil penggabungan antara Glaxo International dengan Borroughs Wellcome pada tahun 1996 kemudian didirikanlah PT. Novell Pharma ini pada 1998. Perusahaan ini telah terdaftar di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman modal) Indonesia. Menurut informasi, kata "Novell" pada perusahaan memiliki arti "sesuatu yang baru, segar, dan juga memiliki makna inovasi".

Perusahaan ini telah menerima berbagai sertifikat dan penghargaan seperti TGA dari Australia, pengakuan MCC dari Afrika Selatan, GMP dari Lageso Uni Eropa, GCC dari negara timur tengah, dan sebagainya.

Perusahaan ini telah berekspansi dan memasarkan produksi ke berbagai negara seperti Filipina, Thailand, Vietnam, Pakistan, Yaman, Taiwan, Australia, Uzbekistan, dan negara lainnya. Fasilitas produksi Novell Pharma ada di desa Tlajung Udik, kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.