Rindonem

By | Desember 27, 2020 |

Produsen Rindonem

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Rindonem:

Yarindo Farmatama

Kandungan dan Komposisi Rindonem

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Rindonem adalah:

Meropenem.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Rindonem

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Rindonem adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Pneumonia & pneumonia nosokomial, ISK, infeksi intraabdominal, infeksi ginekologi seperti endometritis, infeksi kulit & struktur kulit, meningitis, septikemia. Terapi empirik untuk dugaan infeksi pada pasien dws dengan neutropenia febril, sebagai terapi tunggal atau kombinasi dengan antiviral atau antijamur.

Dosis dan Aturan Pakai Rindonem

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Rindonem:

Dws Pneumonia, ISK, infeksi ginekologi 500 mg IV tiap 8 jam. Pneumonia nosokomial, peritonitis, infeksi pada pasien neutropenia, septikemia 1000 mg IV tiap 8 jam. Meningitis 2 g tiap 8 jam. Anak 3 bln-12 thn 10-20 mg/kg BB tiap 8 jam. Anak dengan BB >50 kg Dosis dws. Meningitis 40 mg/kg BB tiap 8 jam.

Kontraindikasi Rindonem

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Rindonem dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitivitas.

Perhatian Penggunaan Rindonem

Pasien dengan gangguan hati. Riwayat penyakit GI seperti kolitis. Penggunaan bersama dengan obat yang bersifat nefrotoksik.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Inflamasi, tromboflebitis, nyeri pada tempat inj. Kemerahan pada kulit, pruritus, urtikaria. Nyeri perut, mual, muntah, diare, kolitis pseudomembranosa. Trombositopenia reversibel, eosinofilia, trombositopenia, leukopenia, neutropenia. Peningkatan bilirubin serum, transaminase, fosfatase alkali & dehidrogenase laktat. Kandidiasis oral & vag.

Interaksi Obat Rindonem

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Rindonem antara lain:

Probenecid, asam valproat (valproic acid).

Kategori Keamanan Penggunaan Rindonem Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Rindonem untuk digunakan oleh wanita hamil:

B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Rindonem

/Harga

Rindonem powd for injeksi 1000 mg

1’s (Rp260,000/vial)

Sekilas Tentang Yarindo Farmatama
PT Yarindo Farmatama adalah suatu perusahaan farmasi Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Fahrenheit (PT Pratapa Nirmala). Perusahaan ini berfokus pada produksi obat-obatan generik. Pabrik PT Yarindo Farmatama ada di Serang, Banten.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *