Recormon

By | Juni 26, 2022 |

Apa Kandungan dan Komposisi Recormon?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Recormon adalah:

Epoetin β.

Recormon Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Recormon?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Recormon adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Pengobatan anemia yang berhubungan dengan gagal ginjal kronik pada pasien dialisis. Pengobatan simptomatik anemia ginjal pada pasien sblm dialisis. Pencegahan anemia pada bayi prematur (berat lahir 750-1500 g & umur kehamilan < 34 minggu). Pencegahan & pengobatan anemia pada pasien dws dengan tumor solid & diobati dengan kemoterapi platinum-dasar yang cenderung menginduksi anemia. Meningkatkan produksi ‘autologous blood’ dr pasien dalam program pradonasi.

Apa Saja Kontraindikasi Recormon?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Recormon dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipertensi tidak terkontrol. Pd transfusi ‘autologous blood’. Jangan digunakan pada pasien sedang dalam bln terapi, menderita infark miokard atau stroke, angina pektoris tidak stabil, atau pasien dengan risiko trombosis vena dalam.

Apa saja Perhatian Penggunaan Recormon?

Anemia refrakter dengan blast yang berlebihan pada transformasi, epilepsi, trombositosis, gagal hati kronik. Defisiensi asam folat & Vitamin B12 diatasi sblm terapi. Kelebihan Al yang berat krn terapi gagal ginjal hrs disesuaikan dengan efektivitas dr Recormon. Pasien yang mengalami perkembangan antibodi anti-eritropoietin & aplasia sel merah murni selama menjalani terapi dengan substansi eritropoietin lainnya. Jumlah trombosit hrs dipantau secara bekala selama 8 minggu pertama terapi.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Recormon Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Recormon?

Jika Anda lupa menggunakan Recormon, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Recormon Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Recormon?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Recormon yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Recormon?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Recormon yang mungkin terjadi adalah:

Meningkatkan TD atau bertambah berat hipertensi, sakit kepala, peningkatan juml platelet. Jarang: reaksi anafilaktoid.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Recormon?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Recormon:

Anemia dengan gagal ginjal kronik Fase koreksi: SK injeksi Awal 3 x 20 IU/kg/minggu, dapat ditingkatkan setiap 4 minggu dengan 3 x 20 IU/kg/minggu jika perlu. IV injeksi Awal 3 x 40 IU/kg/minggu, dapat ditingkatkan stlh 4 minggu 3 x 80 IU/kg/minggu. Selanjutnya ditingkatkan 20 IU/kg 3 x/minggu, interval per bln, jika perlu. Maks: 720 IU/kgBB. Fase pemeliharaan: Awal dikurangi 1/2 dr pemberian terakhir. Anemia pada prematur 3 x 250 IU/kg/minggu SK, dimulai hari ke-3 kehidupan. Lama terapi: 6 minggu. Anemia yang berhubungan dengan kanker Pasien dengan tumor solid & diobati dengan kemoterapi platinum-dasar, pengobatan Recormon diindikasikan jika kadar Hb ≤ 13 g/dL pada saat mulai kemoterapi. Dosis awal 450 IU/kg/minggu SK. Dosis ganda jika Hb tidak mendukung stlh 4 minggu. Terapi dilanjutkan sampai 3 minggu stlh kemoterapi. Jika Hb meningkat lebih dr 2 g/dL/bln, kurangi dosis sampai 50%. Jika nilai melampulaui 14 g/dL, terapi dihentikan stlh dikapsulai sampai ≤ 12 g/dL & dimulai 50% seperti dosis mingguan sblmnya. Peningkatan juml ‘autologous blood’ Pemberian IV kira-kira lebih dr 2 mnt atau SK 2 x/minggu selama lebih dr 4 minggu.

Sediaan, Kemasan, Harga Recormon?

  • Recormon injeksi 10000 IU, 6 × 1’s (Rp5,390,399/boks)
  • Recormon injeksi 2000 IU, 6 × 1’s (Rp1,527,762/boks)
  • Recormon injeksi 30000 IU, 6 × 1’s (Rp9,702,718/boks)
  • Recormon injeksi 5000 IU, 6 × 1’s (Rp3,009,940/boks)

Apa Nama Perusahaan Produsen Recormon?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Recormon:

Roche

Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published.