Prelin

Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Antikonvulsan > Prelin

By | 17/10/2016

Kandungan dan Komposisi Prelin

Pregabalin

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Nyeri neuropatik perifer & sentral; gangguan kecemasan umum (GAD) pada orang dewasa. Kurangi rasa sakit dalam pengelolaan fibromyalgia. Terapi adjunctive pada orang dewasa dengan kejang parsial dengan generalisasi sekunder.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa 150-600 mg/hr dalam 2 atau 3 dosis terbagi. Nyeri neuropatik Awalnya 75 mg 2x/hr. Dapat ditingkatkan menjadi 150 mg 2x/ hr setelah 3-7 hari. Max: 300 mg 2x/hr setelah selang 1 minggu lagi. Epilepsi Awal 75 mg  2x/hr. Dapat ditingkatkan menjadi 150 mg  2x/hr setelah 1 minggu. Max: 300 mg / hari dua kali sehariselang 1 minggu lagi. GAD 150-600 mg / hari dalam 2-3 dosis terbagi. Fibromyalgia 300-450 mg / hari dalam 2 dosis terbagi. Awal 75 mg  2x/hr (150 mg / hari), dapat ditingkatkan menjadi 150 mg  2x/hr (300 mg / hari) dalam 1 minggu. Selanjutnya dapat ditingkatkan menjadi 225 mg  2x/hr (450 mg / hari) jika dosis 300 mg / hari tidak sufisien.

Pemberian Obat

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.

Kontra Indikasi

Laktasi.

Perhatian 

Gangguan herediter langka dari intoleransi galaktosa, defisiensi Lapp-laktase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa. Diabetes. Gangguan ginjal. Hamil. Anak 12-17 thn. Lansia.

Peringatan

  • Wanita yang merencanakan kehamilan atau sedang hamil disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan pregabalin. Sedangkan ibu menyusui sebaiknya tidak konsumsi pregabalin.
  • Pasien yang mengalami kantuk atau pusing setelah menggunakan pregabalin sebaiknya tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat.
  • Hindari konsumsi minuman keras selama menggunakan pregabalin.
  • Jangan berhenti menggunakan pregabalin secara tiba-tiba dan tanpa konsultasi dengan dokter.
  • Pregabalin berisiko memicu keinginan menyakiti diri sendiri atau bahkan bunuh diri pada sebagian orang. Segera hubungi dokter jika Anda merasakan dorongan tersebut.
  • Harap berhati-hati bagi lansia, yang menderita gangguan ginjal, gangguan jantung, gangguan pada otak atau sistem saraf pusat, merasakan dorongan untuk bunuh diri, menjalani hemodialisis, serta yang pernah mengalami ketergantungan minuman keras atau obat-obatan terlarang.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Efek Samping

Efek samping obat ini umumnya muncul pada awal pemakaian dan kemudian berkurang seiring proses adaptasi tubuh terhadap obat. Beberapa efek samping yang umumnya terjadi saat mengonsumsi antikonvulsan ini meliputi:

  • Mengantuk.
  • Pusing.
  • Gangguan penglihatan, misalnya pandangan kabur.
  • Mulut kering.
  • Konstipasi atau diare.
  • Mual.
  • Kembung.
  • Perubahan pada emosi.
  • Sulit tidur.
  • Penurunan gairah seksual.
  • Disfungsi ereksi.
  • Bertambahnya nafsu makan dan berat badan.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki.
  • Segera hentikan konsumsi obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping berupa miopati yang merupakan gangguan otot yang serius. Gejala-gejalanya dapat berupa demam serta nyeri atau lemas otot tanpa penyebab yang jelas.

Pemberian Obat

  • Obat ini biasanya diberikan dengan dosis rendah pada awal pemakaian sebelum kemudian ditingkatkan sesuai respons tubuh dan kebutuhan pasien terhadap obat.
  • Harap diingat bahwa konsumsi pregabalin tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba. Jika ingin menghentikan konsumsi, proses ini harus dilakukan secara bertahap dan dengan anjuran dokter. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kambuhnya gejala atau gejala putus obat.
  • Pregabalin berpotensi menyebabkan sebagian penggunanya untuk merasakan keinginan menyakiti diri sendiri atau bahkan bunuh diri. Oleh karena itu, pengawasan secara saksama sangat dibutuhkan. Segera hubungi dokter jika Anda merasakan dorongan tersebut.
  • Antikonvulsan ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan dan pastikan Anda menghindari konsumsi minuman keras selama meminum obat ini. Pregabalin berpotensi meningkatkan efek alkohol dari minuman keras.
  • Jangan lupa untuk memeriksakan kesehatan secara rutin selama menjalani pengobatan dengan pregabalin. Langkah ini akan membantu dokter untuk memantau perkembangan kondisi Anda, reaksi tubuh terhadap obat, serta memantau keefektifan obat.
  • Konsumsi pregabalin bisa membuat kulit pasien lebih sensitif terhadap sinar matahari. Karena itu, hindari pajanan matahari sebisa mungkin dan jangan lupa menggunakan tabir surya atau pakaian tertutup saat bepergian.
  • Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi pregabalin pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.
  • Bagi pasien yang lupa mengonsumsi pregabalin, disarankan untuk meminumnya segera jika jadwal minum berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis pregabalin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Interaksi Obat

Oxycodone, ethanol, lorazepam.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 1 strip @ 14 kapsul 75 mg

Izin BPOM

DKL1613712201A1

Harga

Rp 130.000/blister

Produsen

Mahakam Beta Farma

Sekilas Tentang Antikonvulsan
Antikonvulsan merupakan obat yang berfungsi mencegah, mengurangi, mengatasi serangan kejang.
Sekilas Tentang Mahakam Beta Farma
PT. Mahakam Beta Farma merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh seorang dokter umum bernama Dr. Kahar Tjandra. Awal mula didirikannya perusahaan ini bermula dari kawan sekolahnya dahulu yang menawarkan pada dirinya (Dr. Kahar Tjandra) untuk membeli lisensi Betadine dari suatu perusahaan pemegang lisensi itu yang sedang dalam kondisi hampir bangkrut. Setelah Dr. Kahar Tjandra mempelajari dan mengetahui lebih jauh mengenai manfaat produk Betadine, maka diputuskanlah untuk mengambil alih lisensi itu dari perusahaan sebelumnya. Betadine merupakan produk antiseptik dengan kandungan aktif povidone iodine lisensi dari Mundipharma AG (perusahaan farmasi asal Swiss). Dengan modal 25 juta dolar, maka Dr. Kahar Tjandra mendirikan perusahaan PT. Mahakam Beta Farma yang secara resmi mulai beroperasi pada 1980. Perusahaan ini mulai mendistribusikan, memasarkan, dan menjual Betadine dalam kemasan jeriken. Karena permintaan pasar, maka perusahaan akhirnya membuat kemasan botol yang lebih kecil.

Hasil promosi di berbagai media baik cetak maupun elektronik semakin melambungkan nama obat ini, hasilnya penjualan semakin meningkat. Pabrik PT. Mahakam Beta Farma telah beberapa kali mengalami perluasan untuk peningkatan kapasitas produksi. Pabrik akhirnya dipindahkan ke kawasan industri Pulo Gadung seluas 10 ribu meter persegi. Perusahaan ini juga telah mendapatkan sertifikat CPOB dan ISO 9001:2008. Saat ini Betadine tersedia dalam berbagai varian produk seperti Betadine antiseptic, Betadine sabun cair, Betadine gargle (obat kumur), Betadine skin cleanser, Betadine shampoo, Betadine stick, dan lain-lain.

Kesuksesan Betadine membuat PT. Mahakam Beta Farma terpacu untuk membuat produk lainnya. Perusahaan ini juga memproduksi obat generik, obat ethical (obat resep), produk OTC, suplemen, vitamin dan mineral, produk perawatan luka, dan lain-lain. Beberapa produk itu antara lain pantoprazole, Seminac (tramadol hydrochloride), Meflam (meloxicam), Patral (tramadol hcl+paracetamol), MST Continus (morphine sulphate), Matolac, Betarhin, Ultraderma, Calpro, Bruiz gel (heparin sodium), dan sebagainya. Pada 2013, PT. Mahakam beta farma bekerja sama dengan Labiofam meluncurkan produk bernama bactivec untuk membasmi larva atau jentik nyamuk demam berdarah dan lalat hitam.

Kantor pusat PT. Mahakam Beta Farma ada di Jalan Pulo Kambing Raya No.9, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta.