Po Wo Tong Kien She Wang

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Kesuburan > Po Wo Tong Kien She Wang

By | 05/11/2017

Kandungan dan Komposisi Po Wo Tong Kien She Wang

  • Cordyceps 19.86 mg
  • Fructus Corni 16.60 mg
  • Morindae Radix 16.60 mg
  • Epimedii Herba 13.28 mg
  • Dioscoreae Rhizomae 24.90 mg
  • Eucommiae Cortex 14.90 mg
  • Rehmaniae Radix 13.28 mg
  • Cinnamomi Cortex 4.96 mg
  • Polygalae Radix 13.28 mg
  • Astragali Radix 13.28 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Meningkatkan kesuburan, memperkuat ginjal & hati, dan memperkuat fungsi genital pria.

Aturan Minum

2 x sehari 5 pil (Diminum dengan air hangat).

Cara Penyimpanan

Simpan ditempat yang kering dan sejuk, terhindar dari cahaya matahari

Kemasan dan Sediaan

Botol 100 pill

Izin BPOM

TI 034 405 931

Harga

Rp 55.000

Produsen

Po Wo Tong Medicine Factory LTD

Importir

Intra Aries

Sekilas Tentang Astragalus Membranaceus

Astragalus membranaceus memiliki tinggi sekitar 1 meter, batangnya kaku, yang berisi delapan hingga dua belas pasang daun kecil. Rimpangnya berserat, berwarna cokelat kekuningan, Sumsumnya berwarna putih kekuningan dan memiliki rasa manis seperti liroce. Bagian ini mengandung glikosida, saponin, dan asam-asam lemak yang sangat penting. Astragalus banyak tumbuh di Cina utara, Jepang, dan Korea.

Tanaman ini memiliki khasiat menambah energi, meningkatkan kekebalan tubuh, obat penguat jantung, meluruhkan air seni, mengendalikan jumlah keringat yang berlebihan, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan kadar gula darah.

Sekilas Tentang Morinda Citrifolia (Mengkudu)

Mengkudu (Morinda Citrifolia) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1500 meter diatas permukaan laut. Mengkudu merupakan tumbuhan asli dari Indonesia. Tumbuhan ini mempunyai batang tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan, panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah buni berbentuk lonjong dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.

Mengkudu tumbuh liar di tepi pantai dan ditanam di seluruh Indonesia. Tumbuhan ini dapat tumbuh pada lahan dengan ketinggian 1-1500 m dpl. Bagian yang dapat dijadikan obat adalah buah, akar, dan daunnya. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan mengkudu antara lain amandel, batuk, demam, influensa, kulit, kulit bersisik, masuk angin, pembesaran limpa, sakit kuning hipertensi, sakit perut, dan sariawan.

Sekilas Tentang Eucommia Ulmoides

Eucommia Ulmoides (Gutta-Percha/Du Zhong) adalah suatu tanaman herbal yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Cina. Tanaman ini banyak tumbuh di alam liar, namun saat ini keberadaannya mulai terancam akibat terlalu banyak diambil oleh manusia untuk pengobatan dan bahan baku karet sehingga untuk skala besar tanaman ini mulai dibudidayakan.

Eucommia ulmoides bisa tumbuh hingga ketinggian 15 meter dengan daun berwarna kehijauan berbentuk bulat telur dengan ujung tajam dan tepi daun bergerigi. Jika daunnya robek maka akan keluar getah yang keluar dari pembuluh daunnya yang jika mengeras maka getah itu akan berubah menjadi karet. Umumnya bagian yang dipakai sebagai obat herbal adalah kulit tanamannya. Eucommia ulmoides memiliki aksi mirip menyerupai beta blocker dan vasorelaksasi. Beberapa kandungan kimia yang ada dalam kulit batang Eucommia ulmoides antara lain:



Geniposidic acid, aglycone geniposide, genipin, lignan, licoagroside F, flavonoid baicalein, wogonin, oroxylin A, caprylic acid, triterpenoid, chlorogenic acid.


Sementara itu kandungan kimia yang ada dalam daunnya meliputi:



Irioid glycoside geniposidic acid, quercetin, kaempferol, astragalin, licoagroside, lignan syringaresinol, chlorogenic acid, ferulic, caffeic acid.


Manfaat dari tanaman ini adalah meredakan sakit punggung, meningkatkan stamina, mengurangi fatigue, memperkuat otot, meningkatkan kesuburan, menurunkan tekanan darah, membantu mengurangi lemak tubuh, mengurangi risiko osteoporosis, dan menurunkan kadar trigliserida.

Sekilas Tentang Dioscorea Opposita

Dioscorea opposita adalah suatu tanaman ubi yang tumbuh secara liar di alam yang pertama kali dibawa ke Eropa pada abad ke-19. Tanaman ini di China dikenal dengan sebutan 'Huai shan' dan di Korea disebut dengan 'Seyeo'. Tanaman ubi ini memiliki akar rimpang yang berfungsi sebagai organ penyimpanan nutrisi tanaman. Tanamannya sendiri dapat tumbuh hingga 3 meter dengan rimpang berbentuk silinder. Dioscorea opposita memiliki daun menyerupai hati dengan bunga berwarna putih kecil yang memiliki aroma mirip kayu manis.

Ubinya memiliki tekstur renyah dengan kulit luar yang tipis dan mengeluarkan lendir yang licin dan dapat dimakan mentah (langsung). Rasanya mirip seperti kentang.

Manfaat ubi Dioscorea opposita bagi kesehatan antara lain:



  1. Rimpangnya digunakan pada pengobatan tradisional China untuk menjaga kesehatan paru-paru, limpa, dan ginjal;

  2. Menambah nafsu makan;

  3. Membantu penyembuhan luka, pertumbuhan tulang, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh;

  4. Memiliki efek anti-aging (anti penuaan dini);

  5. Menjaga kesehatan mata;

  6. Menjaga kesehatan rongga mulut dan mencegah kanker paru;

  7. Mengendalikan tekanan darah dan denyut jantung;

  8. Membantu pembentukan sel darah merah;

  9. Mengendalikan kadar hormon wanita yang berhubungan dengan progesteron;

  10. Mengatasi cacingan.


Dioscorea opposita tidak aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil.

Sekilas tentang kesuburan

Kesuburan merupakan ukuran bagi seorang pria dan wanita untuk bisa memiliki anak. Sebagai alat ukur, tingkat kesuburan merupakan jumlah anak yang lahir per pasangan, orang, maupun populasi. Lawan dari kesuburan adalah kemandulan.

Usia kesuburan wanita berkisar antara 13-50 tahun. Pria sudah subur semenjak pubertas dan tidak akan pernah berhenti sampai masa tua. Kesuburan manusia bergantung pada faktor gizi, perilaku seksual, budaya, naluri, endokrinologi, waktu, ekonomi, gaya hidup, dan emosi.