Plantacid Forte

By | April 7, 2021 | Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Plantacid Forte

Kandungan dan Komposisi Plantacid Forte

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Plantacid Forte adalah:

Aluminium hydroxide 400 mg, magnesium hydroxide 400 mg dan dymethil polysiloxane 100 mg.


Bentuk Sediaan:

Tablet kunyah dan sirup.


Farmakologi:

Mg(OH)2 adalah antasida yang bekerja dengan menetralkan asam lambung, sehingga mengurangi
efek destruktif asam lambung dan mengurangi aktivitas proteolitik dari pepsin. Efek ini  diperpanjang oleh antasida kerja lambat Al(OH)3. Disampuling itu, efek katartik Mg (OH)2 dan efek konstipasi Al(OH)3 dapat saling menetralkan. Al (OH)3  juga merupakan suatu adsorben dan demulsen. Dimethyl polysiloxane, suatu zat anti-busa, adalah komponen yang biasa terdapat dalam preparat antasida. Zat ini ditambahkan untuk mengurangi busa dari cairan lambung, agar mengurangi rasa kembung dan flatulen.


Indikasi:

Mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, tukak lambung, tukak usus 12 jari dengan gejala-gejala seperti mual, kembung dan perasaan penuh pada lambung.


Dosis:

Dewasa: 1 – 2 tablet atau 5-10 mL suspensi, 3 – 4x/hari.

Anak usia 6 – 12 th: 1/2  – 1 tablet atau 2,5 – 5 mL suspensi , 3 – 4 x/hari.

Diberikan 1 – 2 jam setelah makan dan menjelang tidur. Tablet kunyah harus dikunyah dulu sebelum ditelan.


Kontra Indikasi:

Penderita yang hipersensitif terhadap Al, Mg, dimethyl polysiloxane.


Peringatan dan Perhatian:

Pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal dapat menyebabkan hipermagnesemia.

Penggunaan lebih dari 2 minggu dapat menimbulkan ketergantungan fungsi lambung.

Dapat mengganggu absorpsi tetracycline dan cimetidine per oral.  Harus diberikan dengan interval 2 jam.

Tidak dianjurkan untuk anak dibawah usia 6 tahun..


Efek Samping:

Mual, muntah, konstipasi, diare. Gejala-gejala  akan hilang bila pemakaian obat dihentikan.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *