Tanda-tanda Kekurangan Vitamin E dan Metode Tepat Mengatasinya

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Info > Tanda-tanda Kekurangan Vitamin E dan Metode Tepat Mengatasinya

Vitamin E merupakan vitamin yang bekerja serupa antioksidan yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat. Vitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak dan banyak dijumpai pada beberapa jenis bahan makanan. Kekurangan vitamin E menyebabkan penderitanya mengalami kondisi berikut ini:

  • Kesulitan dalam berjalan atau koordinasi tubuh,
  • Nyeri otot atau lemas,
  • Gangguan penglihatan,
  • Gejala-gejala lain yang dirasakan tidak enak pada tubuh.

Jika Anda mengalami kondisi kondisi seperti di atas maka segeralah berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu. Jangan sembarangan mengkonsumsi suplemen karena bisa berakibat komplikasi, jadi cara yang terbaik adalah dengan memakan makanan yang mengandung vitamin E.

Bahan makanan bervitamin E

Anda dapat menjumpai vitamin E pada beberapa bahan makanan berikut ini:

  • Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti almond, biji bunga matahari kacang tanah dan selai kacang tanah
  • Gandum
  • Minyak nabati seperti zaitun dan bunga matahari
  • Daun sayur-sayuran
  • Telur
  • Sereal yang difortifikasi
  • Kiwi
  • Mangga.

Penggunaan suplemen vitamin E

Meskipun mengkonsumsi suplemen merupakan cara yang banyak digunakan orang untuk menambah asupan vitamin dan mineral, Anda harus berhati-hati mengkonsumsi vitamin E yang berbentuk suplemen karena bisa jadi akan berinteraksi atau mempengaruhi obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi.

Berikut adalah beberapa jenis obat-obatan yang bisa terpengaruh akibat konsumsi suplemen vitamin E

Dimungkinkan vitamin E yang ada dalam suplemen merupakan tipe vitamin E yang berbeda padahal tubuh Anda mungkin membutuhkan vitamin E dalam tipe yang lain yang ada pada bahan makanan tertentu. Oleh sebab itu cara yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan vitamin E adalah melalui konsumsi bahan makanan yang mengandung vitamin E dan bukan melalui vitamin E yang didapat dari suplemen.

Beberapa produk suplemen vitamin E mengandung vitamin E dalam jumlah yang berlebihan dari apa yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal ini akan menyebabkan efek samping dan bisa juga menyebabkan komplikasi tertentu.

Berapa jumlah vitamin E yang Anda perlukan?

  • Dewasa dan anak-anak usia 14 tahun atau lebih membutuhkan 15 mg vitamin E per hari.
  • Anak-anak di bawah usia 14 tahun membutuhkan dosis vitamin E dalam jumlah yang lebih rendah yaitu:
    • Usia 1 sampai 3 tahun 6 mg perhari
    • Usia 4 sampai 8 tahun 7 mg perhari
    • Usia 9 sampai 13 tahun 11 mg perhari,
  • Wanita yang sedang menyusui harus mendapatkan sekira 19 mg vitamin E per hari.

Dengan mengombinasikan beberapa bahan makanan berikut ini akan membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan vitamin E dalam satu hari:

  • Mengkonsumsi 1 ons biji bunga matahari mengandung sekitar 7,4 mg vitamin E
  • 2 sendok makan selai kacang tanah mengandung 2,9 mg vitamin E
  • setengah cup bayam mengandung 1,9 mg vitamin E

Apa akibatnya jika Anda kekurangan vitamin E?

Kekurangan vitamin E akan mengakibatkan kondisi tubuh menjadi menurun tubuh akan kehilangan kemampuan untuk menyerap lemak termasuk nutrisi-nutrisi yang seharusnya bisa larut dalam lemak. Berikut adalah kondisi buruk yang bisa terjadi jika Anda kekurangan vitamin E:

Pada beberapa kasus, kekurangan vitamin E akan mengakibatkan kondisi genetik yang jarang seperti ataksia kondisi ini merupakan kondisi neurologikal yang berpengaruh pada kontrol otot dan koordinasi. Hal ini dapat terjadi pada anak-anak antara usia 5 sampai 15 tahun.

Konsultasi ke dokter jika Anda menemukan gejala yang berhubungan dengan kondisi kekurangan vitamin E dokter menentukan terapi yang terbaik untuk kondisi Anda. Biasanya perubahan pola makan merupakan treatment yang pertama dianjurkan. Setelahnya doter mungkin akan menentukan suplemen atau cairan vitamin E tertentu yang tepat untuk Anda.

Jangan terlambat berkonsultais dengan dokter, karena jika terlambat diatasi, kondisi kekurangan/defisiensi vitamin E bisa semakin memburuk dan akan menyebabkan komplikasi penyakit lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *