Tanda / Gejala Alergi Obat dan Pencegahannya

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Info > Tanda / Gejala Alergi Obat dan Pencegahannya

Hampir setiap obat dapat menimbulkan reaksi buruk pada sebagian orang. Reaksi terhadap sebagian besar obat boleh dikatakan jarang terjadi. Reaksi itu bisa beragam, mulai dari sekadar mengganggu hingga mengancam nyawa. Sebagian reaksi (seperti ruam-ruam) merupakan reaksi alergi sejati. Namun sebagian besar reaksi merupakan efek sampingan obat tertentu, yang cirinya adalah rasa kering di mulut atau kelelahan. Sedangkan sebagian lagi merupakan efek keracunan obat, seperti kerusakan hati. Sedangkan reaksi lainnya belum begitu diketahui. Dokter Anda akan menentukan sifat reaksi itu dan tindakan apa yang dilakukan untuk itu.

Penisilin dan “kerabatnya” adalah obat yang paling banyak menimbulkan reaksi alergi terhadap obat, dari ruam-ruam ringan hingga bintik-bintik merah perih sampai anafilaksis langsung. Namun, kebanyakan reaksi cuma berupa ruam-ruam kecil.

Jenis obat yang memiliki kecenderungan paling besar menimbulkan reaksi alergi adalah jenis sulfa, barbiturat, antikonvulsi, insulin dan anestesi lokal. Semua itu merupakan obat umum, yang manjur dan bermanfaat. Namun, reaksi alergi itu timbul hanya pada beberapa orang. Apabila Anda mengkonsumsi salah satu obat tadi dan tidak mengalami masalah, jangan berhenti menggunakannya. Selain itu, zat-zat kontras yang digunakan pada studi sinar -X untuk membantu memperjelas organ penting yang mengandung yodium, juga dapat menimbulkan reaksi alergi.

Hampir sejuta orang Amerika, terutama orang dewasa, mengalami reaksi alergi terhadap obat umum, seperti aspirin. Meskipun itu bukan alergi sejati, tapi reaksinya menyerupai alergi sejati dan dapat bersifat serius.

Tanda dan gejala reaksi alergi terhadap obat mencakup hal-hal berikut:

  • Mengi dan kesulitan bernapas
  • Ruam-ruam, bintik-bintik merah perih, gatal-gatal
  • Shock

Pencegahan

  • Hindari obat-obatan yang menimbulkan reaksi alergi.
  • Kalau Anda sampai mengalami reaksi hebat, hafalkan nama-nama obat yang bersangkutan.
  • Kenakan gelang atau kalung sebagai peringatan obat untuk mengindikasikan alergi Anda.
  • Beritahukan pada dokter tentang kepekaan Anda pada obat tertentu, sebelum perawatan.
  • Laporkan kemungkinan reaksi alergi kepada dokter Anda. Reaksi alergi bisa timbul beberapa hari setelah berhenti minum obat.
  • Bawalah obat antihistamin bila jauh dari rumah.

Umumnya, reaksi alergi akibat obat, seperti ruam-ruam, gatal dan bintik-bintik merah perih, diobati dengan antihistamin atau, kadang-kadang, dengan kortison. Kebanyakan alergi obat tidak dapat disembuhkan, kecuali alergi terhadap penisilin. Dalam beberapa kasus, kepekaan terhadap penisilin dapat dikurangi sehingga orang yang bersangkutan memiliki toleransi terhadap obat itu. Dosis kecil obat untuk diberikan sedikit demi sedikit dengan jumlah yang makin lama makin besar bisa mengurangi kepekaan reaksi pertahanan tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *