Pengobatan HUNTINGTON

Tidak ada perawatan yang dapat mengatasi penyakit Huntington. Namun obat dapat mengurangi beberapa gejala gangguan gerakan dan kejiwaan. Berbagai intervensi dapat membantu seseorang beradaptasi dengan lingkungan dan kemampuannya selama beberapa waktu tertentu. Pengaturan obat mungkin perlu dilakukan, tergantung pada tujuan pengobatan secara keseluruhan. Obat-obatan untuk mengobati beberapa gejala dapat mengakibatkan efek samping yang memperburuk gejala lainnya. Oleh karena itu, tujuan dan rencana pengobatan harus secara rutin ditinjau dan diperbarui.

Obat untuk mengobati gangguan gerak meliputi

  1. Tetrabenazine (Xenazine) secara khusus disetujui oleh Food and Drug Administration untuk menekan gerakan menyentak dan menggeliat tak terkendali yang berhubungan dengan penyakit Huntington (disebut juga chorea).
    Efek sampingnya yang serius adalah risiko memicu depresi atau kondisi kejiwaan lainnya. Efek samping lain yang mungkin timbul adalah; insomnia, mengantuk, mual dan gelisah.
  2. Obat antipsikotik seperti; haloperidol (Haldol) dan clozapine (Clozaril) memiliki efek samping menekan gerakan sehingga mungkin bermanfaat dalam mengobati chorea. Namun, obat ini dapat memperburuk kontraksi dan kekakuan otot.
  3. Obat lain yang dapat membantu menekan chorea dan kekakuan otot termasuk obat-obatan anti kejang seperti clonazepam (Klonopin) dan obat anti cemas seperti diazepam (Valium). Obat-obat ini dapat secara signifikan mengubah kesadaran, namun berisiko tinggi menjadi ketergantungan dan disalahgunakan.

Obat-obatan untuk gangguan kejiwaan

  1. Antidepresan termasuk obat-obatan seperti escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac, Sarafem) dan sertraline (Zoloft). Obat ini juga dapat mengobati obsesif-kompulsif. Efek sampingnya: mual, diare, insomnia, dan masalah seksual.
  2. Obat-obatan antipsikotik dapat menekan ledakan kekerasan, agitasi dan gejala gangguan mood atau psikosis.
  3. Obat penstabil mood, dapat membantu mencegah naik turunnya suasana hati terkait dengan gangguan bipolar. Obat ini antara lain; lithium (Lithobid) dan antikonvulsan seperti asam valproat (Depakene), divalproex (Depakote) dan lamotrigin (Lamictal). Efek samping yang umum adalah penambahan berat badan, tremor dan masalah pencernaan. Tes darah periodik diperlukan untuk menggunakan lithium karena dapat menyebabkan masalah tiroid dan ginjal.

Psikoterapi

Seorang psikoterapis atau psikolog dapat memberikan terapi bicara untuk membantu mengelola masalah perilaku, mengembangkan strategi pemecahan masalah, mengelola harapan selama perkembangan penyakit dan memfasilitasi komunikasi yang efektif antara anggota keluarga.

Terapi wicara

Penyakit Huntington secara signifikan dapat mengganggu kendali otot-otot mulut dan tenggorokan yang sangat penting untuk berbicara, makan dan menelan. Seorang terapis bicara dapat membantu meningkatkan kemampuan berbicara atau mengajari menggunakan perangkat komunikasi seperti; papan yang ditutupi dengan gambar aktivitas dan benda-benda sehari-hari. Terapis juga dapat membantu mengatasi masalah otot yang digunakan untuk makan dan menelan.

Terapi Fisik

Seorang terapis fisik dapat mengajarkan latihan yang tepat dan aman untuk meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, keseimbangan dan koordinasi. Latihan ini dapat membantu menjaga mobilitas selama mungkin dan dapat mengurangi risiko jatuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *