Pada Pria, Konsumsi Gula Berlebih Menyebabkan Gangguan Jiwa

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Kejiwaan > Pada Pria, Konsumsi Gula Berlebih Menyebabkan Gangguan Jiwa

Konsumsi gula berlebih ternyata tidak hanya buruk bagi gigi dan berat badan tapi ternyata juga bisa berakibat buruk pada kesehatan jiwa pria. Itulah yang yang didapatkan dari hasil penelitian terbaru.

Seperti dikutip dari medicalnewstoday, Sabtu (29/07/2017), Peneliti menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi gula lebih dari 67 gram per hari, baik itu dari makanan dan minuman manis, akan lebih mudah terkena ansietas, depresi dan gangguan mental lainnya setelah 5 tahun, jika dibandingkan dengan pria yang konsumsi gulanya lebih rendah.

Di Amerika, penggunaan gula dalam produk makanan dan minuman dibatasi harus tidak lebih dari 10 persen dari total kalori harian untuk anak dan dewasa. Menurut CDC (Center for Disease Control and Prevention), orang dewasa usia 20 tahun ke atas mengkonsumsi sekira 13 persen dari total kalori harian yakni antara 2005-2010, kelebihan kalori yang harusnya 10 persen dari total kalori harian tadi didapatkan dari pertambahan gula yang berasal dari makanan dan minuman manis, kue, camilan, permen, es krim dan sebagainya.

Konsumsi terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko kesehatan seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kerusakan gigi. Penelitian sebelumnya juga mengindikasikan adanya hubungan antara konsumsi gula yang tinggi dengan peningkatan risiko depresi.

Knuppel dan tim menganalisa data dari Whitehall Study II, termasuk meneliti data 10.308 partisipan yang hampir 70 persennya pria berusia antara 35 dan 55 tahun. Selama lebih dari 22 tahun mengikuti perkembangan datanya, partisipan melengkapi kuisiner tentang makanan yang diberikan dalam empat waktu berbeda. Peneliti menggunakan informasi dari kuisioner itu untuk menghitung konsumsi gula dari 15 makanan manis dan minuman termasuk soda, kue, teh dan kopi. Partisipan juga melengkapi serangkaian kuisioner lainnya dan diwawancara pada banyak kesempatan selama waktu itu untuk mengidentifikasi partisipan yang mengalami peningkatan risiko gangguan jiwa seperti ansietas dan depresi.

Dibandingkan dengan pria yang konsumsi gula hariannya tidak lebih dari 39,5 gram per hari, pria yang konsumsi gula hariannya lebih dari 67 gram per hari berisiko 23 persen lebih tinggi mengalami gangguan jiwa 5 tahun kemudian. Temuan ini tetap valid meskipun ada faktor-faktor yang bisa mempengaruhi seperti sosiodemografi, faktor makanan lainnya, dan riwayat kesehatan pada partisipan.

Pengaruh konsumsi gula berlebih pada mental wanita belum diteliti. Pemimpin studi Anika Knuppel dari Institute of Epidemiology and Public Health di University College London melaporkan hasil penelitian ini di dalam jurnal Scientific Reports.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *