Nyeri Pre Menstrual Syndrome (PMS) Menjelang Haid / Menstruasi & Cara Mengatasinya

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Reproduksi > Nyeri Pre Menstrual Syndrome (PMS) Menjelang Haid / Menstruasi & Cara Mengatasinya

Sindrom pramenstruasi (Bahasa Inggris: pre menstrual syndrome, PMS) adalah kumpulan gejala fisik, psikologis, dan emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Biasanya wanita yang mengalami PMS akan merasa  nyeri / kram perut, sakit pinggul, tidak mood, dan kembung atau muntah menjelang haid

Sekira 80 hingga 95 persen perempuan pada usia melahirkan mengalami gejala-gejala pramenstruasi yang dapat mengganggu beberapa aspek dalam kehidupannya. Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara regular pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Hal ini dapat hilang begitu dimulainya pendarahan, namun dapat pula berlanjut setelahnya. Pada sekitar 14 persen perempuan antara usia 20 hingga 35 tahun, sindrom pramenstruasi dapat sangat hebat pengaruhnya sehingga mengharuskan mereka beristirahat dari sekolah atau kantornya.

Untuk mencegah serangan PMS, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Batasi konsumsi makanan tinggi gula, tinggi garam, daging merah (sapi dan kambing), alkohol, kopi, teh, cokelat, serta minuman bersoda.
  • Kurangi rokok atau berhenti merokok.
  • Batasi konsumsi protein (sebaiknya sebanyak 1,5 gr/kg berat badan per orang).
  • Meningkatkan konsumsi ikan, ayam, kacang-kacangan, dan biji- bijian sebagai sumber protein.
  • Batasi konsumsi makanan produk susu dan olahannya (keju, es krim, dan lainnya) dan gunakan kedelai sebagai penggantinya.
  • Batasi konsumsi lemak dari bahan-bahan hewani dan lemak dari makanan yang digoreng.
  • Meningkatkan konsumsi sayuran hijau
  • Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung asam lemak esensial linoleat seperti minyak bunga matahari, minyak sayuran.
  • Konsumsi vitamin B kompleks terutama vitamin B6, vitamin E, kal­sium, magnesium juga omega-6 (asam linolenat gamma GLA).
  • Di samping diet, perhatikan pula hal-hal berikut ini untuk mencegah munculnya PMS:
    • Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur;
    • Menghindari dan mengatasi stres;
    • Menjaga berat badan. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko menderita PMS;
    • Catat jadwal siklus haid Anda serta kenali gejala PMS-nya;
    • Perhatikan pula apakah Anda sudah dapat mengatasi PMS pada siklus-siklus datang bulan berikutnya.

Semoga dengan mengetahui cara pencegahannya, PMS tidak akan terlalu terasa menyakitkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *