Mari Mengenal Apa itu OBESITAS ?

Obesitas dapat didefinisikan sebagai penyakit kronik, kompleks, dan multifaktorial yang berkembang dari interaksi genotip dengan lingkungan. Pemahaman klinis mengenai bagaimana dan mengapa obesitas terjadi masih belum pasti, namun diduga melibatkan keterkaitan antara faktor sosial, kebiasaan, kultural, psikologis, metabolik, dan genetik.

Istilah overweight (kelebihan berat badan) dan obesitas dikaitkan pada pengertian berat badan yang lebih besar dari berat badan yang dianggap sehat sesuai dengan tinggi badannya. Istilah ini juga mengidentifikasi kisaran berat badan yang menunjukkan pening katan risiko munculnya sejumlah penyakit dan masalah kesehatan lainnya.

Klasifikasi IMT (Indeks Masa Tubuh)

  • < 18,5 = Underweight
  • 18,5–24,9 = Normal weight
  • 25,0–29,9 = Overweight
  • 30,0–39,9 = Obese
  • 40,0 atau lebih = Extreme obesity

Pada orang dewasa, overweight dan obesitas ditentukan dengan menggunakan perhitungan berat badan dan tinggi badan yang disebut dengan indeks masa tubuh (IMT). IMT digunakan karena pada kebanyakan orang, IMT berkorelasi dengan jumlah lemak tubuh. Nilai IMT diperoleh dengan mengkalkulasi berat badan (kg) dibagi tinggi badan kuadrat (M) (Tabel). Penting diingat bahwa walaupun IMT berkorelasi dengan jumlah lemak tubuh, IMT tidak secara langsung mengukur lemak tubuh. Beberapa orang, seperti atlet, dapat memiliki IMT yang overweight, meskipun mereka tidak memiliki lemak tubuh yang berlebihan. Berat tubuh mereka berasal dari otot, tulang, lemak, dan/atau cairan tubuh. Metode lain untuk mengestimasi lemak tubuh dan distribusi lemak tubuh meliputi pemeriksaan ketebalan lipatan kulit dan lingkar perut, perhitungan rasio lingkar perut, lingkar pinggang, dan teknik-teknik seperti USG, CT scan, dan MRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *