Manfaat dan sumber vitamin E

FARMASI-ID.COM > Penyakit | Farmasi-id.com > Info > Manfaat dan sumber vitamin E

By | 29/01/2019

[xyz-ips snippet="rdh"]

Manfaat vitamin E yaitu sebagai pelindung tubuh terhadap racun seperti polusi udara, selain itu juga dapat meringankan sindrom pramenstruasi (PMS), gangguan mata seperti katarak, penyakit saraf contohnya penyakit Alzheimer, dan diabetes.

Vitamin E merupakan istilah generik dari zat “tokoferol” yaitu vitamin larut lemak –fat soluble– yang secara alami terdapat di berbagai makanan, seperti minyak sayur, sereal, daging, unggas, telur, buah-buahan, sayuran, dan minyak gandum (lebih lengkap silahkan baca: Sumber Vitamin E). Juga tersedia dalam bentuk suplemen yang siap konsumsi.

Banyaknya manfaat atau fungsi vitamin E tersebut karena ia mengandung zat yang disebut sebagai antioksidan yang fungsi nya menangkal radikal bebas. Seperti kita ketahui radikal bebas sangat merugikan sel tubuh karena sifatnya yang merusak, sehingga memudahkan seseorang terkena penyakit serta mempercepat penuaan. Oleh karena itu imunitas akan meningkat dan tubuh akan lebih sehat ketika kebutuhan vitamin E terpenuhi.

Secara lebih lengkap, inilah berbagai manfaat vitamin E :

  • Pada Jantung dan Pembuluh Darah Vitamin E bermanfaat untuk mengobati dan mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah termasuk pengerasan arteri, serangan jantung, nyeri dada (angina pektoris), sakit kaki karena penyumbatan pembuluh darah, dan tekanan darah tinggi. Karena Vitamin E dapat mengencerkan darah dalam arti kata mencegah penggumpalan platelet dan menjaga sirkulasi darah tetap lancar.
  • Mengobati diabetes dan komplikasinya.
  • Mencegah kanker, terutama paru-paru dan kanker mulut pada perokok, kanker dan polip kolorektal serta lambung, kanker prostat, dan kanker pankreas.
  • Terkadang vitamin E juga digunakan untuk mengurangi efek berbahaya dari pengobatan medis seperti dialisis dan radiasi
  • Mengurangi efek samping obat-obatan termasuk obat kemoterapi untuk kanker seperti rambut rontok pada orang yang memakai doxorubicin dan kerusakan paru-paru pada orang yang memakai amiodaron.
  • Pada Otak dan sistem saraf, vitamin E bermanfaat untuk mencegah dan meringankan penyakit Alzheimer dan demensia lainnya, penyakit
  • Parkinson, epilepsi, tentunya ketika digunakan bersama dengan obat lainnya. Vitamin E juga digunakan untuk chorea Huntington, dan gangguan lain yang melibatkan saraf dan otot.
  • Manfaat vitamin E pada wanita juga banyak, antara lain mencegah komplikasi pada akhir kehamilan karena tingginya tekanan darah (pre-eklampsia), sindrom pramenstruasi (PMS), disminore (menstruasi sakit), sindrom menopause, hot flashes terkait dengan kanker payudara, dan kista payudara.
  • Vitamin E juga bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan fisik, meningkatkan energi, mengurangi kerusakan otot setelah latihan , dan meningkatkan kekuatan otot.
  • Vitamin E juga membantu mengobati dan mencegah katarak , asma, infeksi pernafasan, penuaan kulit, sunburns, gangguan kulit, cystic fibrosis, infertilitas , impotensi, tukak lambung, untuk penyakit warisan tertentu dan untuk mencegah alergi.
Manfaat Vitamin E pada kulit

Manfaat vitamin E yang cukup populer yaitu bermanfaat untuk perawatan kulit dan rambut (kecantikan). Dengan sifat antioksidan yang dimilikinya, vitamin E akan meningkatkan sirkulasi darah pada kulit dan kepala. Disamping itu Vitamin E juga membantu meringankan kerusakan dan memperkuat dinding kapiler pembuluh darah.

Dalam aplikasinya untuk kulit, vitamin E tersedia dalam sediaan minyak yang dapat dioles. Manfaat utama minyak vitamin E untuk kulit yaitu untuk pemulihan sel kulit yang mati akibat sengatan matahari dan alinnya.
Manfaat lain dari minyak vitamin E antara lain untuk mengobati luka, jerawat, dan kulit keriput karena mempercepat regenerasi sel. Dengan demikian, vitamin E memiliki efek anti-penuaan (anti-aging), yang membuat kulit terlihat lebih muda.

Minyak vitamin E membantu mempertahankan kadar air alami pada kulit, sehingga membuat kulit kering kusam terlihat lebih sehat dan segar.

Sumber vitamin E
Bayam

Sayuran yang satu ini sangat familiar di masyarakat kita selain mudah didapat harganya pun tergolong murah. Tapi tahukah anda ternyata bayam juga mengandung vitamin E, yaitu sebanyak 3,7mg dalam secangkir bayam yang dimasak (180 gram).

Brokoli

Brokoli juga demikian, sayuran ini menjadi sumber vitamin E, karena dalam secangkir brokoli yang dimasak (cincang – 156gram) memiliki 2,3 mg vitamin E.

Sawi

Jangan anggap remeh sayuran yang satu ini, sawi biasanya kita temui sebagai campuran mi ayam ataupun mie instan. selain rasanya yang enak, ternyata sawi juga mengandung vitamin E yang diyakini memiliki antioksidan sebagai penangkal radikal bebas.

Wortel

Selain kaya akan vitamin A, ternyata di dalam wortel ukuran sedang (46 gram) mengandung tokoferol sebanyak 0,5 mg.

Kecambah atau Tauge (toge)

Kecambah dipercaya kaya akan vitamin E, sehingga tidak salah ketika beredar pemahaman bahwa tauge atau kecambah ini baik untuk kesuburan serta banyak manfaat lainnya.

Buah Alpukat

Buah alpukat yang sangat enak dibikin jus ini ternyata banyak manfaatnya. Setengah buah alpukat mengandung 2,1 mg vitamin E dan 161 kalori.

Tomat

Buah tomat selain mengandung vitamin C, juga menjadi sumber vitamin E. Tomat berukuran sedang (123 gram) mengandung vitamin E sebanyak 0,75 mg. Seperempat cangkir pasta tomat memiliki 2,8 mg vitamin E, 664 mg kalium, dan 34 mg likopen, dan Setengah cangkir saus tomat mengandung 2,5 mg vitamin E.

Buah Mangga

Kita memang tidak selalu bisa mendapatkan mangga, buah musiman yang satu ini juga bisa diandalkan sebagai sumber vitamin E, dalam buah mangga ukuran sedang (207 gram tanpa biji) mengandung vitamin E sebanyak 2.3 mg.

Lebih lanjut, silahkan baca juga: 10 Daftar Buah yang Mengandung Vitamin E Terbanyak

Makanan lainnya
  • Biji bunga matahari (kuwaci) tanpa kulit 60 mL (¼ cangkir) mengandung 8-13 mg vitamin E.
  • Kacang tanah, tanpa kulit : 60 mL (¼ cangkir) mengandung vitamin E sebanyak 3 mg.
  • Telur : 2 butir telur ayam ukuran besar dan matang mengandung vitamin E sebanyak 2-3 mg.
  • Belut matang seberat 75 g (2 ½ oz) mengandung 4 mg vitamin E.
  • Daging (termasuk daging ayam) dalam 75 gram mengandung 1,5 – 3 mg tokoferol.
  • Minyak sayur (gandum) sebanyak 5ml (1 sdt) mengandung 7mg tokoferol.

Mungkin masih banyak makanan lainnya yang mengandung vitamin E namun itulah sumber yang terbanyak dan mudah didapat, oleh karena itu jangan lewatkan dalam menu harian Anda ya.

[lmt-post-modified-info] Category: Info [xyz-ips snippet="rdg"] Tags: