Jantung Berdebar-debar? Berikut Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Peredaran darah > Jantung Berdebar-debar? Berikut Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Anda pernah merasakan jantung Anda berdebar-debar lebih kencang dan lebih cepat dari biasanya? Mungkin Anda Jika Anda merasakan hal tersebut kemungkinan Anda terkena heart palpitations atau jantung berdebar-debar hal ini bisa terjadi dalam durasi beberapa detik saat Anda sedang berdiri, duduk, berbaring, dan sebagainya.

Untungnya tidak semua gejala jantung berdebar-debar berhubungan dengan penyakit jantung. Terkadang jantung berdebar disebabkan oleh Anda terlalu bekerja keras, stres, sakit, dehidrasi dan olahraga. Berikut adalah beberapa sebab jantung berdebar-debar:

Berikut adalah 6 cara yang dapat Anda lakukan di rumah untuk meredakan jantung berdebar.

1. Mencoba melakukan teknik relaksasi

Stres dapat memicu terjadinya jantung berdebar hal itu disebabkan karena stress dapat membuat kadar adrenalin di dalam tubuh meningkat dengan cepat. Dengan mengatasi stress melalui relaksasi hal itu dapat membuat kondisi jantung berdebar menjadi membaik. Teknik relaksasi yang bisa digunakan seperti meditasi dan yoga. Cobalah untuk duduk bersila dan bernafaslah dengan perlahan melalui hidung dan keluarkan melalui mulut ulangi sampai Anda merasakan ketenangan. Anda harus fokus dan relaksasi sepanjang hari dan tidak hanya pada saat jantung berdebar saja.

Berhenti dan ambil nafas dalam-dalam setiap 1 sampai 2 jam untuk membantu menenangkan pikiran dan membuat Anda tetap tenang. Menjaga level umum stres tetap rendah dapat membantu mencegah terjadinya peningkatan denyut jantung dan menurunkan kecepatan denyut jantung.

2. Lakukan manuver vagal

Saraf vagal mempunyai banyak fungsi termasuk menghubungkan otak dengan jantung. Manuver vagal akan enstimulasi saraf vagus dan membantu menormalkan denyut jantung yang cepat. Anda dapat menstimulasi saraf vagus di rumah tetapi Anda harus mendapatkan persetujuan dari dokter terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa cara untuk menstimulasi saraf.

Ambil shower dan nyalakan air dingin Arahkan pada wajah Anda dan gunakan handuk dingin atau kantung es ke wajah Anda 20-30 detik. Rasa terkejut terhadap air dingin akan menstimulasi saraf.

Tahan nafas Anda seperti ketika Anda sedang buang air besar. Untuk hasil yang terbaik mintalah petunjuk dokter Bagaimana cara melakukannya dengan benar.

3. Minum air

Dehidrasi dapat menyebabkan jantung berdebar hal itu disebabkan karena darah mengandung air. Jadi ketika Anda mengalami dehidrasi, darah Anda akan menjadi lebih kental. Darah yang kental akan menyebabkan jantung bekerja lebih berat untuk mengalirkan darah menuju ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Itu dapat meningkatkan kecepatan denyut jantung dan potensi terjadinya jantung berdebar. Jika Anda merasakan denyut jantung meningkat, minumlah segelas air. Jika Anda melihat bahwa warna urine menjadi kuning gelap minumlah banyak air.

4. Menyeimbangkan kadar elektrolit

Elektrolit dapat memindahkan sinyal elektrik di dalam tubuh. Sinyal elektrik sangat penting agar jantung dapat bekerja dengan baik. Beberapa elektrolit dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung seperti potasium, kalsium, magnesium, sodium. Banyak dari elektrolit elektrolit tersebut didapat dari makanan sehari-hari, alpukat, pisang, kentang manis, dan bayam sebagai sumber potasium yang baik. Untuk meningkatkan konsumsi kalsium, makanlah sayur-sayuran berdaun hijau gelap dan produk-produk yang terbuat dari susu. Selain kacang-kacangan dan ikan, Ssayuran dengan warna daun hijau gelap merupakan sumber magnesium yang bagus. Kebanyakan sodium ditemukan pada makanan kemasan seperti daging deli dan sup kalengan.

Suplemen akan membantu menjaga keseimbangan elektrolit namun konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen apapun. Terlalu banyak elektrolit juga dapat mengakibatkan masalah. Jika terjadi ketidakseimbangan elektrolit dokter biasanya akan melakukan tes terhadap urin dan darah Anda.

5. Hindari konsumsi produk stimulan

Ada banyak substansi yang bisa menyebabkan denyut jantung menjadi meningkat cepat dengan menghindari hal-hal Berikut ini akan menurunkan denyut jantung bahkan menghentikan gejalanya berikut adalah beberapa substansi yang bisa dihindari:

  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein
  • Produk-produk tembakau seperti rokok dan mariyuana
  • Konsumsi alkohol
  • Konsumsi obat batuk dan pilek
  • Obat penekan nafsu makan
  • Obat gangguan jiwa
  • Obat tekanan darah tinggi
  • Obat-obatan terlarang seperti kokain atau metamfetamin

Kondisi jantung berdebar bisa berbeda antara individu satu dengan individu yang lain pastikan Anda tahu mana yang menyebabkan denyut jantung meningkat. Jika memungkinkan hindari menggunakan substansi-substansi seperti di atas yang mungkin menyebabkan gejala jantung berdebar. Bicarakan dengan dokter jika ada obat-obatan tertentu yang sedang Anda gunakan sebagai terapi pengobatan ternyata menimbulkan jantung berdebar-debar.

6. Perawatan tambahan

Pada banyak kasus jantung berdebar tidak diperlukan terapi khusus Anda dituntut untuk lebih perhatian saat mengalami jantung berdebar dan sebisa mungkin hindari segala hal yang menyebabkan jantung Anda berdebar-debar seperti melakukan aktivitas tertentu, makan makanan tertentu, atau apapun yang dapat menyebabkan munculnya gejala tersebut. Tulis segala sesuatu tentang hal tersebut agar dapat diidentifikasi mana sebenarnya yang menjadi pemicunya hal ini sangat berguna ketika Anda mengalami jantung berdebar di kemudian hari dan jika suatu saat ingin berkonsultasi dengan dokter, Anda tinggal membuka catatan itu.

Jika Anda berkonsultasi dengan dokter maka dokter akan mengidentifikasi dan memberikan terapi pengobatan yang diperlukan. Dokter akan melakukan tes diagnosa kemungkinan terjadinya penyakit jantung dan jika ditemukan kelainan maka dokter akan berfokus pada hal tersebut dan mengambil tindakan yang diperlukan seperti terapi pengobatan, operasi, implantasi atau penanaman alat seperti pacu jantung. Konsultasikan kepada dokter jika jantung Anda berdenyut lebih cepat dari biasanya, dokter akan mencari tahu apa penyebabnya. Ia akan mengecek kemungkinan terjadinya kelainan seperti takikardia atau hyperthyroidism dan sebagainya.

Kapan saatnya mencari pertolongan?

Jantung berdebar mempunyai risiko kecil terjadinya komplikasi kecuali jika disebabkan oleh penyakit jantung atau kelainan jantung. Jika disebabkan oleh kelainan jantung kemungkinan Anda akan mengalami pingsan yang disebabkan oleh tekanan darah yang turun dengan cepat, serangan jantung jika palpitasi atau jantung berdebar Anda disebabkan oleh aritmia dan ketidakefisiensian denyut jantung, stroke jika jantung berdebar Anda disebabkan oleh atrial fibrillation, gagal jantung jika jantung Anda tidak memompa darah dengan baik dalam jangka waktu lama.

Konsultasikan dengan dokter jika jantung berdebar Anda ada hubungannya dengan kelainan jantung atau kondisi kesehatan lainnya. Setelah mendapatkan persetujuan dari Anda, dokter biasanya akan menanyakan tentang riwayat kesehatan seperti gejala obat-obatan apa saja yang pernah dikonsumsi kemudian mereka akan memberikan latihan atau terapi olahraga apa yang sesuai. Sulit untuk menemukan apa penyebab pasti dari jantung berdebar, dokter akan melakukan tes lebih jauh dan mengarahkan Anda untuk berkonsultasi lebih jauh dengan dokter ahli jantung. Tes yang dilakukan untuk menentukan penyebab dari jantung berdebar seperti tes elektrokardiogram (EKG) yang mana Tes tersebut akan menunjukkan aktivitas elektrik di dalam jantung. Anda juga akan menjalani tes ekokardiogram yang mana itu merupakan tes ultrasound yang akan membantu dokter untuk memvisualisasikan perbedaan dari setiap bagian jantung. Pilihan lain juga akan melakukan tes stres, tes x-ray dan ambulatory cardiac monitor test. Pada beberapa kasus, dokter mungkin juga akan melakukan tes invasif atau pembedahan seperti Elektropsikologi atau cardiac catheterization.

Kebanyakan jantung berdebar tidak mengarah serius kecuali jika disebabkan oleh penyakit jantung. Pastikan Anda menyampaikan segala hal yang dialami kepada dokter untuk dapat diketahui sumbernya dengan pasti. Mencegah terjadinya hal tersebut akan membantu mengurangi kemungkinan terjadinya gejala serupa dikemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *