Hantavirus Pulmonary Syndrome (Sindrom Hantavirus Paru)


Sindrom hantavirus paru adalah penyakit menular yang ditandai dengan gejala seperti flu yang dapat berkembang dengan cepat hingga berpotensi mengancam jiwa akibat masalah pernapasan.

Beberapa jenis hantavirus dapat menyebabkan sindrom hantavirus paru. Virus ini dibawa oleh beberapa jenis hewan pengerat, terutama tikus. Anda dapat terinfeksi terutama karena menghirup udara yang terinfeksi hantavirus yang terkandung dalam urin dan kotoran tikus.

Karena pilihan pengobatan sangat terbatas, perlindungan terbaik terhadap sindrom hantavirus paru adalah untuk menghindari tikus dan habitatnya.

Gejala

Sindrom hantavirus paru dapat berkembang melalui dua tahap berbeda. Pada tahap pertama, anda mungkin mengalami seperti gejala flu yang mencakup:

  • Demam dan menggigil
  • Sakit kepala dan nyeri otot
  • Muntah, diare, atau sakit perut

Pada tahap awal, infeksi hantavirus sulit untuk dibedakan dari influenza, radang paru-paru, atau kondisi virus lainnya. Mereka biasanya berupa:

  • Batuk yang menghasilkan sekresi
  • Sesak napas
  • Cairan yang terakumulasi dalam paru-paru
  • Tekanan darah rendah
  • Mengurangi efisiensi jantung

Penyebab & Faktor Risiko

Setiap jenis hantavirus dibawa oleh jenis tikus yang berbeda pula. Tikus rusa adalah pembawa utama dari virus yang menyebabkan sindrom hantavirus paru di Amerika Utara. Pembawa hantavirus lainnya adalah tikus berekor putih, tikus kapas, dan tikus padi.

Rute utama penularan: Virus yang terhirup melalui udara

Hantavirus ditularkan kepada orang-orang terutama melalui “aerosolisasi” virus yang terkandung dalam urin, kotoran, atau air liur hewan yang terinfeksi. Aerosolisasi terjadi ketika virus menyebar ke udara, sehingga mudah terhirup ketika anda bernapas. Hal ini dapat terjadi (misalnya) ketika sapu yang digunakan untuk membersihkan kotoran tikus di loteng bersinggungan dengan partikel udara yang mengandung kotoran hantavirus, kemudian dengan mudah dapat terhirup oleh manusia.

Setelah anda menghirup hantavirus, virus tersebut berjalan menuju paru-paru dan mulai menyerang pembuluh darah kecil yang disebut kapiler, dan akhirnya menyebabkan kapiler menjadi bocor. Paru-paru anda kemudian dibanjiri cairan, yang dapat memicu salah satu masalah pernapasan yang terkait dengan sindrom hantavirus paru.

Transmisi dari orang ke orang

Jenis sindrom hantavirus paru versi Amerika Utara umumnya tidak menular dari satu orang ke orang lain. Namun, jenis hantavirus paru yang berasal dari Amerika Selatan dapat ditularkan dari orang ke orang.

Faktor risiko

Sindrom hantavirus paru yang paling umum di pedesaan Amerika Serikat bagian barat terjadi selama waktu-waktu musim semi dan musim panas. Sindrom hantavirus paru juga terjadi di Amerika Selatan dan Kanada. Hantavirus lainnya terjadi di Asia, di mana mereka dapat menyebabkan gangguan ginjal, bukan gangguan paru-paru.

Kesempatan untuk terinfeksi sindrom hantavirus paru akan lebih besar bagi orang-orang yang bekerja, tinggal, atau bermain di lingkungan dimana tikus hidup. Faktor-faktor dan kegiatan yang meningkatkan risiko di antaranya:

·      Membuka dan membersihkan bangunan yang lama tidak terpakai atau gudang

·      Membersihkan rumah, terutama daerah loteng atau daerah yang jarang dilewati

·   Memiliki pekerjaan yang melibatkan interaksi dengan hewan pengerat, seperti pekerjaan konstruksi, pertukangan, dan pengendalian hama

·      Kemping, hiking (naik gunung), atau berburu

Komplikasi

Sindrom hantavirus paru dapat dengan cepat mengancam jiwa pengidapnya. Karena paru-paru terisi dengan cairan, maka Anda akan menjadi semakin sulit untuk bernapas dari waktu ke waktu. Kemudian akan terjadi penurunan tekanan darah dan terjadi gagal organ, terutama jantung. Tingkat kematian untuk jenis sindrom hantavirus paru versi Amerika Utara menkapsulai lebih dari 30 persen.

Kapan Harus ke Dokter ?

Tanda-tanda dan gejala dari sindrom hantavirus paru dapat menjadi buruk secara tiba-tiba hingga mengancam jiwa. Jika Anda pernah berada/berinteraksi dengan tikus ataupun kotoran hewan pengerat lainnya dan memiliki tanda serta gejala demam, menggigil, nyeri otot, atau kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Pilihan pengobatan khusus untuk untuk sindrom hantavirus paru sangat terbatas. Akan tetapi, prognosis dapat membaik dengan penanganan awal, rawat inap, dan dukungan yang cukup untuk bernapas.

Terapi dukungan

Orang dengan kasus yang parah memerlukan perawatan segera di unit perawatan intensif. Bantuan pernapasan, baik melalui intubasi atau ventilasi mekanik dapat membantu pernapasan dan menangkal endema paru. Intubasi bekerja dengan menempatkan tabung pernapasan melalui mulut, hidung, atau trakea untuk membantu menjaga saluran udara terbuka dan berfungsi normal.

Oksigenasi darah

Dalam kasus yang sangat parah pada penderita penyakit paru, anda akan memerlukan metode yang disebut oksigenasi membrane extracorporeal untuk membantu memastikan anda mempertahankan pasokan oksigen yang cukup. Oksigenasi ini akan terus memompa darah melalui mesin yang menghilangkan karbon dioksida dan menambah oksigen. Darah yang telah beroksigen kemudian dikembalikan ke tubuh anda.

Pencegahan

Menjaga agar rumah dan tempat Anda terbebas dari tikus dapat membantu mengurangi infeksi hantavirus. Cobalah beberapa tip ini:

· Blok akses. Tikus dapat masuk melalui lubang sekecil seperempat inci (6 milimeter).  Tutup lubang dengan skrining kawat, logam, atau semen.

· Tutup tempat makanan. Mencuci piring dengan segera, menjaga kebersihan lemari dan lantai, dan menyimpan makanan – termasuk makanan hewan- pada kontainer yang tidak dapat dijangkau tikus. Gunakan pula tutup yang rapat untuk kaleng sampulah.

· Mengurangi barang-barang yang dapat dijadikan sarang. Bersihkan sikat, rumput, sampulah serta barang tak dipakai lainnya dari lokasi rumah/tempat kerja.

· Atur perangkap. Letakkan perangkap berpegas di pinggiran. Berhati-hatilah saat menggunakan racun-umpan perangkap, karena racun tersebut juga dapat membahayakan manusia dan hewan peliharaan.

Prosedur pembersihan yang aman

Siram tikus yang mati dan daerah di mana tikus ditemukan dengan menggunakan desinfektan, alkohol, atau pemutih. Hal ini ditujukan untuk membunuh virus dan membantu mencegah debu yang terdapat di udara menjadi terinfeksi. Setelah semuanya tersiram, gunakan handuk basah untuk mengambil bahan terkontaminasi. Kemudian pel dengan menggunakan lap/spons daerah yang terkontaminasi dengan desinfektan. Ambil pula tindakan pencegahan khusus, seperti memakai respirator ketika membersihkan bangunan dari tikus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *