Gejala asam urat (gout) yang sering terjadi dan pemeriksaan yang perlu dilakukan

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Gejala asam urat (gout) yang sering terjadi dan pemeriksaan yang perlu dilakukan

Gout adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh ketidaknormalan metabolisme asam urat, menyebabkan kadar asam urat dalam jaringan dan darah menjadi berlebihan. Akibat dari kadar asam urat yang tinggi tadi menyebabkan munculnya berbagai macam penyakit, seperti artritis gout (radang sendi) akut dan kronis, batu ginjal, dan deposit lokal asam urat (tophi) di kulit dan jaringan lain.

Gout dapat muncul sendiri (gout primer) dan dapat juga akibat penyakit atau gangguan medis lain, dan penggunaan obat tertentu (gout sekunder). Arthritis Gout atau Radang sendi karena asam urat akan memunculkan gejala sebagai berikut:

  • Nyeri dan panas;
  • Sendi merah;
  • Bengkak, terutama di kaki dan atau jempol kaki.

Arthritis gout dilaporkan menjadi penyebab utama radang sendi pada mereka yang berusia di atas 40 tahun. Hal ini diketahui melalui deteksi kristal asam urat pada sampel yang diambil dari cairan sendi.

Kristal-kristal asam urat dapat terus menumpuk dalam sendi dan jaringan di sekitarnya sehingga akan memicu serangan berulang dari peradangan sendi akut. Serangan arthritis gout berulang dapat menyebabkan sendi menjadi rusak dan menyebabkan arthritis kronis.

Asam urat berasal dari metabolisme makanan yang kita makan dan dari jaringan tubuh yang rusak selama pergantian sel yang normal.

Serangan Radang Sendi Asam Urat (GOUT)

Faktor genetik, jenis kelamin, dan nutrisi (alkoholisme, obesitas) merupakan faktor utama dalam pengembangan gout. Gejala yang sering terjadi yaitu sendi menjadi panas merah, bengkak. Sendi yang paling sering terkena yaitu di dasar jempol kaki di mana pembengkakan menyebabkan nyeri yang hebat, namun sendi yang lain juga bisa terkena seperti, sendi lutut, pergelangan kaki, dan sendi kecil dari tangan).

Arthritis gout akut yang terjadi di dasar jempol kaki disebut dengan podagra. Tanpa diberi pengobatan, serangan pertama dapat berhenti secara tiba-tiba setelah satu atau dua minggu. Meskipun rasa sakit dan bengkak benar-benar sudah hilang, arthritis gout akan kambuh kembali pada sendi yang sama atau di sendi lainnya. Seiring dengan berjalannya waktu, serangan arthritis gout bisa terjadi lebih sering dan mungkin akan bertahan lebih lama. Serangan pertama biasanya hanya melibatkan satu atau dua sendi, namun pada serangan berikutnya beberapa sendi dapat terserang bersamaan.

Penyakit batu ginjal akan lebih sering terjadi pada mereka yang menderita gout yang diakibatkan oleh penumpukan kristal asam urat di luar sendi. Kumpulan kristal asam urat ini disebut dengan tophi, dan dapat ditemukan pada daun telinga, siku, tendon Achilles (belakang pergelangan kaki), dan jaringan lain. Biasanya, tophi tidak menimbulkan rasa sakit.

Pemeriksaan Gout

Bagi Anda yang menderita gout maka sebagainya Anda melakukan pemeriksaan berikut ini:

Tes cairan sendi

Cairan sendi diambil menggunakan jarum, kemudian diperiksa dengan mikroskop untuk dilihat apakah di sana ada tanda-tanda kristal asam urat atau infeksi bakteri. Terkadang kristal lainnya dapat ditemukan dalam cairan sendi, seperti kalsium pirofosfat, disebut pseudogout (“mirip gout”).

Pemeriksaan Darah

Dokter kemungkinan akan merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan darah untuk meneliti jumlah sel, kadar asam urat, fungsi ginjal, dan sebagainya. Namun kadar asam urat yang ada dalam darah tidak dapat digunakan sebagai patokan untuk membuat diagnosis gout. Itu disebabkan karena asam urat dalam darah akan normal sekira 10% pada penderita gout bahkan selama serangan akut artritis gout. Selain itu, peningkatan kadar asam urat meningkat pada 5% -8% populasi umum, sehingga kadar asam urat yang lebih tinggi dari normal tidak selalu berarti gout dan belum tentu gout yang menyebabkan terjadinya radang sendi itu. Bahkan kadar asam urat akan menurun selama fase akut arthritis gout. Sehingga waktu yang tepat untuk mengukur kadar asam urat adalah setelah fase akut dari penyakit itu.

Rontgen

Perlu juga dilakukan pemeriksaan rontgen untuk melihat kerusakan sendi, terutama pada mereka yang memiliki riwayat gout berulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *