FOLIKULITIS

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > FOLIKULITIS


Folikulitis terjadi ketika folikel rambut menjadi terinfeksi, seringkali akibat Staphylococcus aureus atau bakteri lainnya. Variasi tertentu dari folikulitis juga dikenal sebagai folikulitis bak mandi air panas dan gatal tukang cukur. Infeksi yang berat dapat menyebabkan rambut rontok secara permanen dan jaringan parut, dan bahkan folikulitis ringan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan memalukan.

Infeksi biasanya muncul sebagai jerawat putih-kecil di sekitar satu atau lebih folikel rambut – yakni kantong kecil dari mana rambut mulai tumbuh. Keban

Tanda dan gejala folikulitis dapat bervariasi, tergantung pada jenis infeksi.

Folikulitis superficial (ringan), yang mempengaruhi bagian atas dari folikel rambut, dapat menyebabkan:

• Sekumpulan benjolan merah atau benjolan kecil berisi nanah yang berkembang di sekitar folikel rambut

• Lepuhan kulit yang berisi nanah yang pecah dan berkerak

• Kulit merah dan meradang

• Rasa gatal atau nyeri

Folikulitis yang parah muncul lebih dalam di sekitar kulit folikel rambut dan mempengaruhi seluruh bagian folikel rambut. Tanda dan gejalanya termasuk:

• Sebuah benjolan yang bengkak dan besar

• Lepuhan nanah yang pecah dan berkerak

• Nyeri

• Kemungkinan adanya bekas luka setelah infeksi berhasil diobati

Jenis folikulitis ringan

Jenis dari folikulitis ringan meliputi:

• Stafilokokus folliculitis. Jenis folikulitis umum ini ditandai dengan kulit putih yang gatal, benjolan berisi nanah yang bisa terjadi di mana saja pada tubuh anda di mana folikel rambut hadir. Ketika kondisi ini mempengaruhi daerah jenggot pria, maka hal tersebut disebut gatal tukang cukur. Hal ini terjadi ketika folikel rambut terinfeksi d bakteri Staphylococcus aureus. Meskipun bakteri  S. sureus hidup pada kulit anda sepanjang waktu, mereka umumnya menyebabkan masalah hanya ketika mereka memasuki tubuh melalui luka (misalnya). Luka ini dapat timbul akibat dari bercukur, menggaruk atau cedera pada kulit.

• Pseudomonas folikulitis (folikulitis bak mandi air panas). Bakteri pseudomonas menyebabkan bentuk folikulitis yang berkembang dalam berbagai kondisi lingkungan, termasuk bak mandi air panas di mana tingkat klorin dan pH tidak diatur dengan baik. Dalam waktu delapan jam hingga lima hari setelah terpapar oleh bakteri ini, biasanya akan muncul benjolan atau ruam merah, gatal, yang kemudian dapat berkembang menjadi lepuhan kecil yang berisi nanah (pustula).

• Pseudofolliculitis barbae. Kondisi ini adalah suatu peradangan pada folikel rambut di daerah jenggot. Pseudofolliculitis barbae mempengaruhi seseorang ketika rambut yang dicukur melengkung kembali ke dalam kulit. Hal ini menyebabkan peradangan dan, kadang-kadang, menimbulkan bekas luka gelap (bekas luka keloid) pada wajah dan leher.

  • Pityrosporum folliculitis. Pityrosporum folliculitis umum terjadi pada remaja dan pria dewasa, kondisi ini disebabkan oleh ragi dan menimbulkan pustula gatal berwarna merah – dan cenderung kronis= di bagian punggung serta dada atau kadang-kadang pada leher, bahu, lengan atas dan wajah.

Jenis folikulitis parah

Jenis folikulitis yang tergolong parah di antaranya:

  • Sycosis barbae. Hal ini terjadi pada pria yang mencukur jenggot/kumisnya sedangkan ia telah memiliki peradangan di seluruh bagian folikel rambut. Pustula kecil pada awalnya muncul di dagu, bibir atas dan rahang, kemudian menjadi merata ke seluruh bagian ketika kegiatan mencukur terus dilakukan. Sycosis barbae yang parah dapat menyebabkan jaringan parut.

Gram-negatif folliculitis. Kondisi ini kadang-kadang muncul ketika anda menerima pengobatan jangka panjang antibiotik untuk jerawat. Antibiotik mengubah keseimbangan normal bakteri dalam hidung, hingga menyebabkan pertumbuhan berlebih dari organisme berbahaya (bakteri gram negatif). Pada kebanyakan orang, hal ini tidak menimbulkan masalah, dan flora dalam hidung biasanya kembali hadir ketika penggunaan antibiotik telah dihentikan. Meskipun demikian, pada beberapa orang, bakteri gram negatif dapat menyebar dan menyebabkan lesi jerawat baru yang cukup parah.

• Boils (bisul) dan carbuncle (inas). Kondisi ini terjadi ketika folikel rambut menjadi sangat terinfeksi oleh bakteri Staph. Bisul biasanya muncul secara tiba-tiba dalam bentuk benjolan merah muda atau merah dan dapat menyakitkan. Kulit di sekitarnya juga biasanya menjadi menjadi merah dan bengkak. Benjolan kemudian diisi oleh nanah dan tumbuh lebih besar dan lebih menyakitkan hingga akhirnya pecah dan mengering. Bisul kecil biasanya sembuh tanpa menimbulkan bekas luka, tetapi bisul besar mungkin meninggalkan bekas luka. Carbuncle  adalah sekelompok bisul yang sering muncul di bagian belakang leher, bahu, punggung atau paha. Carbuncles menyebabkan infeksi lebih dalam dan lebih parah daripada bisul tunggal. Karena infeksinya cenderung lebih parah, mereka biasanya berkembang dan sembuh lebih lambat dan umumnya meninggalkan bekas luka.

• Eosinofilik folliculitis. Kondisi ini terlihat terutama pada orang dengan HIV, jenis folikulitis ini ditandai dengan bercak meradang, luka yang berisi nanah, terutama pada wajah dan kadang-kadang pada lengan belakang atau lengan bagian atas. Luka biasanya menyebar, mungkin menimbulkan gatal intens dan sering meninggalkan daerah bekas yang berwarna lebih gelap dari kulit normal (hiperpigmentasi) ketika mereka sembuh. Penyebab pasti eosinophilic folikulitis tidak diketahui, meskipun penyebabnya mungkin melibatkan jamur seperti ragi yang menyebabkan  Pityrosporum folliculitis.

yakan kasus folikulitis merupakan kasus yang ringan, dan mereka mungkin menimbulkan gatal, tetapi merekan juga bisa sangat menyakitkan. Folikulitis yang ringan seringkali membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari, tetapi folikulitis parah atau berulang mungkin memerlukan perawatan medis.

Gejala

Tanda dan gejala folikulitis dapat bervariasi, tergantung pada jenis infeksi.

Folikulitis superficial (ringan), yang mempengaruhi bagian atas dari folikel rambut, dapat menyebabkan:

• Sekumpulan benjolan merah atau benjolan kecil berisi nanah yang berkembang di sekitar folikel rambut

• Lepuhan kulit yang berisi nanah yang pecah dan berkerak

• Kulit merah dan meradang

• Rasa gatal atau nyeri

Folikulitis yang parah muncul lebih dalam di sekitar kulit folikel rambut dan mempengaruhi seluruh bagian folikel rambut. Tanda dan gejalanya termasuk:

• Sebuah benjolan yang bengkak dan besar

• Lepuhan nanah yang pecah dan berkerak

• Nyeri

• Kemungkinan adanya bekas luka setelah infeksi berhasil diobati

Jenis folikulitis ringan

Jenis dari folikulitis ringan meliputi:

• Stafilokokus folliculitis. Jenis folikulitis umum ini ditandai dengan kulit putih yang gatal, benjolan berisi nanah yang bisa terjadi di mana saja pada tubuh anda di mana folikel rambut hadir. Ketika kondisi ini mempengaruhi daerah jenggot pria, maka hal tersebut disebut gatal tukang cukur. Hal ini terjadi ketika folikel rambut terinfeksi d bakteri Staphylococcus aureus. Meskipun bakteri  S. sureus hidup pada kulit anda sepanjang waktu, mereka umumnya menyebabkan masalah hanya ketika mereka memasuki tubuh melalui luka (misalnya). Luka ini dapat timbul akibat dari bercukur, menggaruk atau cedera pada kulit.

• Pseudomonas folikulitis (folikulitis bak mandi air panas). Bakteri pseudomonas menyebabkan bentuk folikulitis yang berkembang dalam berbagai kondisi lingkungan, termasuk bak mandi air panas di mana tingkat klorin dan pH tidak diatur dengan baik. Dalam waktu delapan jam hingga lima hari setelah terpapar oleh bakteri ini, biasanya akan muncul benjolan atau ruam merah, gatal, yang kemudian dapat berkembang menjadi lepuhan kecil yang berisi nanah (pustula).

• Pseudofolliculitis barbae. Kondisi ini adalah suatu peradangan pada folikel rambut di daerah jenggot. Pseudofolliculitis barbae mempengaruhi seseorang ketika rambut yang dicukur melengkung kembali ke dalam kulit. Hal ini menyebabkan peradangan dan, kadang-kadang, menimbulkan bekas luka gelap (bekas luka keloid) pada wajah dan leher.

• Pityrosporum folliculitis. Pityrosporum folliculitis umum terjadi pada remaja dan pria dewasa, kondisi ini disebabkan oleh ragi dan menimbulkan pustula gatal berwarna merah – dan cenderung kronis= di bagian punggung serta dada atau kadang-kadang pada leher, bahu, lengan atas dan wajah.

Jenis folikulitis parah

Jenis folikulitis yang tergolong parah di antaranya:

• Sycosis barbae. Hal ini terjadi pada pria yang mencukur jenggot/kumisnya sedangkan ia telah memiliki peradangan di seluruh bagian folikel rambut. Pustula kecil pada awalnya muncul di dagu, bibir atas dan rahang, kemudian menjadi merata ke seluruh bagian ketika kegiatan mencukur terus dilakukan. Sycosis barbae yang parah dapat menyebabkan jaringan parut.

Gram-negatif folliculitis. Kondisi ini kadang-kadang muncul ketika anda menerima pengobatan jangka panjang antibiotik untuk jerawat. Antibiotik mengubah keseimbangan normal bakteri dalam hidung, hingga menyebabkan pertumbuhan berlebih dari organisme berbahaya (bakteri gram negatif). Pada kebanyakan orang, hal ini tidak menimbulkan masalah, dan flora dalam hidung biasanya kembali hadir ketika penggunaan antibiotik telah dihentikan. Meskipun demikian, pada beberapa orang, bakteri gram negatif dapat menyebar dan menyebabkan lesi jerawat baru yang cukup parah.

• Boils (bisul) dan carbuncle (inas). Kondisi ini terjadi ketika folikel rambut menjadi sangat terinfeksi oleh bakteri Staph. Bisul biasanya muncul secara tiba-tiba dalam bentuk benjolan merah muda atau merah dan dapat menyakitkan. Kulit di sekitarnya juga biasanya menjadi menjadi merah dan bengkak. Benjolan kemudian diisi oleh nanah dan tumbuh lebih besar dan lebih menyakitkan hingga akhirnya pecah dan mengering. Bisul kecil biasanya sembuh tanpa menimbulkan bekas luka, tetapi bisul besar mungkin meninggalkan bekas luka. Carbuncle  adalah sekelompok bisul yang sering muncul di bagian belakang leher, bahu, punggung atau paha. Carbuncles menyebabkan infeksi lebih dalam dan lebih parah daripada bisul tunggal. Karena infeksinya cenderung lebih parah, mereka biasanya berkembang dan sembuh lebih lambat dan umumnya meninggalkan bekas luka.

• Eosinofilik folliculitis. Kondisi ini terlihat terutama pada orang dengan HIV, jenis folikulitis ini ditandai dengan bercak meradang, luka yang berisi nanah, terutama pada wajah dan kadang-kadang pada lengan belakang atau lengan bagian atas. Luka biasanya menyebar, mungkin menimbulkan gatal intens dan sering meninggalkan daerah bekas yang berwarna lebih gelap dari kulit normal (hiperpigmentasi) ketika mereka sembuh. Penyebab pasti eosinophilic folikulitis tidak diketahui, meskipun penyebabnya mungkin melibatkan jamur seperti ragi yang menyebabkan  Pityrosporum folliculitis.

Penyebab & Faktor Risiko

Folikulitis adalah infeksi folikel rambut yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur. Penyebab paling umum dari folliculitis adalah bakteri Staphylococcus aureus.

Folikel terpadat ada pada kulit kepala anda, tetapi folliculitis dapat terjadi di mana saja pada tubuh anda, kecuali telapak tangan, telapak kaki, dan selaput lendir, seperti bibir. Jika folikel menjadi rusak, maka mereka akan rentan terhadap invasi.

Penyebab paling umum dari kerusakan folikel meliputi:

• Gesekan akibat mencukur atau menggunakan pakaian ketat

• Keringat berlebihan

• Kondisi kulit inflamasi, termasuk dermatitis dan jerawat

• Cedera pada kulit anda, seperti lecet atau luka bedah

• Penutup pada kulit anda, seperti perban plastik atau pita perekat

Faktor risiko

Siapapun dapat mengembangkan folikulitis, namun faktor-faktor tertentu membuat anda lebih rentan terhadap kondisi tersebut.

• Kondisi medis yang mengurangi resistensi anda terhadap infeksi seperti diabetes, leukemia kronis, transplantasi organ dan HIV / AIDS

• Sebuah kondisi kulit yang ada sebelumnya, seperti jerawat atau dermatitis

• Trauma pada kulit akibat cedera atau pembedahan

Terapi antibiotik jangka panjang untuk mengobati jerawat

• Terapi kortikosteroid topikal

• Folliculitis-obesitas lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan

Paparan jangka panjang terhadap pakaian yang dapat menyerap panas, seperti memakai sepatu bot tinggi

• Paparan terhadap air panas, seperti bak mandi air panas atau kolam renang air panas

Komplikasi

Kasus folikulitis ringan cenderung tidak menyebabkan komplikasi. Jika komplikasi pada kasus infeksi ringan, mereka mungkin berupa:

• Infeksi berulang atau menyebarkan

• Infeksi Staph pada kulit dalam bentuk yang besar dan gatal (plak)

Folikulitis parah dapat mencakup:

• Furunkulosis. Kondisi ini terjadi ketika sejumlah bisul berkembang di bawah kulit anda. Bisul biasanya muncul sebagai benjolan merah kecil tapi kemudian membesar  dan lebih menyakitkan karena mereka mengandung nanah.

• Jaringan parut. Folikulitis yang parah dapat meninggalkan bekas luka yang tebal (bekas luka hipertrofik atau keloid) atau bercak kulit yang berwarna lebih gelap dari kulit di sekitarnya.

• Penghancuran folikel rambut. Hal ini menyebabkan kerontokan rambut permanen.

Kapan Harus ke Dokter ?

Kasus folikulitis ringan seringkali dapat sembuh tanpa pengobatan apapun. Tetapi jika infeksi tidak membaik meskipun telah dilakukan perawatan rumah, tampulaknya menyebar, atau sering berulang, hubungi dokter atau dokter kulit anda. Anda mungkin perlu antibiotik atau obat antijamur untuk membantu mengatasi masalah ini.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Kasus folikulitis ringan kemungkinan akan sembuh dengan sendirinya. Kasus folikulitis yang persisten atau berulang mungkin memerlukan pengobatan. Terapi yang direkomendasikan dokter anda akan bergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi.

• Stafilokokus folliculitis. Dokter mungkin meresepkan antibiotik yang diterapkan pada kulit anda (topikal), atau antibiotic yang diambil melalui mulut (oral), ataupun keduanya. Dokter mungkin juga merekomendasikan untuk tidak mencukur daerah yang bermasalah sampai infeksi benar-benar sembuh. Jika anda harus mencukur, gunakan pisau cukur listrik atau pisau cukur bersih setiap waktu.

• Pseudomonas folikulitis (folikulitis bak mandi air panas). Kondisi ini jarang memerlukan pengobatan khusus, meskipun dokter mungkin meresepkan obat oral atau topikal untuk membantu meringankan gatal (anti-pruritus). Kasus pseudomonal folikulitis yang serius mungkin memerlukan antibiotik oral.

• Pseudofolliculitis barbae. Perawatan rumah biasa umumnya dapat mengatasi kondisi ini. Mencukur dengan pisau cukur listrik (yang tidak memotong rambut sedekat silet) dapat membantu. Jika anda menggunakan pisau, pijat daerah jenggot dengan waslap hangat, lembab atau spons wajah untuk mengangkat rambut sehingga mereka dapat lebih mudah dipotong. Gunakan gel cukur -bukannya krim, dan cukurlah ke arah pertumbuhan rambut. Setelah selesai, bilas dengan air hangat dan terapkan pelembab khusus.

• Pityrosporum folliculitis. Obat anti jamur topikal atau oral adalah perawatan yang paling efektif untuk jenis folliculitis ini. Karena kondisi sering ini kembali setelah anda melakukan pengobatan oral, dokter umumnya akan merekomendasikan penggunaan salep topikal tanpa batasan waktu. Antibiotik biasanya tidak membantu mengobati folikulitis Pityrosporum dan dapat menimbulkan infeksi yang lebih buruk karena keseimbangan normal bakteri pada kulit anda menjadi terganggu.

• Sycosis barbae. Dokter mungkin menyarankan kompres garam hangat dan antibiotik topikal atau, jika infeksinya lebih parah, antibiotik oral juga dapat digunakna.

• Gram-negatif folliculitis (bakteri gram negative). Meskipun jenis folikulitis ini dihasilkan dari jangka panjang terapi antibiotik untuk jerawat, biasanya gram-negatif-folikulitis dapat diobati dengan antibiotik topikal atau oral.

• Bisul dan carbuncle. Dokter mungkin berupaya untuk mengeringkan bisul atau carbuncle dengan membuat sayatan kecil. Tindakan ini biasanya mampulu mengurangi rasa sakit, mempercepat proses pemulihan dan membantu mengurangi bekas luka. Infeksi yang mendalam yang tidak dapat sepenuhnya dibersihkan dapat ditutup dengan kasa steril sehingga nanah dapat terus mengalir. Kadang-kadang, dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk membantu menyembuhkan infeksi berat atau berulang.

• Folliculitis eosinofilik. Sejumlah pengobatan dapat efektif, tetapi kortikosteroid topikal sering menjadi pilihan utama pengobatan. Dokter mungkin akan meresepkan penggunaan singkat dari kortikosteroid oral jika anda memiliki infeksi yang parah. Semua steroid dapat memiliki efek samping yang serius dan harus digunakan dalam waktu sesingkat mungkin. Jika anda hidup dengan HIV / AIDS dan memiliki folikulitis eosinofilik ringan, dokter mungkin meresepkan steroid topikal disertai dengan antihistamin oral.

Gaya Hidup & Pengobatan Rumah

Kasus folikulitis ringan seringkali dapat sembuh dengan baik hanya dengan perawatan di rumah. Saran-saran berikut ini dapat membantu meringankan ketidaknyamanan, mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi akibat penyebaran:

• Terapkan kain lap atau kompres yang hangat dan lembab ke daerah bermasalah selama beberapa kali sehari untuk menghilangkan ketidaknyamanan dan membantu mengeringkan daerah tersebut (jika terdapat nanah)

• Mencoba lotion oatmeal atau obat krim hidrokortison untuk membantu meringankan kulit gatal.

• Basuhlah kulit yang terinfeksi dua kali sehari dengan sabun antibakteri atau terapkan obat salep antibiotik. Gunakan kain lap yang bersih dan handuk untuk mengeringkan badan setiap kali anda mencuci.

• Hindari mencukur kulit yang teriritasi. Jika anda harus bercukur, gunakan pisau cukur listrik (bukan silet) dan terapkan lotion aftershave ketika anda selesai. Juga, cukurlah ke arah pertumbuhan rambut, bukan sebaliknya.

• Jangan berbagi handuk atau lap mandi, dan cucilah mereka dalam air panas bersabun setelah selesai digunakan. Cuci pakaian yang menutupi daerah bermasalah setelah selesai digunakan.

Terapi alternatif

Sebuah kompres basah yang terbuat dari cuka putih dapat membantu meredakan gejala folliculitis anda.

Pencegahan

Meskipun kita tidak dapat mencegah folikulitis, tindakan berikut ini mungkin akanmembantu:

• Hindari pakaian konstriktif. Pakaian ketat – terutama jeans dan pakaian atletik – mungkin gaya, tapi pastikan mereka tidak menimbulkan radang pada kulit anda.

• Bercukur dengan hati-hati. Gunakan pisau cukur listrik atau pisau baru setiap kali anda bercukur. Berhati-hatilah untuk menjaga daerah yang dicukur agar tetap bersih untuk menghindari luka dan torehan. Jika anda seorang wanita yang sering mengalami infeksi, anda mungkin akan mempertimbangkan untuk menggunakan obat perontok atau metode lain untuk hair removal.

• Menjaga kondisi kolam air panas. Jika anda memiliki bak mandi air panas, bersihkan secara teratur dan tambahkan klorin ketika direkomendasikan. Gunakan bak mandi komersial (publik) hanya jika anda yakin mereka terpelihara dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *