Fobia Lubang Kecil Mungkin Berhubungan dengan Ketakutan Berlebihan Pada Parasit dan Penyakit

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Kejiwaan > Fobia Lubang Kecil Mungkin Berhubungan dengan Ketakutan Berlebihan Pada Parasit dan Penyakit

Pernahkah Anda melihat bahwa ada orang yang takut dan tidak nyaman ketika melihat gambar kumpulan lubang-lubang atau pori-pori kecil atau mungkin juga hal-hal lainnya yang berbentuk lingkaran bulat dalam jumlah banyak, atau serangga dalam jumlah banyak? Ketakukan akan hal-hal tersebut dikenal dengan sebutan Trypophobia.

Dikutip dari medicalxpress, Rabu (12/07/2017), penderita trypophobia akan cenderung merasa tidak nyaman, takut, jijik, bahkan menghindari melihat gambar atau foto-foto dari lubang atau bulatan kecil-kecil karena jika memAndangnya mereka seolah-olah merasakan sesuatu yang sangat aneh, menakutkan, dan tidak menyenangkan. Bahkan itu bisa terjadi saat mereka melihat buih-buih sabun, buh teh, buih kopi, pori-pori spon, dan sebagainya.

Hal itu kemudian coba diteliti oleh psikolog di University of Kent. Menurut mereka trypophobia sangat berhubungan dengan ketakukan atau kegelisahan yang berlebihan terhadap parasit dan penyakit menular. Karena beberapa penyakit menular memiliki bentuk dan tAnda yang berbentuk bulatan.

Penelitian terbaru yang dipimpin oleh Tom Kupfer dari University’s School of Psychology mencatat bahwa memang banyak penyakit menular seperti campak, cacar, kudis, panu, dan sebagainya berbentuk bulan-bulat yang berkumpul pada satu kluster area tertentu pada kulit dan diyakini trypophobia berkaitan dengan gejala dan tAnda dari parasitisme dan penyakit menular itu.

Sebanyak 600 orang diteliti dalam penelitian ini yang terdiri dari 300 orang menderita trypophobia dan 300 orang lainnya tidak menderita trypophobia. Mereka kemudian diperlihatkan 16 gambar sungguhan yang memiliki lubang-lubang kecil. Delapan diantara gambar tersebut berhubungan dengan penyakit dan parasit, dan delapan lainnya tidak berhubungan dengan penyakit maupun parasit seperti lubang bor pada dinding, kompulan bunga teratai, dan sebagainya).

Hasilnya kedua kelompok relawan tadi, antara yang menderita trypophobia dengan yang tidak, sama-sama merasa tidak nyaman saat melihat gambar-gambar lingkaran kecil maupun obyek kecil dalam jumlah banyak pada delapan gambar yang berhubungan dengan penyakit dan parasit. Delapan gambar yang tidak berhubungan dengan penyakit, kelompok bukan penderita trypophobia menganggapnya sesuatu yang biasa, sedangkan bagi penderita trypophobia tetap merasa tidak nyaman saat melihatnya.

Temuan ini mendukung anggapan bahwa orang yang mengalami trypophobia memang mengalami respon berlebihan pada lubang-lubang kecil, sampai-sampai mereka takut pada buih-buih di dalam secangkir kopi. Hal itu berhubungan dengan perasaan jijik bahkan bisa sampai mual atau muntah. Bahkan ketika mereka melihat gambar lubang-lubang kecil, mereka merasa seperti gatal pada kulit, seolah-olah ada parasit yang menghinggapi kulit mereka.

Secara keseluruhan trypophobia memang dianggap sebagai rasa ketakutan dan ketidaknyamanan pada lubang-lubang kecil namun lebih tepatnya bisa dikatakan sebagai rasa jijik pada obyek-obyek melingkar kecil dan kasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *