Flu Singapura (Penyakit Tangan, Kaki, & Mulut)

FARMASI-ID.COM > Penyakit | Farmasi-id.com > Penyakit > Flu Singapura (Penyakit Tangan, Kaki, & Mulut)

By | 10/02/2015

Flu Singapura adalah istilah untuk penyakit yang secara medis disebut penyakit tangan, kaki, dan mulut (hand, foot and mouth disease/HFMD). Infeksi virus ini biasanya memengaruhi balita dan anak di bawah 10 tahun. Kebanyakan orang dewasa telah mengembangkan antibodi terhadap virus penyebabnya dari paparan di waktu kecil. Seperti flu lainnya, flu Singapura paling sering muncul di pergantian musim dan musim hujan.

Gejala

Gejala flu Singapura dimulai dengan demam, kurang nafsu makan, lesu, dan sakit tenggorokan. Sekitar 1-2 hari setelah demam dimulai, penderita akan mengembangkan luka yang perih di rongga mulut, lidah, gusi, atau bagian dalam pipinya. Ruam kulit juga berkembang di telapak tangan dan kaki, dan mungkin juga di lutut, siku, daerah genital dan pantatnya. Ruam yang tidak gatal ini berkembang sebagai bintik-bintik kemerahan kecil datar yang dapat berubah menjadi lepuhan menonjol.

Diagnosis

Diagnosis flu Singapura dapat dilakukan dengan melihat gejala dan mempertimbangkan umur pasien. Pemeriksaan lab untuk virus biasanya tidak diperlukan.

Prognosis

Pasien biasanya sembuh dengan baik dalam 7-10 hari. Pasien umumnya cenderung membaik dalam waktu 3-6 hari, ruam/lesi kulit dan mulut menghilang dalam waktu 7-10 hari.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang termasuk dalam genus Enterovirus, yang paling umum adalah virus coxsackie. Virus penyebab flu Singapura menular dari orang ke orang melalui sekresi hidung dan tenggorokan (air liur, dahak, atau ingus), cairan lepuhan, feses (tinjeksia). Penularan terjadi saat melakukan kontak tubuh, batuk atau bersin, menceboki penderita tanpa membersihkan tangan dengan benar, atau menyetuh benda-benda dan permukaan yang terkontaminasi.

Umumnya, pasien paling dapat menularkan virus pada minggu pertama sakit. Namun, pasien masih bisa menularkan virus setelah berhari-hari atau berminggu-minggu gejalanya hilang. Pasien juga dapat terinfeksi virus penyebab flu Singapura tanpa mengalami gejala apapun namun bisa menularkannya ke orang lain.

Komplikasi

Dalam kasus yang sangat jarang, flu Singapura dapat menyebabkan meningitis (radang selaput otak) atau ensefalitis (radang otak).


Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Tidak ada obat khusus untuk flu Singapura. Gejala penyakit dapat diringankan dengan pemberian obat penurun demam dan penghilang sakit (paracetamol) bila diperlukan. Jika pasien kesulitan atau tidak mau menelan cairan, infus diperlukan untuk menjaga hidrasi. Gunakan obat kumur atau semprotan untuk meringankan nyeri mulut. Lepuhan dan ruam akan menghilang sendiri tanpa pengobatan.

Pencegahan

Tidak ada vaksin untuk melindungi terhadap virus yang menyebabkan tangan, kaki, dan mulut. Anda dapat menurunkan risiko terinfeksi dengan:

  • Cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air, terutama setelah mengganti popok dan menceboki anak. Bersihkan permukaan perabotan, lantai dan barang-barang yang kotor, termasuk mainan, dengan desinfektan.
  • Hindari kontak dekat seperti mencium, memeluk, atau berbagi peralatan makan dan minum dengan pasien.
  • Anak yang sakit untuk tidak bersekolah atau bermain di luar rumah sampai sembuh.
  • Ajari anak etiket bersin, batuk dan membuang ingus yang benar (dengan tisu, tidak ke tangan).