Efek Stroke Terhadap Berbagai Fungsi Tubuh

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Saraf > Efek Stroke Terhadap Berbagai Fungsi Tubuh

Stroke terjadi saat darah yang membawa oksigen tidak mampu sampai di tempatnya di dalam otak. Jika hal ini terjadi walau hanya beberapa detik saja, otak menjadi kekurangan oksigen dan sel otak dapat rusak dan mati. stroke membutuhkan perawatan medis, jika tidak maka berpotensi mengakibatkan kematian dan berefek juga pada beberapa bagian tubuh bahkan setelah serangan stroke berakhir. Sangat dianjurkan bagi penderita Stroke untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin. Lama proses penyembuhannya tergantung pada seberapa besar area di dalam otak yang terkena stroke.

Sistem Pernapasan

Jika stroke terjadi pada otak yang mengontrol proses makan dan mengunyah maka Anda akan mengalami masalah pada fungsi tersebut ini disebut sebagai disfagia dan itu merupakan gejala umum yang mengikuti stroke bahkan terkadang meningkat Seiring berjalannya waktu. Jika otot dalam tenggorokan, lidah atau mulut tidak dapat mengarahkan makanan untuk turun melalui esofagus, makanan dan cairan dapat masuk ke saluran udara dan masuk ke dalam paru-paru ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi dan pneumonia.

Stroke dapat terjadi pada batang otak dimana itu mengendalikan fungsi tubuh yang vital seperti pernapasan, denyut jantung serta suhu tubuh. Jika hal itu terjadi kemungkinan besar akan berakhir dengan koma atau kematian.

Sistem Saraf

Sistem saraf terdiri dari otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf di seluruh tubuh. Sistem ini mengirimkan sinyal bolak-balik dari tubuh ke otak. Bila otak rusak, ia tidak menerima pesan ini dengan baik. Anda mungkin akan merasakan rasa sakit yang lebih dari biasanya atau saat bahkan saat menjalankan aktivitas normal yang sebelumnya tidak pernah merasakan sakit saat melakukannya. Ini terjadi karena otak tidak memahami sensasi tersebut seperti hangat atau dingin. Stroke juga bisa mempengaruhi penglihatan hal ini bisa terjadi jika bagian otak yang berkomunikasi dengan mata mengalami kerusakan Hal ini dapat mengakibatkan kehilangan penglihatan, kehilangan satu sisi atau sebagian lapang pAndang penglihatan dan masalah menggerakkan mata, ini juga bisa merupakan masalah proses pengolahan informasi di mana otak tidak dapat mendapatkan informasi yang benar dari mata.

Foot drop adalah jenis umum kelemahan atau kelumpuhan yang membuat sulit mengangkat bagian depan kaki. Hal ini dapat menyebabkan Anda menarik jari-jari kaki di sepanjang kaki sambil berjalan, atau menekuk lutut untuk mengangkat kaki lebih tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh kerusakan saraf dan dapat diterapi dengan rehabilitasi. Jika stroke terjadi pada otak bagian depan maka akan berpengaruh pada intelegensi, pergerakan, kemampuan logika. Selain itu juga bisa menyebabkan penderita mengalami kesulitan saat membuat perencanaan. Jika stroke terjadi pada otak bagian kanan maka dapat menyebabkan masalah pada fokus dan daya ingat serta masalah saat mengenali wajah seseorang atau bahkan benda-benda. Selain itu juga akan mengalami perubahan perilaku seperti impulsif, ketidakcermatan, dan depresi.

Jika serangan stroke terjadi pada sisi otak sebelah kiri maka akan mengalami kesulitan berbicara dan memahami percakapan selain itu juga bisa berakibat pada masalah daya ingat, kesulitan dalam penyelesaian masalah, pengorganisasian, berpikir matematis dan melakukan analisa serta perubahan kebiasaan.

Penderita stroke juga beresiko tinggi mengalami kejang dan ini tergantung pada seberapa besar tingkat strokenya, posisi dan tingkat keparahannya. Penelitian menunjukkan bahwa 1 dari 10 penderita stroke mengalami kejang setelah serangan terjadi.

Sistem Sirkulasi

Jika Anda pernah mengalami masalah pada sistem sirkulasi maka stroke dapat memperburuknya. Ini sering dijumpai pada komplikasi yang berhubungan dengan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, merokok, dan diabetes. Stroke dapat menyebabkan perdarahan yang diketahui juga sebagai hemorrhagic stroke atau stroke iskemik. Stroke tipe tersebut menyebabkan darah terhalangi untuk mengalir dan ini sangat umum terjadi pada 90% dari semua stroke yang pernah terjadi. Sekali Anda mengalami stroke maka kemungkinan besar Anda akan mengalami stroke kedua dan serangan jantung. Untuk mencegah terjadinya stroke lainnya, dokter mungkin akan menyarankan perubahan gaya hidup seperti makan makanan sehat dan banyak melakukan aktivitas fisik disamping memberikan terapi obat. Dokter juga akan melakukan kontrol pada masalah kesehatan lainnya seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, atau diabetes. Jika Anda merokok maka akan sangat dianjurkan untuk menghentikannya.

Sistem Otot

Pengaruh stroke pada sistem otot ini tergantung pada area mana yang rusak pada otak akibat stroke. Stroke dapat menyebabkan berbagai macam gangguan otot bisa besar dan bisa kecil dan biasanya memerlukan rehabilitasi untuk bisa pulih. Stroke umumnya terjadi pada salah satu sisi atau bagian otak. Otak bagian kiri mengendalikan bagian kanan dari tubuh dan otak bagian kanan mengendalikan bagian kiri dari tubuh. Jika banyak kerusakan yang terjadi pada sisi kiri otak maka akan terjadi paralisis pada sisi kanan bagian tubuh.

Saat pesan tidak dapat berjalan dengan baik dari otak menuju ke otot-otot tubuh maka akan terjadi paralisis dan kelemahan otot. Otot yang lemah akan menyebabkan masalah pada tubuh seperti kesulitan untuk bergerak dan keseimbangan. Biasanya penderita akan mengalami lemas dan lelah lebih dari biasanya setelah serangan stroke, itu disebut sebagai post stroke fatigue dan biasanya diperlukan rehabilitasi dan istirahat sejenak diantara aktivitas.

Sistem Pencernaan

Stroke dapat mengakibatkan otak kesulitan untuk mengontrol buang air besar dan ini dapat mengakibatkan buang air besar menjadi tidak teratur. Namun hal ini akan membaik seiring dengan berjalannya waktu. Saat Anda menjalani terapi pemulihan stroke dengan obat-obatan tertentu, mungkin Anda akan mengalami masalah pada sistem pencernaan seperti konstipasi. Itu biasanya merupakan efek samping dari obat yang digunakan.

Sistem urin. Stroke dapat menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dengan otot yang mengendalikan sistem perkemihan saat ini terjadi Anda mungkin akan sering buang air kecil atau bahkan mengompol saat tidur saat batuk atau tertawa. Itu bisa membaik seiring waktu.

Sistem Reproduksi

Stroke tidak secara langsung mempengaruhi sistem reproduksi namun ia dapat merubah kehidupan seksual Anda. Depresi sebagai salah satu efek dari stroke dapat mengakibatkan penurunan kemampuan komunikasi dan obat-obatan stroke kemungkinan juga akan menurunkan kemampuan seksual penderita. Selain itu yang bisa mempengaruhi kehidupan seksual adalah paralisis. Penting bagi Anda untuk berbicara dengan pasangan untuk melakukan penyesuaian yang dibutuhkan terhadap hal itu.

Ada banyak tipe dari stroke gejala dan proses rehabilitasinya tergantung dari tipe stroke dan tingkat keparahannya. Penting bagi penderita untuk mengetahui berbagai macam hal penyebab stroke sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan sedini mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *