Definisi, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan EHRLICHIOSIS

Ehrlichiosis adalah penyakit oleh bakteri yang ditularkan oleh kutu. Tanda-tanda dan gejala ehrlichiosis mulai dari nyeri tubuh ringan sampai parah dan demam yang muncul dalam waktu seminggu atau dua minggu setelah gigitan kutu.

Jika cepat ditangani dengan antibiotik, ehrlichiosis umumnya membaik dalam beberapa hari. Cara terbaik untuk mencegah infeksi ini adalah untuk menghindari gigitan kutu.

PENYEBAB

Ehrlichiosis disebabkan oleh bakteri Ehrlichia chaffeensis dan ditularkan oleh kutu Lone Star. Kutu ini menempel pada inang dan meminum darah inangnya sampai membengkak beberapa kali dari ukuran normalnya. Selama makan, kutu pembawa bakteri dapat menularkan bakteri ke inang yang sehat, atau dapat mengambil bakteri jika inangngnya sudah terinfeksi.

Ehrlichiosis terjadi ketika tubuh digigit oleh kutu yang terinfeksi. Bakteri memasuki kulit melalui gigitan dan mengalir dalam aliran darah. Sebelum bakteri dapat ditularkan, kutu harus menempel dan minum darah minimal selama 24 jam.

Seekor kutu yang menempel dan membengkak menunjukkan bahwa kutu sudah makan cukup lama untuk menularkan bakteri. Membuang kutu sesegera mungkin dapat mencegah infeksi. Ehrlichiosis dapat ditularkan melalui transfusi darah, dari ibu ke janin, dan melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

GEJALA

Jika kutu pembawa bakteri yang menyebabkan ehrlichiosis telah menggigit selama 24 jam, tanda-tanda dan gejala berikut dapat muncul dalam waktu lima sampai 14 hari setelah gigitan:

Beberapa orang yang terinfeksi ehrlichiosis mungkin memiliki gejala yang sangat ringan sehingga tidak perlu mencari pertolongan medis dan tubuh dapat melawan penyakitnya sendiri. Tapi ehrlichiosis yang tak diobati dengan gejala yang menetap dapat menyebabkan penyakit yang cukup serius dan memerlukan rawat inap.

PENGOBATAN

Perawatan dan obat-obatan:

Jika dokter mencurigai seseorang terkena ehrlichiosis atau penyakit akibat gigitan kutu lainnya, dokter akan meresepkan antibiotik seperti doxycycline atau tetrasiklin. Antibiotik umumnya digunakan selama tujuh sampai sepuluh hari kemudian dilihat tanda-tanda dan gejala mulai mereda dalam waktu dua hari.

Dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk jangka waktu yang lebih lama jika ada kemungkinan infeksi penyakit Lyme juga. Untuk ibu hamil, dokter mungkin meresepkan antibiotik rifampisin sebagai gantinya, karena tetrasiklin dan doksisiklin tidak dianjurkan selama kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *