Cara menambah jumlah trombosit darah

FARMASI-ID.COM > Penyakit | Farmasi-id.com > Info > Cara menambah jumlah trombosit darah

By | 27/01/2019

[xyz-ips snippet="rdh"]
Apa itu trombosit?

Trombosit atau keping darah adalah adalah sel anuclear nulliploid (tidak mempunyai nukleus pada DNA-nya) dengan bentuk tak beraturan dengan ukuran diameter 2-3 µm yang merupakan fragmentasi dari megakariosit.

Kenapa trombosit bisa turun?

Trombosit rendah disebut trombositopenia, ada berberapa penyakit yang membuat trombosit menjadi rendah, mungkin yang paling poluler adalah Demam Berdarah atau (DBD) yang sangat berbahaya jika tidak mendapat pertolongan yang tepat dan cepat. Penyebab trombosit turun lainnya yaitu kehamilan dan persalinan, perdarahan, penyakit autoimun (trombosit dihancurkan oleh sistem imun sendiri), Kurangnya produksi (seperti pada anemia aplastik) dan bakteri dalam darah (bekteremia). Penyakit lain seperti kanker, cacar air, dan radiasi dapat mengurangi produksi trombosit.

Apa akibatnya kalau trombosit rendah?

Trombosit disebut juga platelet (keping darah), merupakan sel kecil yang ada dalam darah, berfungsi untuk membantu pembentukan bekuan darah, sehingga dapat menghentikan perdarahan yang terjadi. Trombosit normal nya hanya bertahan hidup sekitar 9 hari dalam aliran darah dan secara konstan akan digantikan oleh sel-sel baru yang dibentuk oleh sum-sum tulang.

Fungsi trombosit inilah yang kita pertahankan, karena apabila trombosit terlalu rendah, perdarahan yang berlebihan dapat terjadi dan apabila parah dapat mengancam jiwa. Pendarahan bisa terjadi secara internal (tak terlihat karena di organ dalam) maupun eksternal (yang dapat kita lihat, seperti: mimisan, berak darah, atau bintik-bintik merah pada kulit atau ptekie)

Berapa kadar trombosit normal?

Menaikkan trombosit sampai berapa? Usaha kita menaikkan trombosit dibilang berhasil apabila sudah mencapai nilai normal. Nilai (jumlah) trombosit normal adalah 150.000 sampai 450.000 trombosit per mikro-liter darah.

Bagaimana cara meningkatkan jumlah trombosit yang cepat dan efektif?
Konsumsi jenis makanan yang sehat

Jangan lewatkan menu makanan dengan buah-buahan dan sayuran segar. Sayuran berdaun hijau, buah jeruk, tomat dan kiwi dapat membantu menaikkan trombosit.

Jauhi makanan yang tidak sehat

Makanan ini termasuk makanan olahan, gula halus, dan junk food. Juga hindari alkohol dan minuman berkafein. Karena makanan dan minuman tersebut dapat menyebabkan jumlah trombosit menjadi lebih turun karena dapat menghambat produksi oleh sumsum tulang.

Konsumsi Makanan yang mengandung Vitamin B12 dan asam folat

Vitamin B12 dan asam folat berperan penting dalam produksi elemen darah termasuk trombosit. Makanan seperti bayam, buah jeruk, dan kacang kering, mengandung asam folat yang tinggi. Sementara telur, susu, keju, hati, dan daging kambing kaya akan vitamin B12.

Konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3

Contoh jenis makanan yang mengandung omega-3, diantaranya ikan, minyak ikan, minyak biji rami, tuna, dan salmon liar. Makanan yang mengandung asam lemak omega-3 akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami dan dapat meningkatkan trombosit.

Suplemen Vitamin dan Mineral

Ini adalah pilihan ideal jika Anda tidak doyan atau sulit memperoleh buah-buahan atau sayuran tertentu pilih yang mengandung zat-zat vitamin seperti tersebut di atas. Selain itu Ambil 1.000 IU vitamin C setiap hari. Vitamin ini larut dalam air, sehingga diserap ke dalam tubuh segera. Suplemen ini bekerja untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan dapat menaikkan trombosit secara alami.

Minum air hangat

Air dingin dapat memperlambat saluran pencernaan, yang dapat mempengaruhi cara tubuh untuk menyerap nutrisi. Sel-sel darah terbuat dari air dan protein, jadi jika Anda minum lebih banyak air, Anda akan menghasilkan lebih banyak sel darah termasuk meningkatkan trombosit.

Istirahat dan tidur yang cukup

Tidur yang cukup itu, setidaknya 7 sampai 8 jam per malam. Istirahat (tidur) yang cukup dapat membantu tubuh kembali fresh dan akan memproduksi lebih banyak trombosit.

Hindari aktifitas yang dapat menyebabkan perdarahan

Aktifitas fisik yang dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan termasuk Olahraga atau kegiatan yang dapat menimbulkan cedera (benturan, goresan, atau luka).

Hindari obat tertentu

Hindari obat pereda nyeri dan penurun panas (demam) yang dapat menghambat produksi dan fungsi trombosit, yaitu Aspirin dan Ibuprofen. Obat-obat tersebut dijual bebas jadi harap berhati-hati.

Semoga bermanfaat 🙂