Cara Konsumsi Obat ANTIBIOTIK yang Benar dan Tepat

obat

Dalam hal meminum obat, kita tidak boleh sembarangan karena bisa menimbulkan hal yang fatal, termasuk dalam menggunakan obat-obatan antibiotik. Penggunaan antibiotik digunakan untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Konsumsi antibiotik sembarangan yang tidak sesuai aturan dalam menimbulkan bakteri penyebab infeksi tadi menjadi resisten (kebal) terhadap antibiotik tersebut yang menyebabkan penyakit menjadi sulit untuk disembuhkan.

Ada beberapa prinsip dalam memberikan atau mengkonsumsi antibiotik yakni:

  • Tepat indikasi
  • Tepat penderita
  • Tepat obat
  • Tepat dosis dan lamanya pemberian obat
  • Waspada terhadap efek samping
  • Pemberian informasi yang jelas
  • Evaluasi.

Nah berikut ini adalah beberapa aturan cara mengkonsumsi obat antibiotik yang benar dan tepat:

  • Jangan sembarangan mengonsumsi antibiotik. Gunakan antibiotik hanya dengan resep dokter, dengan dosis dan jangka waktu sesuai resep.
  • Jangan percaya pada rekomendasi teman, kerabat, atau petugas apotek yang menyarankan minum antibiotik tertentu tanpa rekomendasi seorang dokter.
  • Jangan sekali-kali membeli atau menggunakan antibiotik berdasarkan resep sebelumnya. Jika pernah tersisa antibiotik dari resep sebelumnya, sebaiknya jangan digunakan tanpa instruksi dokter.
  • Saat berobat, tanyakan pada dokter, obat mana dari resep yang mengandung antibiotik. Tanyakan pula dosis dan cara minumnya. Salah penggunaan antibiotik menyebabkan obat ini menjadi tidak efektif lagi, bisa terjadi kekebalan kuman, bahkan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Tuntaskan resep dokter sesuai anjuran. Jangan pernah berhenti makan antibiotik meski sudah tidak merasakan gejala penyakit atau sudah merasa sehat. Pemberhentian antibiotik yang tidak sesuai waktu, atau terlalu cepat, bisa membuat bakteri bertahan hidup dan menyebabkan infeksi berulang.
  • Umumnya penggunaan antibiotik dikonsumsi 30 menit sesudah makan, kecuali antibiotik amoxicillin harus diminum sebelum makan.
  • Beberapa penelitian menyebutkan, ada makanan-makanan yang baik untuk dikonsumsi selama minum antibiotik. Antara lain yogurt, ragi, tetes tebu, kailan dan sayuran hijau lainnya serta biji labu. Makanan-makanan ini mengandung zat gizi penting bagi tubuh yang terkikis saat minum antibiotik.
  • Antibiotik umumnya diberikan selama seminggu. Jika dokter hanya memberikan untuk waktu tiga hari sebaiknya Anda minta lagi atau beli lagi di apotek. Jika diminum tiga kali sehari berarti butuh 20-21 tablet, jika diminum dua kali sehari butuh 14-15 tablet.
  • Pilek, batuk dan diare pada umumnya tidak memerlukan antibiotik. Konsumsi air yang cukup, istirahat cukup serta konsumsi multivitamin atau atau suplemen yang tepat dapat mengembalikan sistem kekebalan tubuh untuk memerangi virus yang menyerang dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Dengan mematuhi aturan tersebut, peluang penyakit untuk dapat disembuhkan semakin besar.

Artikel Lain Tentang Penyakit:

Pembaca Artikel di Atas Juga Membaca: