6 TAnda dan Gejala Paling Nyata Penyakit Stroke

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Kepala > 6 TAnda dan Gejala Paling Nyata Penyakit Stroke

Stroke terjadi karena hilangnya fungsi otak dengan cepat, karena gangguan supplai darah ke otak. Stroke sendiri dibagi dalam dua jenis yakni stroke perdarahan dan stroke sumbatan atau iskemik. Apa bedanya?

“Stroke perdarahan diakinatkan pecahnya pembuluh darah di otak, lalu keluar darah. Sedangkan iskemik itu karena sumbatan sehingga timbul kematian sel,” jelas dr Priscilla Ryanti Andradi, SpS dalam seminar bertajuk ‘Solsusi Tepat Atasi 2 Penyakit Paling Mematikan se-Indonesia,’ yang digelar Multicare di Putri Duyung Convention Hall, Jl Lodan Timur No 7, Ancol, Jakarta.

Nah, berikut ini gejala khas stroke seperti dijelaskan dr Priscilla:

1. Mendadak mati rasa

Dalam kondisi ini, sebelah badan menjadi baal. Lalu bagian tubuh mana yang mati rasa? Itu tergantung dari letak pembuluh darah yang tersumbat. Jika pembuluh darah di otak sebelah kanan yang tersumbat, maka badan sebelah kiri yang terganggu. Demikian pula sebaliknya.

2. Kesemutan dan kelemahan pada tubuh

Kelemahan ini biasanya muncul di wajah, tangan, kaki, pada satu sisi tubuh ataupun seluruh tubuh. Kelemahan ini membuat pasien stroke kemudian berbicara cadel atau pelo.

3. Mendadak kebingungan

Pasien menjadi lupa mendadak, sulit bicara, dan sulit mengerti.

4. Masalah penglihatan mendadak

“Mendadak muncul masalah penglihatan, pada satu atau dua mata,” kata dr Priscilla.

Masalah penglihatan ini antara lain penglihatan gAnda dan penglihatan gelap.

5. Mendadak kesulitan berjalan

Kesulitan berjalan terjadi karena yang bersangkutan kehilangan keseimbangan tubuh.

6. Pusing berat

“Pusing berat tanpa sebab yang jelas, ini mungkin karena terjadi perdarahan di otak,” ujar dr Priscilla.

Untuk memastikan pasien benar-benar terkena stroke atau tidak bisa dilakukan electrocardiogram (EKG). Dilakukan juga foto toraks, pemeriksaan laboratorium, serta CT-scan kepala dan magnetic resonance imaging (MRI) kepala untuk melihat apakah stroke yang terjadi termasuk jenis perdarahan atau sumbatan.

Sumber: Detikhealth

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *