6 Macam Warna Darah Haid dan Artinya, Wanita Wajib Tahu !!

FARMASI-ID.COM > PENYAKIT | FARMASI-ID.COM > Penyakit > Reproduksi > 6 Macam Warna Darah Haid dan Artinya, Wanita Wajib Tahu !!

Warna darah ketika haid juga bisa menjadi indikator kondisi kesehatan And. American College of Obstetricians and Gynecologists sudah membuat rekomendasi bahwa haid bisa dijadikan tAnda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, dan suhu tubuh dalam menentukan kondisi kesehatan seseorang. Sebab, selain menjadi indikator kehamilan, haid berkaitan dengan hormon yang berpengaruh pada seluruh tubuh.

Nah, warna darah haid sendiri pun memiliki berbagai arti yang menunjukkan kondisi kesehatan Anda. Seperti apa? Simak paparannya berikut ini.

1. Merah muda

Warna darah haid yang merah muda bisa menunjukkan bahwa wanita memiliki kadar estrogen yang rendah. Terlebih ketika darah haid cenderung tidak terlalu ‘deras’ di hari-hari pertama haid, demikian disampaikan praktisi keperawatan di New York, Margaret Romero.

Meski tidak berakibat fatal, rendahnya kadar estrogen berkaitan dengan risiko osteoporosis di kemudian hari. Romero menambahkan, kemungkinan lain dari warna darah haid yang merah muda yakni kurangnya nutrisi, polycystic ovary syndrome (PCOS), atau perimenopause (saat ovarium mulai memproduksi estrogen lebih sedikit untuk persiapan menopause).

2. Seperti warna merah muda yang dicampur air

“Anda mungkin mengalami kekurangan nutrisi. Warna darah haid yang pink dan seperti tercampur air, kemudian darah haid agak encer juga bisa menjadi tAnda Anda mengalami anemia. Jika selama dua atau tiga siklus Anda melihat warna darah haid seperti itu, tak ada salahnya konsultasi ke dokter,” tutur dokter obgyn di Mount Sinai School of Medicine New York, Alyssa Dweck, MD kepada Prevention.

Ia menambahkan, selain anemia, kekurangan zat besi karena haid yang banyak juga bisa terjadi. Jika pembalut sudah penuh sekali kurang dari satu jam, Anda harus bangun malam untuk mengganti pembalut, lelah, serta tubuh terasa melayang, Dweck menyarankan Anda mengecek kadar zat besi.

3. Cokelat tua

Menurut Dweck, ini hal yang normal. Sebab, darah haid yang berwarna cokelat tua bisa merupakan lapisan rahim dan darah yang butuh waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh. Dikatakan Dweck, darah haid tersebut memiliki waktu lebih lama untuk beroksidasi hingga warnanya yang tadinya merah menjadi cokelat tua bahkan hampir hitam.

“Setiap wanita akan menumpahkan lapisan rahimnya dengan berbeda-beda. Untuk sebagian wanita, darah haid yang berwarna cokelat tua di awal dan akhir haid, adalah hal yang normal. Anda tak perlu khawatir,” tutur Dweck.

4. Merah seperti selai stroberi dan ada gumpalan

Menurut Dweck, wujud darah haid yang seperti itu bisa disebabkan kadar progesteron yang rendah dan estrogen yang tinggi. Ada gumpalan pun normal tapi jika ukurannya cukup besar, bisa jadi itu indikasi ketidakseimbangan hormonal.

“Coba kurangi produk susu, kedelai, dan gula untuk melihat perbedaan pada warna darah haid Anda,” kata Romero.

Selain itu, fibroid rahim juga bisa jadi penyebabnya. Sehingga, Romero menyarankan jika gumpalan darah haid ukurannya cukup besar.

5. Ada campuran merah dan abu-abu

“Anda bisa saja mengalami infeksi seperti infeksi menular seksual. Tapi, ada gejala penyerta yakni bau darah haid yang cenderung seperti bau busuk. Segeralah cek ke dokter untuk mendapat diagnosis tepat,” kata Dweck.

Pada wanita hamil, kadang kala gumpalan darah seperti liver di mana ada serabut abu-abu juga bisa jadi tAnda keguguran.

6. Terang, seperti merahnya cranberry

Warna ini menunjukkan bahwa Anda memiliki siklus haid yang sehat dan teratur. Tapi, baik Dweck maupun Romero mengingatkan kategori ‘haid normal’ pada tiap wanita bisa berbeda. Tetapi, secara umum ketika darah haid berwarna merah seperti jelly ceri secara konsisten, itu menunjukkan bahwa dalam siklus haid semuanya berjalan dengan semestinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *