Pentoxifilline

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Obat Hematopoietik > Pentoxifilline

By | 17/12/2018 | Berikan Ulasan

Kandungan dan Komposisi Pentoxifilline

Pentoxifylline.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Pentoxifilline

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Pentoxifilline:

  • Gangguan vaskuler pada mata, gangguan sirkulasi serebral, iskemia
  • Penyakit arterial perifer dan gangguan arteriovena pada arteriosklerosis atau diabetes alami
  • Gangguan tropik

Kontraindikasi

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Pentoxifilline dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Perdarahan serebral & retina atau MI akut
  • Kehamilan & laktasi
  • Intoleransi terhadap methylxanthine & turunannya (kafein, teofilin)

Efek Samping Pentoxifilline

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Pentoxifilline:

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • mual,
  • muntah,
  • berkeringat,
  • gatal-gatal,
  • kesulitan bernapas,
  • pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau merasa
  • seperti Anda akan pingsan
  • nyeri dada
  • detak jantung berdebar atau terasa cepat di dada
  • perasaan seperti Anda akan pingsan
  • urin merah atau merah muda
  • tinja berdarah, hitam, atau seperti tar
  • batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Efek samping yang tidak begitu serius mungkin termasuk:
    • pusing, sakit kepala
    • penglihatan kabur
    • flushing (wajah menghangat, kemerahan, atau perasaan geli)
    • perut bergas, kembung, sakit perut
    • mual, muntah, diare

Peringatan dan Perhatian

LAINNYA:  Nalgestan

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda pernah memiliki reaksi yang tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lainnya. Juga beritahu ahli kesehatan jika Anda memiliki jenis alergi lain, seperti alergi makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk non-resep, baca label atau bahan penyusun dengan hati-hati.

Anak-anak

Studi pada obat ini telah dilakukan hanya pada pasien dewasa, dan tidak ada informasi spesifik yang membandingkan penggunaan pentoxifylline pada anak-anak dengan penggunaan pada kelompok usia lainnya.

Orang tua

Efek samping pentoxyfylline mungkin lebih mungkin terjadi pada orang tua, yang biasanya lebih sensitif daripada orang dewasa muda.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Interaksi Obat

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Pentoxifilline antara lain:

Menggunakan obat ini dengan salah satu obat-obatan berikut ini tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin memutuskan untuk tidak memperlakukan Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat lain yang Anda ambil.

  • Ketorolac
  • Riociguat

Kemasan dan Sediaan

Dus @ 10 strip @ 10 kaplet pelepasan lambat 400 mg

Izin BPOM

GKL0405038306A1

Produsen Pentoxifilline

Dexa Medica.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Pentoxifilline Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Pentoxifilline, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Pentoxifilline?

Jika Anda lupa menggunakan Pentoxifilline, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Pentoxifilline Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Pentoxifilline?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Pentoxifilline yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Sekilas Tentang Dexa Medica

Dexa Medica adalah suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 1969 oleh Drs. Rudy Soetikno Apt. seroang apoteker muda yang pernah bertugas sebagai tentara. Dikarenakan pernah terjadi kelangkaan pasokan obat, maka ia bersama rekannya mulai mendirikan sebuah perusahaan farmasi kecil dengan produk obat tablet.

Karena semakin meningkatnya permintaan, maka Dexa Medica meningkatkan kuantitas produksinya sehingga pada 1975 produknya telah tersedia di seluruh pulau Sumatera, dan pada 1978, produk perusahaan ini telah tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai perusahaan nasional, maka pada 1984 perusahaan ini mendirikan kantor pemasaran di Jakarta. Perusahaan ini pun semakin berkembang dan dibuktikan dengan produk-produknya yang berhasil menembus pasar negara-negara Asia dan Afrika sekaligus menjadikan Dexa Medica menjadi salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Saat ini posisi CEO perusahaan dijabat oleh Ir. Ferry A. Soetikno, M.Sc., M.B.A.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2018, 17 Desember). Pentoxifilline. Diakses pada 23 Februari 2020, dari https://www.farmasi-id.com/pentoxifilline/


Format MLA (Modern Language Association)

"Pentoxifilline". Farmasi-id.com. 17 Desember 2018. 23 Februari 2020. https://www.farmasi-id.com/pentoxifilline/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Pentoxifilline", 17 Desember 2018, <https://www.farmasi-id.com/pentoxifilline/> [Diakses pada 23 Februari 2020]


Bagikan ke Rekan Anda