Pehadoxin

By | Juli 15, 2021 |

Produsen Pehadoxin

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Pehadoxin:

Phapros

Kandungan dan Komposisi Pehadoxin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Pehadoxin adalah:

Per tab INH 100 mg, Vitamin B6 10 mg. Per tablet forte INH 400 mg, Vitamin B6 10 mg.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Pehadoxin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Pehadoxin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Pencegahan & pengobatan TBC paru & ekstra paru.

Dosis dan Aturan Pakai Pehadoxin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Pehadoxin:

Tab Dws 1 tab. Anak 1/2 tab. Dpt diberikan 3 x/hari. Tab forte Dws 1 tablet/hari.

Pemberian Obat Pehadoxin

Sebaiknya diberikan bersama makanan.

Kontraindikasi Pehadoxin

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Pehadoxin dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Penyakit hati yang diinduksi oleh obat.

Perhatian Penggunaan Pehadoxin

Gangguan fungsi hati & ginjal pada pasien yang menggunakan obat hepatotoksik lainnya. Kejang, DM, alkoholik kronik. Hamil, laktasi.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Gangguan GI, hipersensitivitas, neuritis perifer, neuritis optikus, kejang, psikosis, gangguan hati, kelainan darah, reaksi kulit, hiperglikemia, asidosis, pelagra.

Interaksi Obat Pehadoxin

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Pehadoxin antara lain:

Meningkatkan kadar asam p-aminosalisilat di dalam jaringan. Meningkatkan risiko kerusakan hati pada pemberian bersama rifampisin. Risiko toksisitas meningkat dengan disulfiram. Piridoksin menurunkan efek INH. INH meningkatkan efek dr fenitoin, menghambat metabolisme primidon & menurunkan toleransi alkohol.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Pehadoxin

/Harga

Pehadoxin Forte tab

350’s (Rp274,034/pak)

Pehadoxin tab

1500’s (Rp505,310/pak)

Sekilas Tentang Phapros
PT Phapros merupakan perusahaan farmasi Indonesia yang dirikan oleh grup usaha Oei Tiong Ham Concern (OTHC), suatu group konglomerat Tionghoa-Indonesia pada 21 Juni 1954. Group konglemat ini awalnya bergerak dibidang bisnis gula dan agro industri namun kemudian memperluas cakupan bisnisnya ke dunia farmasi. Awalnya perusahaan ini bernama NV Pharmaceutical Processing Industries disingkat "Phapros".

Pada tahun 1961, perusahaan ini dinasionalisasi oleh Pemerintah Indonesia melalui PT Perusahaan Perkembangan Ekonomi Indonesia yang saat ini bernama PT rajawali Nusantara Indonesia (persero). Pada November 2000, status perusahaan ini berubah menjadi perusahaan publik dimana PT Rajawali Nusantara Indonesia memegang 53 persen saham dan sisanya dimiliki oleh publik. Pada 2019, PT Phapros diakuisisi oleh PT Kimia Farma dengan nilai 1,36 triliun.

Phapros telah memperoleh banyak sertifikat mutu seperti CPOB, CPOTB, CPAKB, PSAK, ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, ISO/EIC 17025, dan sebagainya. Saat ini jumlah varian produk yang diproduksi oleh PT Phapros sekira 284 macam yang terbagi dalam beberapa kelompok seperti produk etikal, generik, OTC, dan agromed. Selain itu perusahaan ini juga memproduksi pesanan pihak ketiga.

Beberapa produk terkenal yang diproduksi oleh Phapros diantaranya Antimo, Pehavral, Bioneuron, Hypobhac, dan sebagainya. Produk PT Phapros telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan negara Asia Tenggara seperti Kamboja.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *