Paincare Force


Apa Kandungan dan Komposisi Paincare Force?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Paincare Force adalah:

  • D-Glucosamine HCl;10 mg
  • Chondroitin SO4;20 mg
  • Menthol Crystal; 60 mg
  • Methyl Salicylate; 110 mg
  • Eugenol; 15 mg
  • MSM; 5 mg

Sekilas Tentang Eugenol Pada Paincare Force
Eugenol (C10H12O2) adalah guaiakol tersubstitusi rantai alil, yaitu 2-metoksi-4-(2-propenil)fenol. Eugenol adalah anggota kelas senyawa kimia alilbenzena. Eugenol merupakan cairan berminyak kuning pucat yang diekstraksi dari minyak esensial tertentu terutama dari minyak cengkeh, pala, kayu manis, dan daun salam. Ini sedikit larut dalam air dan larut dalam pelarut organik. Ini memiliki aroma yang menyenangkan, pedas, seperti cengkeh.

Penggunaan

Eugenol digunakan dalam wewangian, perasa, minyak esensial dan dalam pengobatan sebagai antiseptik dan anestesi lokal. Ini adalah bahan utama dalam rokok kretek (cengkeh) Indonesia. Itu digunakan dalam produksi isoeugenol untuk pembuatan vanilin, meskipun kebanyakan vanilin sekarang diproduksi dari fenol atau dari lignin.

Ketika dicampur dengan seng oksida, bentuk seng oksida eugenol yang memiliki aplikasi restoratif dan prostodontik dalam kedokteran gigi.

Turunan eugenol atau turunan metoksifenol dalam klasifikasi yang lebih luas digunakan dalam wewangian dan penyedap. Mereka digunakan dalam merumuskan atraktan serangga dan peredam UV, analgesik, biosida dan antiseptik. Mereka juga digunakan dalam pembuatan stabilisator dan antioksidan untuk plastik dan karet. Meskipun upaya telah dilakukan untuk mengembangkan turunan eugenol untuk injeksi intravena, toksisitas propanidid dan G.29.505 pada pasien manusia tidak dapat diterima. Minyak cengkeh semakin populer sebagai obat bius untuk digunakan pada ikan akuarium.

Ini adalah salah satu dari banyak senyawa yang menarik bagi jantan dari berbagai spesies lebah anggrek, yang tampaknya mengumpulkan bahan kimia untuk mensintesis feromon; biasanya digunakan sebagai umpan untuk menarik dan mengumpulkan lebah ini untuk dipelajari.

Toksisitas

Overdosis mungkin terjadi, menyebabkan berbagai gejala mulai dari darah dalam urin pasien, hingga kejang-kejang, diare, mual, tidak sadar, pusing, atau detak jantung yang cepat. Eugenol dapat menyebabkan dermatitis kontak alergi dengan kulit.

Informasi kesehatan dan keselamatan

Eugenol harus dihindari oleh orang-orang dengan alergi parfum.
Sekilas Tentang Glucosamine Pada Paincare Force
Glucosamine adalah suatu gula amino yang secara alami diproduksi oleh tubuh. Namun jika tubuh kita kekurangan zat ini maka akan muncul masalah, khususnya pada sendi dan dapat menyebabkan risiko osteoarthritis. Osteoarthritis adalah suatu penyakit degeneratif yang disebabkan oleh tidak cukupnya regenerasi tulang rawan pada sendi, hal ini sering terjadi pada lutut dan pinggul. Jika dibiarkan dan tidak segera ditangani maka penderitanya akan merasakan nyeri, kesulitan berjalan, bahkan bisa berujung pada kecacatan.

Menurut beberapa penelitian, glucosamine dapat membantu dalam proses regenerasi tulang rawan, mengurangi peradangan, dan mengurangi kerusakan kolagen sehingga mampu mengobati osteoarthritis meskipun mekanisme kerjanya belum diketahui dengan pasti. Cara yang paling mudah untuk mendapatkan glucosamine adalah melalui suplemen.

Ada dua jenis glucosamine yaitu glucosamine sulfate dan glucosamine hydrochloride. Glucosamine hydrochloride lebih mudah diserap oleh tubuh daripada glucosamine sulfate namun fungsinya sama. Pada produk suplemen, glucosamine yang ada biasanya berasal dari cangkang kerang, tulang hewan, sumsum tulang, dan jamur.

Sekilas Tentang Methyl Salicylate Pada Paincare Force
Metil salisilat (minyak wintergreen) adalah bahan kimia yang berbau seperti wintergreen. Ini digunakan dalam banyak produk bebas, termasuk krim sakit otot. Metil salisilat berkhasiat analgesik yang tersedia dalam obat-obatan bebas (OTC) yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri ringan pada tubuh dan otot serta nyeri sendi yang terkait dengan sakit punggung, radang sendi, ketegangan, keseleo, dan memar. Metil salisilat dapat ditemukan dalam obat nyeri topikal (mis., Krim atau salep) yang mengandung lebih dari satu bahan aktif analgesik eksternal.
Sekilas Tentang Menthol Pada Paincare Force
Menthol adalah senyawa organik yang dibuat secara sintetis biasanya berasal dari herbal peppermint, eucalyptus dan pennyroyal. Mentol memiliki banyak manfaat kesehatan potensial. Diterapkan secara topikal atau digunakan secara oral, mentol telah terbukti membantu mengobati masalah pencernaan, nyeri, peradangan dan hidung tersumbat.
Sekilas Tentang Chondroitin Sulfate Pada Paincare Force
Chondroitin merupakan suatu komponen jaringan penghubung yang ada pada tulang rawan dan tulang pada tubuh manusia. Dalam bentuk suplemen biasanya chondroitin sulfate berasal dari tulang rawan hewan.

Chondroitin bekerja dengan membangun atau membentuk kembali tulang rawan secara alami dan meningkatkan pemulihan jaringan setelah cedera atau olahraga. Chondroitin banyak dikonsumsi oleh orang yang mengalami nyeri sendi, osteoartritis, dan aus atau lemah sendi akibat penuaan. Chondroitin ini membantu membentuk jaringan ikat di sendi dan seluruh tubuh dan membantu menambah pelumas dan fleksibilitas pada sendi. Biasanya chondroitin tersedia dalam kombinasi dengan formula glucusamine dan MSM.

Berikut adalah beberapa manfaat dari chondroitin:

  • Membantu mengobati nyeri sendi osteoartritis

  • Membantu memulihkan cedera sendi

  • Membantu menyembuhkan luka pada kulit

Sumber: tulang rawan ikan hiu, ikan, burung, trakea sapi, dan sebagainya.
Sekilas Tentang MSM (Methylsulfonylmethane) Pada Paincare Force
MSM (methylsulfonylmethane) merupakan suatu zat yang secara alami dijumpai pada tanaman, hewan, dan manusia. Namun saat ini MSM dapat diproduksi di laboratorium dan kemudian digunakan pada produk suplemen kesehatan. Secara umum MSM digunakan untuk meredakan nyeri sendi, mengurangi peradangan, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu ia juga bermanfaat untuk terapi berbagai kondisi arthritis hingga rosacea.

Berikut beberapa manfaat MSM:

1. Mengurangi rasa nyeri pada persendian

MSM secara signifikan mampu mengurangi peradangan, menghambat pemecahan cartilage (jaringan fleksibel yang melindungi tepi tulang pada persendian). Penelitian pada 100 orang yang berusia lebih dari 50 tahun menemukan bukti bahwa memberikan 1200 mg MSM selama 12 minggu dapat mengurangi rasa nyeri, kekakuan, dan pembengkakan, dibandingkan dengan pemberian plasebo. Juga dilaporkan bahwa mereka kini lebih mudah dalam berjalan. Penelitian lainnya terhadap 32 orang yang menderita nyeri punggung bagian bawah yang kemudian diberikan suplemen yang mengandung MSM, secara signifikan berkurang rasa nyeri dan kekakuan yang dirasakannya.

2. Memberikan efek antiinflamasi dan meningkatkan kadar glutathione

MSM mampu menghambat NF-kB, suatu protein kompleks yang terlibat dalam proses peradangan pada tubuh. MSM juga mengurangi produksi cytokine seperti tumor necrosis factor alpha (TNF-α) dan interleukin 6 (IL-6) yang memberi sinyal protein yang berhubungan dengan inflamasi sistemik. MSM juga meningkatkan kadar glutathione, suatu antioksidan penting bagi tubuh.

3. Mempercepat proses pemulihan cedera otot dan stress

Secara alami MSM dapat mempercepat proses pemulihan cedera otot dan stress oksidatif.

4. Mengurangi rasa sakit dan kekakuan pada penderita arthritis

Kombinasi MSM, glucosamine, dan chondroitin sangat efektif untuk mengurangi nyeri dan kekakuan pada penderita osteoarthritis lutut.

5. Membantu meredakan alergi

MSM dapat digunakan untuk meredakan rhinitis alergi yang gejalanya meliputi mata berair, bersin, gatal, pilek, dan hidung tersumbat. Pemicunya biasanya bulu hewan, serbuk sari tanaman, dan jamur. MSM mampu menghambat pelepasan zat peradangan seperti sitokin dan prostaglandin sehingga mengurangi reaksi alergi.

6. Meningkatkan daya tahan tubuh

MSM dapat mengurangi stress oksidatif dan peradangan yang dapat memperlemah sistem imunitas tubuh. Karena MSM dapat mengurangi komponen peradangan seperti TNF-α, dan IL-6, sehingga dapat mengurangi ketegangan sistem imun. Dan karena memicu produksi glutathione, maka secara otomatis akan membuat sistem imun tubuh meningkat dan secara keseluruhan meningkatkan kesehatan tubuh.

7. Menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku

MSM bertindak sebagai sulfur tambahan bagi keratin. Keratin adalah suatu protein yang membentuk struktur kulit, rambut, dan kuku. Keratin banyak mengandung sulfur, itulah sebabnya mengapa saat rambut terbakar akan tercium bau sulfur. Karena MSM bertindak sebagai sulfur tambahan bagi keratin maka akan membantu memperkuat dan meningkatkan kesehatan kulit, rambut, dan kuku.

9. Melawan sel kanker dan mencegah penyebarannya

Penelitian menemukan bahwa MSM memiliki aktifitas melawan sel kanker dengan membuat kerusakan pada DNA sel kanker dan mencegah persebarannya (metastasis). Studi pada mencit yang menderita kanker hati kemudian diberikan MSM, tumornya lebih kecil dan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan mencit lain yang tidak diberikan MSM.

Secara umum MSM aman untuk digunakan dan dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh dengan efek samping minimal. Namun hindari penggunaan MSM pada wanita hamil dan menyusui sebab belum diketahui dengan pasti keamanannya.

Paincare Force Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Paincare Force?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Paincare Force adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Krim pereda nyeri otot dan sendi
  • Mengurangi nyeri otot & sendi,
  • Dalam jangka panjang kandungan glucosamine & chondroitin dalam Kilpain dapat membantu memelihara fungsi persendian

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Paincare Force?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Paincare Force:

& Cara Pemberian

Digosok 3x sehari pada bagian yang terasa sakit.

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Paincare Force?

Dus @ tube @ 30 gram

Berapa Nomor Izin BPOM Paincare Force?

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Paincare Force:

QD151713461

Apa Nama Perusahaan Produsen Paincare Force?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Paincare Force:

Dipa Pharmalab Intersains

Sekilas Tentang Dipa Pharmalab Intersains
Sejarah PT. Dipa Pharmalab Intersains berawal dari pendirian PT. Pradja Pharmaceutical Industry yang merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh Tjipto Pusposuharto pada 1960. Pada awalnya usaha yang didirikan ini hanyalah usaha farmasi rumahan dengan 20 orang karyawan dengan area luas pabrik 350 meter persegi.

Pada 1975, PT. Pradja Pharmaceutical Industry memasarkan produk analisis mikrobiologi dari Oxoid (Thermo Fisher Scientific). Kemudian memasarkan produk analisis biologikal lainnya dari Cutter Lab (Grifols) pada 1976. Karena perkembangan usaha yang pesat, maka pada 1991, Tjipto Pusposuharto mendirikan PT. Dipa Pharmalab Intersains yang pada 2005 membangun pabrik baru di daerah Majalengka, Jawa Barat. Perusahaan ini telah memiliki sertifikat ISO 9001:2000, CPOB, dan lain-lain sehingga produk yang diproduksi memenuhi standar kualitas yang baik. Perusahaan ini telah berpartner dengan beberapa perusahaan farmasi luar negeri seperti Actavis, Genepharm, Korea United Pharma, Medac, Vitrolife, Colenta, Bracco, dan lain-lain.

Produk-produk yang diproduksi oleh PT. Dipa Pharmalab Intersains dikategorikan dalam berbagai jenis antara lain produk farmasi, consumer health, peralatan medis, dan peralatan analisis laboratorium. PT. Dipa Pharmalab Intersains berkantor pusat di Jl. Raya Kebayoran Lama No. 28, Jakarta.